Diduga Gelapkan Dana Lenders, OJK Himbau Masyarakat Selektif Pilih P2P Lending

|

|

|

Satgas Waspada Investasi OJK kembali mengimbau masyarakat untuk selektif dalam memilih perusahaan investasi.

Belum lama ini, perusahaan investasi P2P Lending agrikultur yang diduga belum terdaftar dan diawasi OJK terlibat persoalan mengenai pembayaran dana investasi dari 400 lenders dengan nominal mencapai Rp4 Miliar.

Melansir Tempo, Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing mengatakan, “Masyarakat diminta cek legalitasnya terlebih dahulu sebelum investasi”.

Kronologi

Salah seorang Ketua Himpunan Lender menyatakan bahwa perusahaan P2P Lending Agrukultur ini menunjukkan performa baik pada tahun 2018-2019. Pada waktu tersebut ada sekitar 300 pendana yang mulai melakukan investasi di sejumlah proyek.

Setahun kemudian atau pada tahun 2020, seluruh proyek yang berjalan selesai namun dana investasi yang dicairkan bermasalah. Berdasarkan sistem, lender bisa mendapatkan dananya paling lama 14 hari setelah proyek investasi selesai.

Menanggapi hal ini, perusahaan tersebut mengaku masih terdapat outstanding sebesar 21.72 persen yang belum terbayarkan akibat faktor force majeur sehingga sejumlah proyek mengalami kerugian

Tips Memilih Perusahaan Investasi P2P Lending

Untuk meminimalisir kejadian serupa, Tongam mengajak masyarakat untuk selalu mengecek legalitas dari platform apabila ingin melakukan investasi atau penyimpanan uang pada suatu entitas atau perusahaan agar tidak tertipu.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pendana:

  1. Pilih perusahaan investasi yang sudah terdaftar, diawasi, dan memiliki izin usaha dari OJK
  2. Mengecek profil tim manajemen perusahaan
  3. Memiliki alur layanan konsumen yang jelas
  4. Memiliki alamat kantor yang jelas
  5. Pilih perusahaan yang memiliki rekam jejak baik dan berpengalaman
  6. Pilih perusahaan yang menawarkan keuntungan masuk akal

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Semua Orang Bisa Jadi Sultan. Investasi di Amartha Mulai dari 100 Ribu Rupiah!

Good News From Amartha!  Dalam rangka mempercepat indeks inklusi keuangan di Indonesia sekaligus menjangkau lebih banyak pendana untuk mendorong...

Profil 9 Naga Penguasa Ekonomi Indonesia

Dalam dunia perekonomian Indonesia, pasti kamu pernah mendengar istilah “9 Naga”. Istilah ini sendiri merujuk kepada tokoh-tokoh pengusaha yang kebanyakan keturunan Tionghoa...

11 Catatan Soal Kripto Dari MUI. Halal atau Haram?

Investasi Kripto belakangan menjadi investasi yang digandrungi banyak masyarakat diberbagai kalangan. Kepopuleran kripto di Indonesia membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan 11...