Daftar 5 Fakta Seputar NIK Resmi Jadi Pengganti NPWP

0
54

Baru-baru ini ketika perayaan Hari Pajak ke-77, Direktorat Jenderal Pajak dan Kementerian Keuangan mengeluarkan kebijakan baru, yaitu NIK resmi jadi pengganti NPWP bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hal ini tentu perlu adanya sosialisasi yang wajib dilakukan pada masyarakat umum. Maka dari itu, jika kamu termasuk masyarakat yang memiliki NPWP, wajib menyimak 5 informasi fakta seputar kebijakan tersebut, yaitu:

1. Menjadi Langkah Reformasi Dirjen Pajak

Fakta pertama yang melatar belakangi pergantian nomor NPWP dengan NIK adalah bentuk dari langkah reformasi yang dilakukan oleh Dirjen Pajak. Pada Hari Pajak yang selalu diselenggarakan pada tanggal 14 Juli, Dirjen Pajak melakukan reformasi yang bertujuan agar masyarakat lebih efisien.

Reformasi yang dilakukan oleh Dirjen Pajak memiliki goals atau tujuan untuk memudahkan aspek pembayaran SSP, PPh TB dan lain-lain. Dirjen Pajak berharap agar masyarakat tidak semakin terbebani dengan tata cara membayar dan daftar pajak yang terlalu rumit.

2. Bertujuan untuk Memudahkan Masyarakat

Informasi yang berisi fakta selanjutnya adalah tujuan dari pergantian nomor NPWP ke NIK agar masyarakat Indonesia tidak kesulitan untuk mengingat dua nomor. Diketahui bahwa di lapangan, masyarakat banyak yang tidak menghapal nomor NIK karena terlalu panjang.

Apalagi, jika disuruh menghapal nomor NPWP ketika melakukan setor pajak. Hal ini yang menjadi sasaran target dari reformasi Dirjen Pajak, yaitu memudahkan masyarakat yang tidak perlu lagi mengingat dua nomor ketika ingin membayar kewajiban pajak.

Baca Juga: 4 Alasan Pentingnya Memiliki NPWP

3. Menyederhanakan Tahapan Pembayaran Pajak

Keputusan Dirjen Pajak dan Menteri Keuangan untuk NIK resmi jadi pengganti NPWP juga bertujuan agar menyederhanakan tahapan pembayaran pajak. Sehingga, masyarakat yang tadinya malas datang ke kantor pajak untuk membayar kewajiban, dapat lebih efisien dan menghemat waktu.

Mengganti NPWP menjadi NIK juga dapat memengaruhi petugas perpajakan dalam input data pembayaran pajak dari masyarakat. Diketahui bahwa proses validasi data diri yang memakan waktu paling lama ketika masyarakat membayar pajak. Hal itulah yang ingin dipangkas dan diatasi oleh pemerintah.

4. Mengintegrasikan Data dan Informasi

NIK yang resmi diganti dengan NPWP akan menghadirkan sebuah integrasi yang nantinya bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Proses ini dapat lebih efisien dan praktis jika kamu, misalnya cek NIK online dan mendapatkan data-data penting selain pajak muncul dan sudah terintegrasi.

Maka dari itu, proses penggantian NPWP menjadi menggunakan NIK saja merupakan terobosan yang cukup efektif dan efisien bagi masyarakat. Harapan masyarakat nantinya, harusnya NIK dapat menjadi nomor satu-satunya yang wajib dimiliki dan sudah terintegrasi dengan data dan informasi dari berbagai lembaga pemerintah.

5. Jumlah NPWP dan NIK yang Sudah Terintegrasi 

Fakta terakhir yang patut diketahui oleh masyarakat adalah sejak tanggal 14 Juli 2022, sudah sebanyak kurang lebih 19 juta NPWP berhasil diintegrasikan dengan NIK. Hal tersebut berarti sebanyak 19 juta masyarakat telah mengganti nomor NPWP dengan nomor NIK.

Untuk mengecek apakah NPWP sudah ganti menjadi NIK, kamu dapat mengecek langsung ke kantor pajak cabang terdekat. Masyarakat juga dapat langsung mengeceknya secara online, atau mencari informasi tambahan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penggantian NPWP ke NIK. Begitulah, 5 fakta terbaru tentang informasi NIK resmi jadi pengganti NPWP yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain pajak, investasi juga tidak kalah penting untuk masa depan kamu. Yuk, mulai berinvestasi di microfinance marketplace terpercaya seperti Amartha. Kamu bisa membantu UMKM di desa-desa, serta imbal hasil yang kamu peroleh bisa mencapai 15% flat per tahun loh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here