//

4 Tips Atasi Pedasnya Harga Cabai

Tips menanam cabai

Tips Cerdas Hindari Pedasnya Harga Cabai

Seperti yang kita ketahui bersama, harga cabai beberapa bulan ini terus melonjak tinggi di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Saat ini harga komoditas tersebut masih bertahan di harga 130 ribu rupiah per kilogram (kg) atau lebih mahal dengan harga daging sapi.

 Tingginya harga cabai saat ini terjadi karena beberapa sentra produksi cabai di daerah tidak bisa mendistribusikan barangnya ke luar daerah. Hal ini karena cuaca yang tidak menentu, khususnya hujan yang terus mengguyur deras di berbagai sentra produksi cabai, membuat udara menjadi lembab sehingga hama berkembang biak makin mengganas. Akibatnya, banyak petani gagal panen dan harga cabai pun melompat tajam hingga 130 ribu rupiah per kilogram (kg) sejak akhir minggu kemarin.  

Cabai yang merupakan bumbu  favorit sebagian besar masyarakat Indonesia ini memang sulit untuk digantikan. Seperti yang kita ketahui bersama, banyak kuliner di Indonesia yang kini tengah menjamur, menawarkan aneka panganan dengan bubuhan cabai di dalamnya yang menjadi andalan dan terus tumbuh serta diminati masyarakat. Dengan karakteristik tingkat atau level kepedasan yang ditawarkan, menjadikan kuliner ini selalu diburu pecinta cita rasa pedas.

Namun seiring melonjaknya harga cabai, banyak pihak yang merasa kebingungan, khususnya para pelaku bisnis kuliner berbahan baku cabai. Harga yang naik berkali-kali lipat, membuat mereka harus berpikir keras bagaimana bisnisnya bisa tetap berjalan dan tidak gulung tikar. Lalu, apa yang dapat kita lakukan dalam menghadapi dan menyiasati perubahan harga cabai yang begitu drastis saat ini? Simak tiga tips berikut agar Anda penggemar cabai tidak turut merasakan kepedasan harga cabai saat ini dan tetap dapat menikmati sensasi kuliner pedas.

  • Manfaatkan Pekarangan / Lahan Kosong

Jika Anda memiliki pekarangan di tempat tinggal Anda, jangan sia-siakan begitu saja. Cukup luangkan waktu antara 10 – 15 menit saja untuk menanam cabai. Cara menanam cabai sangat mudah, siapkan bibit yang sudah disemai selama 4 minggu dan sudah keluar daunnya, lalu pindahkan pada media tanam yang ada, misalkan polybag.

Untuk menanam sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari agar benih tidak lekas layu. Lalu lepaskan polybag dari benih dengan hati-hati agar tidak merusak akar tanaman cabai. Setelah itu masukkan kedalam lubang tanam kemudian tutup dengan tanah sebatas ujung pangkal benih cabai tersebut.

Bagi Anda yang tidak memiliki pekarangan / lahan kosong, Anda bisa coba acara praktis menanam dengan cara hidroponik yang tidak membutuhkan media tanah sebagai tempat tumbuhnya cabai.

Ingat, tanamlah cabai di sebelum masuk musim penghujan, agar Anda memiliki banyak cadangan saat musim penghujan tiba.

  • Mengurangi Porsi Cabai

Salah satu dari cara yang banyak dijadikan jalan keluar oleh para pencinta kuliner pedas dan juga para pebisnis kuliner adalah mengurangi porsi cabai pada menu kuliner mereka. Mengurangi porsi cabai sebetulnya juga bukan solusi yang benar-benar tepat karena saat mereka mengurangi porsi cabai, masakan akan terasa berbeda, bagi pengusaha resikonya adalah keluhan dari para pelanggan.

Sensasi pedas memang sesuatu yang tidak tergantikan bagi mereka para pecinta makanan pedas. Berkurangnya beberapa pelanggan mungkin saja juga terjadi saat porsi cabainya dikurangi, meski mereka tak menaikkan harga. Inilah yang harus diwaspadai para pelaku bisnis kuliner saat akan melakukan strategi mengurangi cabai ini.

  • Mendatangi Langsung Petani

Bagi Anda yang tinggal di kota besar, tentu cabai yang ada di pasar dan pasar modern lain berasal dari sentra-sentra produksi cabai seperti Garut, Lumajang, Brebes, Cianjur dan daerah lain.

Jika Anda adalah pengusaha yang sangat bergantung pada komoditas cabai dalam jumlah yang sangat besar, Anda bisa sempatkan waktu untuk dating langsung kepada petani di sentra-sentra produksi cabai tersebut untuk menekan harga. Dengan demikian Anda pasti akan mendapatkan harga lebih murah, bahkan hamper 50 % lebih murah. Namun ingat, jika hanya membeli sedikit lebih baik Anda tidak memaksakan diri untuk mendatangi langsung petani cabai.

  • Investasi Cabai

Investasi cabai? Apa maksudnya? Anda pasti penasaran bukan bagaimana cara investasi cabai? Dalam hal ini menanam cabai adalah salah satu jawabannya, namun hal tersebut tidak cukup. Karena bila kita baru menanam cabai saat harga komoditas ini melonjak, tentu akan menjadi lama kita menunggu ? Lalu bagaimana ?

Investasi cabai dapat juga dilakukan dengan cara mengintensifkan produksi olahan cabai. Misalnya melalui penggaraman atau pengasaman sebagai salah satu langkah penyediaan cabai saat terjadi kelangkaan.

Taukah Anda? Penggaraman dan pengasaman ini bisa tahan 2 tahun. Setelah itu cabai dapat diolah sesuai kebutuhan kita. Salah satunya dapat diubah menjadi cabai kering atau bisa pula digiling.

Atau yang paling menarik adalah Anda bisa berinvestasi langsung kepada petani cabai di daerah. Dengan berinvestasi kepada petani Anda sudah menyediakan bibit sehingga proses tanam bisa tetap berlangsung. Investasi petani bisa juga Anda pilih melalui Amartha kerena pertanian adalah salah satu sektor usaha para mitra Amartha.

Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

FACEBOOK
FACEBOOK
LINKEDIN
%d bloggers like this: