Home News Ciseeng, Saksi Sejarah Berdirinya Amartha

Ciseeng, Saksi Sejarah Berdirinya Amartha

|

|

|

Sembilan tahun lalu, Ciseeng menjadi point (cabang) pertama di Amartha. Kala itu, pendiri dan CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra menjadikan Ciseeng sebagai pilot project pertamanya.

Awalnya, dia hanya memberikan pendanaan kepada sekitar lima pengusaha mikro. Setelah itu, mitra usaha semakin bertumbuh di daerah tersebut. Tak dinyana, pengusaha mikro terus berkembang hingga 200 pengusaha mikro.

“Berbicara tentang Ciseeng, banyak cerita Amartha yang dimulai dari Ciseeng ini. Dan tidak terasa, April ini Amartha akan menginjak usia yang ke 9,” Kata Taufan di saat ditemui di acara Perayaan #PerempuanTangguh Amartha di Auditorium, Inagro, Ciseeng, Bogor, belum lama ini. 

Pendiri dan CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra saat memberikan Modal Kerja kepada 500 mitra di Ciseeng.

Dalam acara itu, Taufan bertemu dengan mitra setia yang sudah bersama Amartha selama lebih dari tujuh tahun. Tak hanya itu, para pegawai dan mantan pegawai Amartha di Ciseeng juga turut hadir dalam acara berjudul Perempuan Tangguh.

“Reuni ini bukan hanya sekadar reuni silaturahmi, karena dihadiri oleh alumni Ciseeng dan tim Point Ciseeng beserta tim kantor pusat. Kami juga mengadakan kegiatan apresiasi perempuan tangguh Ibu-ibu mitra setia dan teladan Ciseeng yang telah bersama Amartha lebih dari 7 tahun. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan perayaan perempuan tangguh yang dilaksanakan pada minggu sebelumnya di Jasinga,”

Pendiri dan CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra saat memotong tumpeng di perayaan #PerempuanTangguh Amartha di Ciseeng.

Pada acara ini, lebih dari 500 Ibu-ibu mitra yang hadir mendapatkan bantuan modal kerja dari Amartha berupa kompor dan teflon. Selain pembagian modal kerja, acara juga dimeriahkan dengan pembagian hadiah berupa 10 tv 32 inci serta 35 hadiah berupa rice cooker, dispenser dan kipas angin.

Para mitra usaha Amartha Ciseeng

Ada hal unik saat Taufan bertemu dengan para mitra. Beberapa ibu-ibu pun masih mengingatnya. Bahkan, mereka juga masih mengenal beberapa pekerja Amartha yang kini telah berpindah lokasi kerja. “Dulu dia (Taufan) kurus. Sekarang sudah gemukan,” kata salah satu ibu di acara tersebut seraya tertawa.

Suasana hangat memang terpancar di acara tersebut. Ini karena, sebagian besar merupakan ibu-ibu mitra yang sudah lama bersama Amartha. Bahkan, beberapa merupakan mitra Amartha yang sudah bersama Amartha selama 9 tahun.

 

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

CEO Letter: Dukungan untuk Sektor Usaha Mikro Indonesia

Kepada Pendana Amartha yang terhormat,Semoga Anda dan keluarga dalam keadaan sehat sepenuhnya. Di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung,...

Pendanaanmu Makin Aman dengan Promo Premi Asuransi 100%! #KitaJanganMenyerah

Dengan semangat #KitaJanganMenyerah, yuk terus dukung Ibu Mitra Amartha untuk bangkit di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini! Cek marketplace...