Cara Menentukan Harga Jual & Ide Bisnisnya untuk Pemula

0
79

Tips Cara Menentukan Harga Jual Produk Biar Nggak Rugi

Cara menentukan harga jual bagi UMKM sangatlah penting. Meskipun tergolong kecil, tetapi UMKM mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian negara hingga mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Mulai dari kemudahan dalam pengambilan kredit hingga keringanan dalam pajak. Bahkan, UMKM mampu bertahan di kala pandemi terjadi tahun 2020 dan menyerap banyak pengangguran di Indonesia. 

Untuk kamu yang ingin memulai bisnis, berikut ide bisnis yang pas untuk UMKM pemula dan tips cara menentukan harga jual agar dapat memperoleh keuntungan.

1. Bisnis di Bidang Kuliner

Bisa dibilang, bisnis kuliner di Indonesia tidak akan ada matinya. Sebab, akan ada orang yang membutuhkan dan membeli. Usaha ini pun bisa kamu mulai dari rumah dengan budget minim sekalipun. 

Poin penting ketika menjalankan bisnis kuliner adalah cita rasa. Maka, lakukan riset mendalam terlebih dahulu untuk menentukan resep dan cita rasa yang pas sebelum melemparnya ke pasar. Sebab, semakin enak rasa makanannya, akan semakin bertahan dalam persaingan bisnis dan bisa menuai kesuksesan. 

Selain itu, kamu pun harus pandai dalam cara menentukan harga jual produk agar tidak mengalami kerugian menggunakan rumus markup pricing. Dalam menggunakan rumus ini, kamu hanya perlu menambahkan berapa persentase yang diinginkan dari harga beli bahan baku. 

Rumus menentukan harga jual makanan 

Harga jual = harga beli bahan baku + (harga beli bahan x markup)

Misal: kamu membuka usaha warung makan dengan modal sekitar Rp15.000 untuk setiap porsinya. Markup pricing yang kamu inginkan sekitar 20%. Maka, perhitungan harga jual tiap porsinya adalah: 

Harga jual = Rp15.000 + (Rp15.000 x 20%) = Rp18.000. 

Jadi, kamu akan menjual tiap porsinya seharga Rp18.000. 

Baca juga: Manfaat & Alasan Memulai Bisnis di Usia Muda

2. Bisnis di Bidang Fashion

Selayaknya usaha di bidang kuliner, fashion pun tidak akan pernah lekang oleh zaman. Sebab, orang akan tetap membutuhkan pakaian dan aksesorisnya. Mulai dari atasan, bawahan, hingga ke pernak-pernik pendukung. 

Fashion pun akan dipakai untuk segala usia, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, hingga para orang tua. Sehingga pilihan kamu pun akan semakin luas. Namun, poin pentingnya agar sukses, kamu harus fokus dalam menentukan target pasar. Dengan begitu, produk yang dijual pun akan lebih terfokus. 

Dalam bidang fashion pun, kamu pun harus memahami cara menghitung harga jual per unit. Bisa menggunakan margin pricing untuk menentukan besaran laba yang akan diambil. 

Rumus: 

Margin = (Harga jual – harga modal)/harga jual

Contoh: kamu membuka usaha pakaian untuk anak-anak dengan modal awal Rp20.000 per potong dan ingin menjual seharga Rp35.000. Cara menentukan harga jual dan menemukan margin labanya adalah: 

Margin = (Rp35.000 – Rp20.000)/Rp35.000 = 0,43 atau 43%

Margin tersebut dapat kamu ubah-ubah sesuai keinginan dan kebutuhan, dengan melihat kondisi pasar dan kompetitor. Poin pentingnya, semakin murah barang yang kamu jual, akan semakin banyak yang tertarik untuk membeli. Tetapi, kualitas tidak boleh terlupakan. 

Itulah tips cara menentukan harga jual untuk kamu yang ingin memulai usaha baik di bidang kuliner maupun fashion. Dari keuntungan usaha tersebut, kamu bisa menyisihkan 10%-nya untuk diinvestasikan ke Amartha. 

Selain memperoleh imbal hasil hingga 15% per tahun, kamu pun bisa mengembangkan UMKM lain yang tengah mengalami kesulitan. Dengan begitu, kamu pun bisa bersama-sama memajukan sektor ekonomi masyarakat bersama pemerintah. Mari maju bersama Amartha dan UMKM desa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here