Sambut Hari Ibu, Amartha dan Bukalapak Gelar Pelatihan UKM di Bogor

0
1

Komitmen untuk bersama-sama memajukan pelaku usaha ekonomi kreatif di Indonesia melalui pemanfaatan digital

Bersama Bukalapak, Amartha Dorong Pelaku UKM
Tingkatkan Kesejahteran Pelaku UKM di Indonesia Melalui Pemanfaatan Digital

Jakarta, 20 Desember 2016 – Dalam rangka menyambut Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, Amartha bekerjasama dengan Bukalapak menyelenggarakan serangkaian program pelatihan bisnis online kepada 100 ibu Mitra Usaha Amartha agar dapat memasarkan produknya secara online melalui platform Bukalapak. Program ini menyasar para ibu pemilik usaha kecil dan menengah di pelosok Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat di tanggal 4 dan 18 Desember 2016, kemudian dilanjutkan dengan program pendampingan setiap minggunya selama satu bulan. Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh, Ratno Setiawan selaku Promotion Manager Bukalapak dan Fadilla Torizqua Zain selaku Growt Head Amartha.

Meskipun selama ini Amartha mendorong usaha mereka melalui pemberian pemodalan agar usahanya semakin maju, akan tetapi pemasaran usaha mereka hanya dilakukan di desanya sendiri. Sementara melalui program ini, para ibu yang tadinya tidak mengenal teknologi seperti Android, bahkan tidak memiliki rekening bank, diedukasi untuk menggunakan aplikasi Bukalapak, serta dikenalkan dengan rekening ponsel, Jenius.

Program ini mencakup pengenalan mengenai Bukalapak hingga edukasi teknis bisnis online seperti memasarkan produk hingga memproses pesanan. Amartha bersama Bukalapak tidak hanya ingin membantu para ibu memasarkan produknya, tetapi juga mengedukasi ibu-ibu tersebut untuk mampu mengerjakannya sendiri. Sehingga saat program pelatihan dan pendampingan selesai, mereka dapat melakukannya secara mandiri.

“Usaha Kecil dan Menengah (UKM) adalah pilar ekonomi bagi puluhan juta masyarakat Indonesia yang masih berada ditingkat kesejahteraan yang rendah, sehingga ini yang membuat Amartha sebagai teknologi keuangan bagi pengusaha kecil dan menengah dan Bukalapak memiliki semangat yang sama untuk mendorong kemajuan dan mengembangkan UKM sehingga nantinya memiliki daya saing,” ujar Andi Taufan, CEO dan Founder Amartha.

Saatini, dari 58 juta UKM di Indonesia, telah mampu berkontribusi terhadap GDP hingga 58% 9  dan penyerapan tenaga kerja lebih dari 96% (Vivi Alatas, Lead Economist Bank Dunia). Menariknya adalah menurut Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Giwo Rubianto Wiyoga, 60% UMKM dikelola oleh perempuan dan terus tumbuh sebesar 8% setiap tahunnya.

Selain menyediakan akses ke platform e-commerce, Amartha juga melakukan impact assessment untuk mengukur manfaat Bukalapak bagi Mitra Usaha Amartha, seperti pendapatan keluarga, kemampuan menabung, dan penjualan produk dengan mengukur kemajuannya dalam metrik bisnis selama beberapa bulan ke depan.

Amartha dan Bukalapak Laksanakan Pelatihan bagi UKM
Wanita Mandiri Garda Depan Kemajuan Bangsa

“Mengingat bahwa peran wanita memegang andil yang besar terhadap kemajuan UKM di Indonesia, kami berkomitmen untuk memajukan UKM di Indonesia, salah satunya kerjasama dengan Amartha untuk memberikan pelatihan kepada para ibu Mitra Usaha Amartha di Bogor. Harapan kami, melalui pelatihan ini, para ibu pengusaha kecil dan menengah dapat berbisnis online agar meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga lebih sejahtera,”ujar Ratno Setiawan, Promotion Manager Bukalapak.

Ibu Risa (24 tahun), yang merupakan salah satu peserta pelatihan mengatakan, “Sebelumnya suami saya juga berjualan secara online dan itu berhasil. Oleh karena itu, saya ingin belajar bagaimana berbisnis secara online. Saya senang ada pihak seperti Amartha dan Bukalapak yang peduli untuk mengajarkan bisnis online kepada para ibu-ibu disini termasuk saya.”

Tentang Amartha

Amartha (PT Amartha Mikro Fintek) adalah penyelenggara layanan Peer-to-Peer (P2P) Lending sebagai marketplace untuk memudahkan investor menemukan peluang investasi pada pembiayaan usaha mikro dan kecil (UMKM) di Indonesia. Platform ini adalah inovasi dan pengembangan dari konsep group lending (tanggung renteng) yang sudah dilakukan sejak 2010.

Investor dapat berinvestasi mulai dari Rp. 3.000.000 dan mengelola secara mandiri portfolio investasinya serta menentukan siapa pengusaha mikro dan kecil (UMKM) yang ingin dibantu. Amartha menyediakan informasi peminjam dengan menyeluruh, seperti peruntukan pembiayaan, latar belakang, hinggak skor kredit yang dimiliki.

Investor dapat pula menginvestasikan kembali dana pengembalian dan return yang diterima dalam rekeningnya di Amartha (e-Wallet) atau menarik dananya secara fleksibel kapan saja. Sejak 2010, Amartha telah melayani lebih dari 60.000 anggota dan menyalurkan lebih dari Rp 180 Miliar pembiayaan bagi pengusaha mikro di pelosok pedesaan di Indonesia dengan default rate (gagal bayar anggota) sebesar 0% selama 7 tahun⁠⁠⁠⁠.

Bukalapak bersama Amartha

Tentang Bukalapak

Bukalapak merupakan pasar online terbesar di Indonesia. Bukalapak adalah sarana jual beli online dari konsumen ke konsumen (C2C) untuk transaksi satuan maupun dalam jumlah banyak melalui aplikasi mobile dan website. Saat ini Bukalapak memiliki anggota komunitas yang tersebar di lebih dari 30 kota di seluruh Indonesia.

Di 2016 ini, Bukalapak menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya, yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo sebagai bentuk penghargaan Negara atas jasa dan darma bakti kepada bangsa dan Negara sehingga bisa dijadikan teladan bagi orang lain. Saat ini Bukalapak memiliki lebih dari satu juta Pelapak dan anggota komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi: http://bukalapak.com/

Bukalapak bersama Amartha Dorong UKM

Keterangan lebih lanjut harap menghubungi:

Ahmad Zakie | Public Relation and Social Impact Strategist | ahmad.zaki@amartha.com

Eva Ulisiana | Public Relations Bukalapak| eva.ulisiana@bukalapak.com

Raisa Oktovera | Ogilvy Public Relations | raisa.oktovera@ogilvy.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here