Cara Negosiasi Gaji Saat Melamar Pekerjaan

|

|

|

Siapa sih yang tidak ingin mendapatkan gaji sesuai impiannya? Tentunya semua orang pasti menginginkannya. Karena itu, kita perlu mengetahui cara nego gaji saat melamar pekerjaan.

Berdasarkan survei payscale, orang yang mampu melakukan negosiasi gaji dengan baik biasanya menerima rata-rata 25% lebih banyak dari jumlah yang mereka harapkan. Meski begitu, melakukan negosiasi gaji saat melamar pekerjaan sebenarnya bukanlah hal yang mudah dilakukan bagi banyak orang.

Apalagi, jika kamu menyebutkan nominal gaji saat bernegosiasi tanpa dasar dan hanya karena keinginan semata, bisa-bisa perusahaan tersebut tidak akan mempertimbangkanmu sebagai karyawan.

Seorang fresh graduate sudah pasti akan mendapatkan gaji yang berbeda dari kandidat berpengalaman.

Baca Juga: Tips Kelola Gaji dengan Sistem 50/30/20

Nah, supaya tidak salah langkah, berikut ini adalah beberapa cara dalam melakukan negosiasi gaji saat melamar pekerjaan!

1. Melakukan Riset untuk Menentukan Kisaran Gaji

Sebelum melakukan wawancara saat melamar pekerjaan, kamu sebaiknya membuat riset. Pada dasarnya,  riset ini bukan hanya mencari informasi tentang perusahaan atau deskripsi pekerjaan yang kamu lamar.

Kamu juga perlu melakukan riset mengenai kisaran gaji yang bisa didapatkan jika bekerja di perusahaan tersebut. Cari tahu informasi mengenai UMR daerah dan gaji dari jenis pekerjaan yang sama.

Setelah melakukan riset, kamu akan memiliki gambaran mengenai jumlah gaji dan memiliki kisaran yang dapat diajukan untuk menjawab pertanyaan dari HRD saat wawancara.

2. Menyebut Gaji yang Diinginkan Secara Spesifik

Proses wawancara rekrutmen karyawan sebenarnya tidak punya pola yang sama. Terkadang ada HRD yang menanyakan langsung pada calon karyawan terkait gaji yang diinginkan.

Jika berada di posisi tersebut, langsung saja katakana gaji yang kamu inginkan, bukan dengan mengira-ngira.

Tentu saja nominal yang diajukan tersebut sudah kamu pertimbangkan lewat riset yang sudah dilakukan. Perlu diketahui, menawarkan kisaran gaji yang diinginkan sebenarnya sah-sah saja.

Justru hal tersebut menggambarkan bahwa kamu adalah orang yang tegas serta bertanggung jawab pada diri sendiri. Jangan lupa, ajukan nominal gaji yang kamu inginkan tersebut beserta alasannya.

3. Jual Kemampuanmu dan Hindari Alasan Pribadi

Dalam melakukan negosiasi gaji saat melamar pekerjaan, kamu sebaiknya berfokus pada menjual nilai dan keterampilan yang dimiliki. Sebab, hal tersebut harus menjadi dasar negosiasi yang kamu lakukan dengan pihak perusahaan.

Selain itu, hindari untuk menggunakan alasan pribadi untuk menegosiasikan gaji kamu. Misalnya, biaya tanggungan hidup, hutang, cicilan kendaraan, dan hal lainnya.

Baca Juga: Gaji Jakarta Biaya Hidup Jogja, Ini Cara Ampuh Tekan Biaya Hidup!

4. Jangan Cepat Menyerah

Saat melakukan negosiasi gaji saat melamar pekerjaan, sebaiknya kamu tidak boleh menyerah. Jika pengajuan yang dilakukan tidak langsung diterima oleh pihak HRD, maka kamu harus bisa meyakinkan bahwa dapat bertanggung jawab di posisi tersebut.

Percayalah bahwa gaji yang kamu minta akan sebanding dengan beban kerja yang diterima. Jangan lupa untuk menyiapkan alasan mengapa kamu menginginkan nominal tersebut.

Alasan yang terdengar tegas dan jelas tentu akan membuat kamu lebih dipertimbangkan. Terbukalah untuk setiap feedback yang diberikan oleh HRD.

5. Fleksibel dalam Melakukan Negosiasi Gaji

Pembicaraan tentang nominal gaji pokok dan komponen gaji lainnya pada dasarnya dapat dibicarakan dengan HRD. Jika pengajuanmu belum diterima, tanyakanlah tunjangan apa saja yang dapat diberikan perusahaan.

Hal tersebut akan sebanding dengan kenaikan gaji yang kamu inginkan. Misalnya, saat pengajuanmu ditolak, tetapi perusahaan memberikan fasilitas asuransi kesehatan, transportasi, biaya makan, dan sebagainya, tentu hal tersebut dapat menjadi solusi.

Itulah beberapa cara dalam melakukan negosiasi gaji saat melamar pekerjaan.

Untuk kamu yang sedang mencari pekerjaan dan memiliki minat dalam pemberdayaan perempuan, inklusi keuangan, dan teknologi, Amartha adalah pilihan yang tepat. Kamu bisa mengecek informasi mengenai lowongan kerja di Amartha yang ada di website.

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Semua Orang Bisa Jadi Sultan. Investasi di Amartha Mulai dari 100 Ribu Rupiah!

Good News From Amartha!  Dalam rangka mempercepat indeks inklusi keuangan di Indonesia sekaligus menjangkau lebih banyak pendana untuk mendorong...

Black Card, Bisa Punya Gak Ya?

Belum lama ini, muncul video viral di TikTok tentang charge card paling istimewa di Dunia yang disebut Black Card.

Ini Daftar Negara Termiskin di Dunia, Ada Indonesia Gak Ya?

Setiap negara di dunia diklasifikasikan menjadi 3, yaitu negara miskin, berkembang, dan maju. Dalam klasifikasi ini setiap organisasi dunia memiliki indikatornya...