Begini Cara Menghitung Kenaikan Gaji Karyawan secara Berkala

0
891

Menaikkan gaji karyawan bisa dilakukan sebagai salah satu bentuk apresiasi kepada para karyawan tersebut. Ini karena kinerja mereka dalam menyelesaikan beban pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan semakin baik. 

Tentunya dalam menghitung kenaikan gaji para karyawan tidak bisa dilakukan secara sembarangan atau asal-asalan. Pihak perusahaan perlu mengetahui apa saja hal yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan kenaikan nominal gaji karyawan tersebut. 

Selain itu, dalam menentukan persentase kenaikan nominal gaji karyawan juga terdapat rumus perhitungannya sendiri yang kemungkinan berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan yang lain.

Artikel ini akan membahas tentang cara menghitung kenaikan nominal gaji karyawan secara berkala dan beberapa hal yang patut menjadi faktor pertimbangan. Bagaimana rumus perhitungan kenaikan nominal gaji karyawan? Simak penjelasannya pada poin pembahasan di bawah ini.

Faktor Pertimbangan Kenaikan Gaji 

Aturan kenaikan gaji tidak secara eksplisit tertuang dalam peraturan tertentu. Namun dalam UU Ketenagakerjaan Pasal 92 pada UU Cipta Kerja tertulis, dinyatakan bahwa pihak perusahaan dapat melakukan peninjauan gaji karyawan secara berkala dengan dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan dan produktivitas kerja.

Untuk itu, sebelum membahas rumus perhitungan kenaikan upah karyawan, pahami terlebih dahulu faktor-faktor penting yang perlu dipertimbangkan berikut. Agar bisa menentukan persentase kenaikan nominal gaji karyawan, faktor-faktor yang dijadikan pertimbangan antara lain yaitu:

  • Faktor Kemampuan Finansial Perusahaan

Faktor utama yang menjadi penentu dan dapat dijadikan pertimbangan dalam perhitungan kenaikan nominal gaji karyawan yaitu tentu saja faktor kemampuan finansial dari perusahaan itu sendiri. 

Kenaikan upah para karyawan perlu disesuaikan dengan kemampuan finansial perusahaan. Sebelum menentukan nominal kenaikan gaji, pihak perusahaan perlu melakukan analisis terhadap dampak perhitungan gaji karyawan dengan income atau pendapatan perusahaan.

Perhitungan kenaikan upah karyawan perlu dilakukan secara hati-hati dan mendetail agar tidak merugikan kedua belah pihak baik dari sisi karyawan maupun perusahaan itu sendiri.

  • Faktor Kinerja Karyawan

Kemudian faktor berikutnya yang bisa menjadi bahan pertimbangan dalam menghitung kenaikan gaji karyawan yaitu berhubungan dengan karyawan itu sendiri. Pihak perusahaan dapat menaikkan gaji karyawan dengan menilai kinerja atau performa dari masing-masing karyawan.

Poin ini dapat mengantarkan pihak perusahaan untuk mengetahui karyawan mana saja yang memiliki kinerja bagus. Tentunya pihak perusahaan juga perlu memperhatikan kompetisi yang mungkin terjadi di dalam lingkungan kerja. 

Hal ini guna mencegah munculnya lingkungan kerja yang dipenuhi kecurangan hanya demi mendapatkan peningkatan upah.

  • Faktor Biaya Hidup

Faktor ketiga yang tidak kalah penting dalam menentukan kenaikan nominal gaji karyawan yaitu dengan mengetahui biaya hidup dan harga kebutuhan pokok yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga: Jadi Incaran! 6 Pekerjaan dengan Gaji Tinggi untuk Wanita

Rumus Perhitungan dalam Proses Menaikkan Gaji Karyawan

Untuk bisa menghitung kenaikan gaji atau upah secara berkala para karyawan, terdapat rumus perhitungan yang bisa kamu terapkan. Rumus tersebut antara lain yaitu.

Kenaikan Gaji Berkala = Upah Sebelumnya x Persentase Kenaikan Upah

Berdasarkan rumus tersebut, kamu bisa mengetahui kenaikan gaji berapa persen dari gaji karyawan sebelumnya. Persentase kenaikan dari gaji ini dapat berbeda-beda dari masing-masing perusahaan sesuai dengan kemampuan finansial yang dimilikinya.

Selain rumus umum tersebut, rumus kenaikan upah juga bisa divariasikan dengan adanya penambahan bonus. Namun, tetap berdasarkan hasil capaian kinerja dari masing-masing karyawan hingga pengurangan akibat potongan gaji berdasarkan kedisiplinan karyawan.

Demikian pembahasan terkait cara menghitung kenaikan gaji untuk para karyawan. Apabila kamu tertarik untuk mendapatkan penghasilan lebih, kamu bisa memanfaatkan kenaikan dari gajimu tersebut untuk mencoba berinvestasi. 

Contohnya dengan berinvestasi di Amartha microfinance marketplace yang sudah terdaftar OJK. Dengan menjadi lender di Amartha, kamu bisa dapat imbal hasil hingga 15% flat per tahun, lho! Download aplikasi Amartha di smartphone kamu sekarang dan mulai mendanai, yuk!

Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here