Bagaimana Cara Kerja Crowdfunding? Berikut Penjelasannya

0
650
Crowdfunding urun dana
Sumber Foto: Pexels

Ide-ide kreatif dan inovatif terus bermunculan di dalam bidang usaha. Sebut saja salah satunya crowdfunding atau urun dana. Inovasi urun dana semakin populer sejalan dengan perkembangan dunia digital marketing saat ini.

Crowdfunding Indonesia sudah mampu memberikan alternatif pembiayaan modal usaha yang lebih mudah. Bagi kamu yang belum tahu tentang istilah tersebut, tidak perlu khawatir. Karena Money+ coba jelaskan secara detail.

Apa Itu Urun Dana?

Sederhananya, urun dana merupakan suatu proyek atau bisnis. Mekanismenya yaitu melalui pengumpulan dana. Proses pengumpulan dananya mirip seperti gotong royong.

Contoh crowdfunding seperti saat kita ingin memberi kado kepada teman. Agar kadonya lebih istimewa dan bernilai, maka kita bisa melakukan iuran bersama teman-teman untuk membeli kado tersebut.

Proses urun dana ini biasanya dilakukan di internet agar cepat mengumpulkan dananya. Bahkan saat ini sudah tersedia beberapa aplikasi crowdfunding untuk mendapatkan iuran tersebut.

Baca Juga: Platform Crowdfunding Ini Dorong Ekonomi Perempuan Indonesia

Bagaimana Cara Kerja Crowdfunding?

Pada dasarnya, cara kerja urun dana ini tergolong cukup mudah dipahami. Pilar utama dari proses urun dana ini yaitu website atau platform dan pemilik modal.

Usaha yang ingin dijalankan kemudian didaftarkan pada platform urun dana terlebih dahulu. Nah, selanjutnya jika ada yang tertarik dengan usaha tersebut, kemudian setuju dengan syarat dan ketentuannya, maka mereka akan menanamkan modal.

Setelah dana terkumpul, maka tunggulah beberapa hari sampai kerjasama terjalin dan diproses. Setelah itu, dana yang terkumpul akan dikirim kepada pelaku usaha.

Setelah urun dana diproses, maka pelaku usaha bisa mulai mengembangkan usaha yang dia inginkan.

Tips Mendapatkan Urun Dana yang Optimal

Sistem kerja urun dana ini tidaklah rumit. Meski begitu, kamu tidak boleh sembarangan saat mendaftarkan usaha yang akan dijalankan. Berikut tips mendapatkan urun dana yang optimal untuk sebuah usaha.

1.   Buatlah Proposal Kerja yang Menarik Perhatian

Untuk menarik perhatian para investor, maka buatlah proposal usaha yang menarik. Pastikan juga mengisi informasi perusahaan secara detail. Selain itu, tulis juga mengenai prospek bisnis di masa yang akan datang.

Baca Juga: Apa Itu Business Plan dan Manfaatnya Bagi Bisnis Kamu?

2.   Mendaftarkan ke Platform Urun Dana

Silahkan cari platform yang kredibel. Kemudian daftarkan usaha di platform tersebut. Pastikan juga bahwa platform tersebut memiliki banyak penanam modal agar mudah mendapatkannya.

3.   Upload dan Pantau

Jika sudah mendapatkan platform yang tepat, silahkan upload proposal usaha. Kemudian menunggu penanam modal yang tertarik dengan usaha yang akan kamu kembangkan.

Jangan lupa juga untuk terus memantau proposal usaha. Jika ada investor yang bertanya tentang usaha, jawablah secara singkat, padat, dan jelas. Pastikan juga tidak melebih-lebihkan keadaan bisnis yang sedang berjalan.

Keuntungan Urun Dana bagi Pelaku Usaha

Inovasi di dalam bidang bisnis ini punya banyak sekali kelebihan yang menguntungkan. Berikut kami jelaskan apa saja keuntungan-keuntungannya.

1.   Proses Pengajuan Mudah dan Cepat

Mendapatkan dana dari para investor kini bisa dilakukan secara online. Cara ini tentu akan memudahkan kamu saat mencari dana dari para penanam modal.

2.   Menawarkan Imbal Hasil yang Kompetitif

Dibandingkan dengan lembaga keuangan pada umumnya, urun dana menawarkan imbal hasil yang kompetitif. Inilah yang menjadikan sistem urun dana banyak peminatnya.

3.   Aman dan Terpercaya

Sistem urun dana ini tergolong aman dan terpercaya. Bahkan tidak memerlukan uang muka maupun jaminan. Sistem keamanannya pun bahkan sudah dijamin oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk mendaftarkan usaha di crowdfunding? Jika tertarik, yuk, langsung cari platform yang kredibel sekarang juga, salah satunya di Amartha!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here