Home Lifestyle Bye Masker Scuba, Halo Masker SNI

Bye Masker Scuba, Halo Masker SNI

|

|

|

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan pengertian masker scuba dan buff adalah masker kain yang terlalu tipis dan hanya berlapis satu. Hal ini dikhawatirkan tidak dapat menyaring droplet penyebab Covid-19. 

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), standar masker kain yang efektif untuk mencegah virus corona adalah tiga lapis. Di mana lapisan terdalamnya menggunakan bahan hidrofilik seperti katun atau campuran katun. Lapisan tengahnya terbuat dari bahan hidrofobik dari bahan tenun sintesis yang bertujuan untuk melakukan filtrasi dan menahan droplet. Dan lapisan terluar terbuat dari bahan hidrofobik seperti polipropilen atau poliester. 

Maka dari itu, Badan Standarisasi Nasional (BSN) baru-baru ini mengeluarkan spesifikasi masker kain ber-SNI yang terbagi menjadi tiga tipe berdasarkan penggunaannya, yaitu tipe A untuk penggunaan umum, tipe B untuk penggunaan filtrasi bakteri, dan tipe C untuk penggunaan filtrasi partikel.

Spesifikasi dalam penggunaan masker tersebut tertuang dalam Standar Nasional Indonesia 8914:2020 Tekstil – Masker dari kain dengan penetapan berdasarkan Keputusan Kepala BSN Nomor 408/KEP/9/2020.

Melansir kompas.com, perumusan SNI masker kain ini ditujukan untuk menjaga kualitas dan melindungi masyarakat secara optimal dari penularan wabah Covid-19. Hal ini mengingat terbatasnya masker medis.

Berikut kriteria dari tiga masker ber-SNI:

Tipe A:

  • Minimal dua lapis kain
  • Daya tembus udara di 15-65 cm3/cm2/detik
  • Kadar formaldehida bebas hingga 75 mg/Kg
  • Daya serap sebesar kurang dari sama dengan 60 detik
  • Tahan luntur warna terhadap pencucian

Tipe B

  • Minimal dua lapis kain
  • Kadar formaldehida bebas hingga 75 mg/Kg
  • Daya serap sebesar kurang dari sama dengan 60 detik
  • Tahan luntur warna terhadap pencucian
  • Lulus uji efisiensi filtrasi bakteri lebih dari sama dengan 60 persen
  • Mengukur mutu masker tekanan diferensial dengan ambang batas kurang dari sama dengan 15

Tipe C

  • Minimal dua lapis kain
  • Kadar formaldehida bebas hingga 75 mg/Kg
  • Daya serap sebesar kurang dari sama dengan 60 detik
  • Tahan luntur warna terhadap pencucian keringat asam dan basa serta saliva
  • Lulus uji filtrasi bakteri lebih dari sama dengan 60 persen
  • Mengukur mutu masker tekanan diferensial dengan ambang batas kurang dari sama dengan 21

Sumber Foto: VAZnews.com

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Eri Tri Angginihttp://museumberjalan.id
Lulusan Ilmu Sejarah yang nyasar ke financial services. Kindly check museumberjalan.id untuk dapatkan informasi seputar sejarah & sosial budaya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

Butuh Dana Cepat? Ini Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba

Perlu modal besar untuk buka usaha? Pinjam ditempat lain tapi takut riba? Kamu tidak usah khawatir, pasti saja ada solusinya. Kini ada...

Pendanaanmu Makin Aman dengan Promo Premi Asuransi 100%! #KitaJanganMenyerah

Dengan semangat #KitaJanganMenyerah, yuk terus dukung Ibu Mitra Amartha untuk bangkit di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini! Cek marketplace...