Catat! Ini Cara Mengatasi Masalah Keuangan Pribadi

0
47
mengatasi masalah keuangan
sumber foto: www.freepik.com

Masalah keuangan menjadi hal yang bisa terjadi pada siapa saja. Lebih-lebih di masa pandemi seperti sekarang ini, semakin banyak orang yang terdampak karena penghasilan yang semakin berkurang. Oleh sebab itu, kamu harus mencari cara mengatasi masalah keuangan agar nantinya tidak terjebak dalam hutang. 

Umumnya, ketika terjebak dalam masalah keuangan, melakukan pengajuan hutang menjadi salah satu hal yang sering dilakukan. Padahal, selain mengajukan hutang, ada sejumlah upaya yang dapat dilakukan. 

Cara Mengatasi Masalah Keuangan

Berikut beberapa langkah yang dapat kamu lakukan agar bisa mengatasi masalah keuangan, seperti:

1. Bekerja Lembur

Saat atasan meminta bekerja lembur, jangan pernah menolaknya. Kerja lembur menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan agar memperoleh penghasilan tambahan. Contohnya saja kamu memperoleh tawaran lembur Rp20 ribu per jam. 

Bila kamu bekerja lembur selama 4 jam saja, kamu akan memperoleh upah lembur Rp80 ribu. Jika dilakukan selama 5 hari, kamu bisa memperoleh tambahan penghasilan hingga Rp400 ribu. 

2. Mencari Pekerjaan Sampingan

Cara mengatasi kesulitan keuangan pribadi yang lainnya adalah mencari pekerjaan sampingan. Saat ini, dunia digital sudah sangat membantu terutama untuk kamu yang ingin mencari tambahan penghasilan.

Pilihlah waktu saat libur atau senggang untuk melakukan pekerjaan sampingan yang kamu minati. Lebih bermanfaat lagi, jika pekerjaan sampingan yang dilakukan adalah sebagian dari hobi.

Contohnya saja kamu bisa berjualan online, menjadi driver ojek online hingga menjual skill dengan cara bekerja sebagai freelancer. Memperoleh penghasilan dari bekerja sampingan ini bisa membantu keuangan mulai dari melunasi hutang sampai memenuhi berbagai kebutuhan utama yang lain. 

Baca Juga:5 Cara Atur Keuangan Pribadi Yang Efektif

3. Cairkan Dana Darurat

Cara mengatasi krisis keuangan yang lainnya adalah mencairkan dana darurat. Saat keuangan sedang sehat, disarankan untuk mengalokasikan uang tersebut ke dana darurat. Dana darurat dapat digunakan untuk membiayai hal bersifat mendesak atau darurat. 

Kamu bisa menarik dana darurat ini dari tabungan agar bisa bertahan hidup maupun memenuhi kebutuhanmu sehari-hari mulai dari membayar tagihan bulanan, makan dan hal lainnya. 

Oleh sebab itu, pastikan jika dana daruratmu telah mencapai batas ideal. Jika kamu masih lajang, idealnya 3 hingga 6 bulan penghasilan, sedangkan bila sudah berkeluarga, idealnya 6 hingga 12 bulan penghasilan. 

4. Batasi Penggunaan Kartu Kredit

Meski memiliki banyak manfaat, penggunaan kartu kredit juga bisa membuat seseorang mengalami masalah keuangan. Hal ini dikarenakan kesulitan dalam mengendalikan dirinya untuk tidak berbelanja.

Banyaknya point, bonus atau cashback yang diberikan di setiap merchant saat berbelanja membuat kamu ingin terus melakukan transaksi pembelian sesuai keinginan tanpa mempertimbangkan kondisi keuangan. Nah, untuk mencegah munculnya masalah keuangan yang serius akibat penggunaan kartu kredit, kamu dapat menggunakan uang tunai atau kartu debit sebagai alat pembayaran saat berbelanja agar pengeluaran lebih terukur.

5. Mengatasi Masalah Keuangan dengan Berinvestasi

Meskipun hasilnya tidak instan, namun cukup banyak masalah keuangan yang bisa terselesaikan dengan melakukan investasi. Pastikan untuk memilih jenis investasi yang dapat mendatangkan manfaat di kemudian hari. Misalnya saja investasi reksadana, emas, properti, ataupun di peer to peer lending terpercaya.

Meski sudah tahu cara mengatasi masalah keuangan di atas, meminimalisir risiko dari masalah tentu akan lebih baik. Jadi jika kamu masih memiliki uang dingin, kamu bisa langsung mencoba melakukan investasi. Salah satu investasi yang direkomendasikan adalah P2P lending Amartha. Memiliki imbal hasil hingga 15% per tahun flat, untuk terhindar dari masalah keuangan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here