Begini Cara Membuat CV ATS Friendly yang Disukai HRD!

0
283
ilustrasi cv ats
Ilustrasi seseorang membuat CV ATS. Photos by luis_molinero (Freepik)

Apakah CV ATS Friendly Itu?

Di awal tahun 2020, ketika pandemi mulai melanda Indonesia dan negara-negara lain di dunia, banyak karyawan yang harus kehilangan pekerjaan karena adanya pemutusan kerja secara besar-besaran. Untuk itulah, persaingan memperoleh pekerjaan baru pun semakin ketat. 

Agar kamu lolos proses screening di awal dan HRD ingin mengenalmu lebih jauh dalam tahap selanjutnya, pastikan kamu mengikuti tips membuat CV ATS yang Friendly

CV ATS adalah CV yang sudah kamu buat dan bisa terbaca oleh sistem dengan begitu mudah. Sehingga peluang untuk bisa lolos ke tahap selanjutnya akan semakin besar.  Sebab, dalam prosesnya, akan ada puluhan, ratusan, atau bahkan ribuan CV pelamar yang akan dipindai oleh sistem. 

Dalam prosesnya, sistem akan memindai konten resume dalam database memakai algoritma untuk mencari kata kunci tertentu, misal product manager. Kata kunci bisa berupa posisi yang akan diisi, kemampuan yang harus dimiliki, pendidikan, pengalaman kerja sebelumnya hingga identitas perusahaan sebelumnya. 

Dari filter yang ATS tersebut, akan tampil nama-nama pelamar yang memiliki kualifikasi sesuai persyaratan. Perusahaan pun akan lebih hemat waktu, tenaga, dan tentunya data lebih terstruktur dan terpusat. Proses perekrutan bisa lebih cepat dan dapat memperoleh data banyak pelamar. 

Baca Juga: 5 Tips CV untuk Fresh Graduate!
Sumber Foto: Pexels

Tips Membuat CV ATS Friendly Agar Lolos Screening

Ikuti empat langkah berikut untuk membuat CV ATS Friendly yang nantinya akan disukai oleh HRD:

1. Pilih CV ATS template resume yang mudah dibaca

Font dan elemen desain yang mewah dapat membingungkan ATS, yang akhirnya dapat membuat resume yang sudah kamu kirimkan akan masuk ke dalam tumpukan yang salah. 

Untuk itu, kamu harus membuat resume yang efisien dan ramah ATS, berfokus pada pengalaman dan keterampilan yang dimiliki. Sebisa mungkin hindari penggunaan bagan, simbol rumit, atau grafik agar dapat terbaca oleh sistem. 

Bila bingung, kamu bisa menggunakan CV ATS template yang dapat ditemukan dengan mudah di internet sebagai referensi. 

2. Pilih posisi yang sesuai dengan yang diinginkan

ATS mendapatkan reputasi buruk sebagai “robot” yang berdiri di antara kamu dan calon pekerjaan baru. Sistem juga hanya akan memperoleh lamaran yang sesuai kualifikasi yang sudah ditentukan. 

Oleh karena itu, pastikan kamu hanya melamar pekerjaan yang sesuai kualifikasi yang disyaratkan. Misal, syaratnya hanya untuk jurusan design creative dengan masa pengalaman 2 – 3 tahun. 

Bila kamu bukan dari jurusan design creative dan belum memiliki banyak pengalaman, sebaiknya segera urungkan untuk melanjutkan melamar jika perusahaan tersebut menggunakan metode ATS. Sebab CV ATS kamu akan langsung tersingkirkan. 

3. Sesuaikan resume untuk setiap perusahaan yang akan dilamar

Agar CV yang dikirim bisa lolos melalui pemindaian ATS, kamu bisa menyediakan beberapa resume yang nantinya dapat disesuaikan dengan perusahaan yang akan dilamar. 

Ketika membuatnya, kamu harus memperhatikan posisi yang akan dilamar, fokus kata kunci yang telah disebutkan pada iklan lowongan pekerjaan, dan memakai format tulisan atau grafik yang mudah dibaca oleh robot. 

Dengan begitu, CV untuk tiap perusahaan pun akan berbeda-beda. Hal ini akan menyesuaikan dengan posisi yang diincar dan kualifikasi yang harus dipenuhi. 

Ketika kamu sudah berhasil membuat CV ATS Friendly untuk bisa maju ke tahap selanjutnya. Begitu berhasil mendapatkan pekerjaan, sisihkan untuk menyiapkan dana darurat atau kebutuhan lainnya. Mulai siapkan dengan investasi aman di P2P Lending Amartha.

Ada keuntungan bagi hasil hingga 15% flat per tahun yang bisa kamu dapatkan, lho. Tak perlu khawatir karena Amartha sudah berizin OJK. Daftar sekarang dan ayo modalin!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here