Bagaimana Proses Repayment Dari Mitra ke Saya Selama Pandemi?

|

|

|

Penyebaran Covid-19 yang cepat di Indonesia menyebabkan sejumlah wilayah melakukan PSBB hingga local lockdown. Hal ini berdampak pada aktivitas harian mitra usaha Amartha yang mengakibatkan terjadinya perlambatan pengembalian (repayment) dana para pendana.

Sebagai penghubung pendana dengan mitra, Amartha telah melakukan berbagai upaya perihal penagihan seperti sistem titip bayar, pertemuan kelompok kecil, dan door to door. Kebijakan ini dilakukan guna repayment terus berjalan meskipun tidak penuh 100%.

Baca Juga:
Mengapa Proses Klaim Asuransi Saya Memakan Waktu?
Ibu Rini, Mitra Amartha Yang Jago Ambil Peluang Saat Pandemi

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi di lapangan hingga proses repayment tidak bisa penuh 100%?

  • Daerah Terdampak Covid-19 atau Kawasan Zona Merah

Beberapa daerah tempat mitra tinggal sudah masuk kawasan zona merah sehingga pemerintah setempat menerapkan local lockdown dengan ketat. Larangan total pertemuan kelompok mengakibatkan pertemuan antara petugas lapangan Amartha dengan mitra usaha tidak bisa dilakukan seperti kondisi normal dan tidak mungkin melakukan penagihan,

  • Daerah Tidak Terdampak Langsung Covid-19

Bagi beberapa daerah yang tidak terdampak langsung Covid-19, Amartha memberlakukan penyesuaian cara kerja. Penagihan tetap dilakukan meskipun lebih perlahan. Penyesuaian ini tetap memperhatikan keselamatan petugas lapangan dan mitra usaha seperti sistem titip bayar melalui ketua majelis dan door to door.

  • Operasional Bank

Dana yang telah dikumpulkan oleh tim lapangan Amartha kemudian mengalami keterlambatan update di akun pendana karena menyesuaikan dengan jam operasional bank. Beberapa bank di Kecamatan menerapkan jam buka yang terbatas hingga penutupan operasional selama beberapa waktu. 

  • Halangan Lain

Minimnya akses di pedesaan saat pandemi ini membuat sejumlah mitra usaha mengalami kemunduran atau gulung tikar. Hal ini mengganggu psikologis mitra sehingga membutuhkan waktu untuk bangkit kembali.

Kondisi yang demikian membuat Amartha merekomendasikan untuk memperpanjang masa tenor kepada mitra usaha yang terdampak Covid-19. Hal ini senada dengan arahan dari OJK dan AFPI untuk membantu meringankan usaha mikro dan UKM selama pandemi. Diharapkan keadaan kembali membaik sehingga mitra usaha dapat beraktivitas normal dan proses repayment bisa kembali penuh 100%.

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Eri Tri Angginihttp://museumberjalan.id
Lulusan Ilmu Sejarah yang nyasar ke financial services. Kindly check museumberjalan.id untuk dapatkan informasi seputar sejarah & sosial budaya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Ini Daftar Negara Termiskin di Dunia, Ada Indonesia Gak Ya?

Setiap negara di dunia diklasifikasikan menjadi 3, yaitu negara miskin, berkembang, dan maju. Dalam klasifikasi ini setiap organisasi dunia memiliki indikatornya...

Butuh Dana Cepat? Ini Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba

Perlu modal besar untuk buka usaha? Pinjam ditempat lain tapi takut riba? Kamu tidak usah khawatir, pasti saja ada solusinya. Kini ada...

Moms, Ini Lho Perkiraan Biaya Imunisasi Si Kecil

Buat bayi, imunisasi adalah hal yang sangat penting didapat mengingat daya tahan tubuhnya masih sangatlah lemah. Sebagai informasi, imunisasi merupakan cara meningkatkan...