Cara Jual Kue Lebaran, Dijamin Laris Manis!

    0
    70
    cara jual kue lebaran - kue putri salju
    Ilustrasi cara jual kue lebaran, kue putri salju. Photos by istockphoto

    Bulan Ramadhan tidak hanya berlimpah pahala. Tetapi juga bisa menjadi bulan berkah untuk berbisnis. Dan salah satu bisnis yang cukup menjanjikan adalah jualan kue kering untuk lebaran.

    Nah, agar usahamu semakin laris manis, sebaiknya ikuti cara jual kue lebaran berikut ini:

    1. Tentukan Daftar Kue Lebaran

    Cara jual kue lebaran yang pertama adalah menentukan daftar kue lebaran yang biasanya banyak orang cari. Misalnya saja kue nastar, pastel, lidah kucing dan lainnya. Selain itu, biasanya setiap daerah memiliki kue khas yang biasanya disajikan saat lebaran.

    Jadi selain menjual kue-kue yang terkenal di bulan Ramadhan, kamu juga wajib menjual kue khas daerah tempat kamu tinggal. Selanjutnya, kamu bisa buat daftar catatan jenis kue apa saja yang akan kamu jual.

    2. Inovasikan Kue Lebaran

    Usaha kue kering untuk pemula memang gampang-gampang susah. Meskipun keuntungannya lumayan namun pesaingnya juga sangat banyak. 

    Agar usaha kue lebaran kamu berbeda dengan yang lain baik dari segi rasa, kemasan, dan lainnya berbeda. Sebaiknya lakukan inovasi baru. Misalnya saja membuat varian rasa yang berbeda dalam kue. Misalnya saja nastar rasa coklat,vanilla, dan lainnya.

    Sementara untuk kemasan kamu bisa membuat kemasan yang lebih menarik, modern, dan berbeda dengan pesaingnya. Kamu juga bisa membuat inovasi kue kering tradisional yang biasanya kemasannya sederhana menjadi lebih menarik.

    Baca Juga:
    Dessert Box: Peluang Bisnis dari Kue Kotakan Manis

    3. Perhatikan Tanggal Kadaluarsa

    Cara jual kue lebaran selanjutnya adalah memperhatikan tanggal kadaluarsa pada kue. Sebagai seorang pebisnis hal terpenting agar jualan laris manis yaitu mengutamakan kualitas kue. Selain rasa, kemasan, dan lainnya perhatikan juga tanggal kadaluarsanya agar tidak mengecewakan pembeli.

    Sebab, sayang sekali jika pembeli ternyata menerima kue lebaran yang kadaluarsa. Kalau sudah begini biasanya mereka merasa kecewa dan tidak akan membeli kue lebaran kamu lagi. Selain itu, jika kekecewaan pembeli masuk ke testimonial ini akan menghancurkan reputasi kue lebaran kamu. 

    Untuk itu, sebaiknya estimasi kadaluarsa selanjutnya buatlah label kadaluarsa pada bingkisan kue. Dan sekiranya ada barang yang hampir kadaluarsa sebaiknya tidak dijual.

    4. Jual Kue Kering Secara Online

    Cara jual kue kering online sebenarnya cukup mudah meskipun banyak pesaingnya. Caranya kamu bisa memasarkannya melalui sosial media seperti Facebook, Instagram, Whatsapps, Telegram, dan lainnya.

    Selain itu, kamu juga bisa menjualnya melalui berbagai marketplace di Indonesia.  Berjualan secara online memang terlihat lebih praktis dan tidak membutuhkan banyak modal. Tetapi pada kenyataannya banyak sekali pesaingnya terutama dari segi harga.

    Kebanyakan harga yang ditawarkan secara online jauh lebih murah ketimbang yang dijual secara offline. Meskipun begitu, tidak ada salahnya kamu tetap mencoba memasarkannya secara online. Tips paling jitu untuk pemasaran online adalah konsisten setiap hari menjual kue kering.

    5. Cara Jual Kue Lebaran Dengan Promo Menarik

    Salah satu cara jual kue lebaran untuk mendapatkan keuntungan usaha kue kering adalah dengan membuat promo yang menarik. Misalnya saja kamu menawarkan diskon 5 persen bagi pelanggan yang mau membeli 5 kemasan kue kering dan lainnya. 

    Tahukah kamu? Di Amartha ada banyak perempuan CEO UMKM yang memiliki usaha kue seperti kue lebaran ini. Kamu bisa lho modalin usaha mereka dan mendapatkan bagi hasil sampai 15% flat per tahun.

    Gak perlu khawatir karena Amartha adalah perusahaan investasi yang aman dan sudah mengantongi izin usaha OJK dan tergabung dalam AFPI. Ayo modalin sekarang!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here