Home Money+ Ciri-Ciri Investasi Ramah Perempuan

Ciri-Ciri Investasi Ramah Perempuan

Berinvestasi memiliki berbagai keuntungan khususnya bagi perempuan, agar dapat menambah .

Saat ini, total investor perempuan di Indonesia pertumbuhannya sangat signifikan. Berdasarkan data CNBC, investor perempuan di Indonesia memang masih sedikit, namun pertumbuhannya jauh lebih cepat dibandingkan laki-laki. Perempuan mengalami pertumbuhan investor setiap tahunnya sebesar 96,5%, sedangkan laki-laki hanya 71%.

Berdasarkan data yang sama, perempuan terbukti lebih pandai dalam berinvestasi. Hal ini karena laki-laki cenderung melakukan trading 45% lebih banyak dari investor perempuan. Sedangkan perempuan cenderung memilih bertahan untuk menghindari risiko yang lebih besar. 

Mental tersebut mudah sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang investor. Namun tidak semua jenis investasi cocok untuk perempuan. Berikut beberapa ciri investasi ramah perempuan:

Tidak Menguras Terlalu Banyak Waktu

Perempuan memiliki lebih banyak urusan dibandingkan laki-laki. Menurut data dari Kompas.com sebesar 49% perempuan menikah tetap mengerjakan pekerjaan rumah tangga, seperti mencuci pakaian, menyapu, mengepel hingga memasak sepulang dari bekerja. Kesibukan tersebut tentu sudah cukup menguras tenaga, maka sebuah investasi ramah perempuan harus tidak memberatkan.

Meskipun saat ini sudah banyak investasi yang bisa di-handle secara online, namun kamu perlu mengetahui skema investasi tersebut. Kamu bisa memilih jenis investasi yang tidak naik turun secara fluktuatif, dan tidak harus dipantau setiap detik. Skema penanaman saham tentu kurang sesuai, karena membutuhkan lebih banyak effort untuk pemantauan.

Memberikan Cashflow Secara Rutin 

Kesibukan seorang perempuan, membuatnya tidak sempat untuk untuk melakukan investasi yang memerlukan hitungan secara manual. Maka, sebuah perusahaan investasi ramah bagi perempuan harus memberikan cashflow yang jelas secara rutin. 

Beberapa jasa investasi menawarkan bentuk cashflow dalam durasi yang berbeda-beda, ada yang mingguan, bulanan bahkan tahunan. Sebisa mungkin pilihlah cashflow yang di-update setiap minggu. Agar kamu selalu bisa memantau kondisi investasimu lebih detail. 

Apalagi dalam melakukan investasi online, investor dan borrower cenderung tidak bertemu dalam bentuk fisik, maka keberadaan cashflow sangat penting untuk memunculkan trust tersebut. Salah satu perusahaan investasi di Indonesia yang memberikan laporan cashflow mingguan adalah Amartha.

Menggunakan Konsep P2P Lending

Sebagai seorang pengelola keuangan rumah tangga, perempuan tentu tidak hanya mengalokasikan dana untuk berinvestasi. Idealnya dana untuk berinvestasi hanya sebesar 10% dari total pemasukan keluarga. Nah, P2P lending sangat cocok bagi investor dengan modal yang kecil. Pada investasi P2P lending kamu bisa memulai modal awal hanya dengan Rp100.000.

Selain bermodal kecil, P2P lending juga membuat kamu bisa membantu masyarakat dengan ekonomi rendah untuk mendiri. Sebagai investor tentu akan lebih menyenangkan jika yang didapatkan tidak hanya keuntungan secara materi, namun juga memiliki manfaat bagi banyak pihak. 

Apalagi jika dengan investasi, kita bisa membantu kesejahteraan lebih banyak perempuan. Berdasarkan data dari Amartha, konsep P2P lending telah berhasil memberdayakan 449,608 perempuan di seluruh Indonesia.

Memiliki Risiko Gagal Bayar yang Rendah

Sebagai seorang pemegang kendali atas keuangan keluarga tentu kerugian dalam berinvestasi merupakan ketakutan tersendiri. Ketakutan tersebut muncul karena kerugian dalam berinvestasi akan berdampak langsung pada keluarga. Apalagi jika pemasukan yang didapatkan hanya melalui satu pintu alias single income. Investasi ramah perempuan tentunya memiliki riwayat kredit lancar atau maksimal risiko tidak melebihi 5%.Sebuah perusahaan investasi akan menyeleksi para peminjam dananya dengan berbagai proses yang ketat mulai dari verifikasi data hingga survei lapangan. Contohnya yang dilakukan Amartha, sebelum menentukan calon borrower-nya, Amartha akan menyeleksi terlebih dahulu berdasarkan profil calon, sistem skor kredit, dan rencana usaha yang akan dijalankan. Sebagai seorang calon investor, kamu wajib mengerti mengenai alur seleksi peminjam dana investasi tersebut, agar tidak membawa kerugian di kemudian hari.

Subscribe to Our Newsletter

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

CEO Letter: Dukungan untuk Sektor Usaha Mikro Indonesia

Kepada Pendana Amartha yang terhormat,Semoga Anda dan keluarga dalam keadaan sehat sepenuhnya. Di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung,...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

7 Amalan Sunnah di bulan Ramadhan yang Bikin Ibadahmu Makin Berkah

Akhirnya bulan yang dinanti-nanti oleh seluruh umat muslim di berbagi penjuru dunia tiba, Ramadhan yang penuh berkah, hikmah dan ampunan, karena berbagai...