Home Perempuan Tangguh ♀ Bangun Kesejahteraan di Desa, Ini 4 Hal yang Dilakukan Amartha

Bangun Kesejahteraan di Desa, Ini 4 Hal yang Dilakukan Amartha

Amartha sebagai fintech peer to peer lending tidak hanya memberikan pendanaan tetapi juga kesejahteraan kepada pelaku usaha mikro perempuan. Dampak yang diberikan Amartha berhasil mengurangi penduduk miskin di Indonesia dalam dua tahun terakhir. Menurut data Sustainable Accountability Report 2018,  (rata-rata) pendapatan perempuan desa mitra Amartha naik dari Rp 4,2 juta menjadi Rp 6,7 juta per bulan, atau setara naik 59 persen.

Pada Maret 2019, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Indonesia menurun dengan jumlah 25,14 juta jiwa atau 9,41 persen. Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan wisausaha merupakan fokus Pemerintah dalam pembangunan. Bahkan, pemberian kredit mikro kepada masyarakat miskin melalui peer to peer lending dapat membantunya menjadi pengusaha mandiri.

CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra menjelaskan Amartha berdiri untuk memudahkan pengusaha mikro perempuan di desa mendapatkan pendanaan. Dengan teknologi finansial, perusahaan yang berdiri pada 2010 ini berkembang pesat. Lebih dari 480 ribu pelaku usaha mikro telah bergabung bersama Amartha. Ini adalah bentuk kepedulian Amartha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di desa.

Ada empat hal yang telah dilakukan Amartha dalam membangun kesejahteraan di Indonesia seperti,

Akses Listrik

Para ibu-ibu Amartha yang menggunakan listrik dan gas terus menaik hingga 98 persen di tahun 2018. Pada 2016, ibu-ibu Amartha yang menggunakan gas sebesar 91 persen. Sementara itu, di tahun 2017, ibu-ibu Amartha menggunakan 97 persen.

Rumah

Hasil SAR 2018, 97 persen para mitra usaha Amartha telah menggunakan lantai dengan semen atau keramik. 95 persen menggunakan tembok dengan semen.

Air Bersih

Dari hasil survei Amartha, 99 persen para ibu-ibu Amartha mendapatkan akses air bersih. Namun, kualitas sanitasi dan higienis perlu diubah.

Akses Teknologi

Pada 2018, dari hasil SAR menunjukan bahwa 47 persen ibu-ibu Amartha memiliki satu ponsel (ponsel untuk sms dan telpon serta ponsel pintar untuk internet) di keluarga. 

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

5 Lapisan Mitigasi Risiko Ini Ada di Amartha

Sebelum memulai pendanaan di dunia fintech, Anda harus mengetahui risiko dan keamanan yang dilakukan perusahaan tersebut. Hal ini dilakukan agar...

Perjalanan Hidup Menjadi Single Parent

Perjalanan hidup menjadi single parent, sebagai seorang ayah dari seorang putri, tidak pernah terpikirkan sebelumnya disaat mengikat janji dengan pasangan, selalu terucap...

Semua yang Saya Raih Ini Karena Amartha

“Tolong Amartha dijaga sebaik mungkin agar ibu-ibu lain yang belum bisa bangkit bisa terbantu.” Begitu kata Pariyah saat tim Amartha bertemu di rumahnya, desa Randusari,...