Awas Bahaya Pinjol ! Ini Tips Menghindari Pinjol Ilegal

0
80
Ilustrasi bahaya pinjol. sumber: www.pexels.com
Ilustrasi bahaya pinjol. sumber: www.pexels.com

Bermula dari tawaran investasi di bisnis toko online, ratusan mahasiswa IPB malah terjebak dalam bahaya pinjol. Awalnya oknum mengajak teman-teman kampusnya untuk berinvestasi dengan komisi keuntungan sampai 10 persen. 

Jika belum ada dana yang cukup, pelaku menyarankan calon investornya untuk meminjam ke pinjol yang dipilih oleh si pelakunya sendiri. Uang pinjaman itu digunakan mahasiswa untuk membeli barang di toko online si pelaku.

Malang tak dapat ditolak, untuk tak dapat diraih, pelaku malah membawa kabur semua uangnya. Barang yang ditawarkan ternyata tidak ada dan skema investasi adalah penipuan. Akhirnya para korban yang masih mahasiswa ini malah terjerat utang dengan kisaran Rp 3  juta – Rp 13 juta. 

Dari kasus yang sedang ramai ini, dapat dilihat bahwa masih banyak sebagaian dari kita yang tergiur akan kemudahan dalam mendapatkan keuntungan sehingga menyebabkan gelap mata. Literasi mengenai bahaya pinjol ilegal nampaknya harus lebih ditekankan kembali karena nyatanya pinjol ilegal masih bersliweran di sekitar masyarakat.

Lalu, bagaimana ya tip menghindari pinjol ilegal ini?

Tips Menghindari Pinjol Ilegal

Akses pinjaman modal saat ini memang semakin mudah dengan kehadiran fintech. Masyarakat bisa mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan non perbankan. Namun jika ingin mengambil pinjaman online, kamu harus hati-hati.

Karena tidak semua pinjol aman. Bahkan banyak ditemukan pinjol yang tujuannya adalah mengambil keuntungan dan tidak terdaftar. Berikut ini tips menghindari pinjol ilegal:

Cek Izin Perusahaan

Pertama cek izin dari penyedia layanan kredit online. Dengan cara mencari tahu apakah pinjol tersebut sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau tidak. Kamu bisa melihatnya di website resmi OJK atau menghubungi nomor call center dan kontak lainnya yang tersedia. 

Pilih Aplikasi Resmi

Penyedia dana pinjaman yang legal, mempunyai aplikasi resmi yang bisa ditemukan di Play Store dan App Store. Jika kamu diminta mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak resmi atau situs tidak jelas, maka jangan diikuti. Karena nantinya data pribadi milikmu malah diambil dan disalahgunakan. 

Baca Juga: Deretan Daftar Pinjol Legal OJK 2022. Penting!

Jangan Mudah Tertarik

Cara agar tidak masuk ke dalam bahaya pinjol yaitu jangan mudah tertarik dengan tawaran produk pinjaman. Kamu pasti pernah menerima pesan atau SMS yang menawarkan pinjaman kemudian memintamu untuk meng-klik tautan yang mereka lampirkan. 

Jangan sembarangan mengklik tautan yang dikirim lewat pesan singkat. Karena kebanyakan pinjol ilegal melakukan metode yang sama lewat SMS. Sebab sasaran mereka adalah orang-orang yang belum melek dengan teknologi, agar tidak mudah curiga. Jika mendapatkan tawaran kredit via SMS, sebaiknya pesan tersebut langsung dihapus

Selain berhati-hati dengan pesan singkat yang masuk, kamu juga jangan mudah percaya dengan tawaran langsung dari orang lain. Seperti kasus mahasiswa-mahasiswa IPB. Karena yang menawarkan masih satu kampus atau satu jurusan akhirnya mereka percaya. Ditambah komisi yang terdengar menjanjikan hingga membuat para korban mengikuti semua arahan pelaku. Jadi kamu tetap harus waspada, sekalipun yang memberikan tawaran kredit  adalah orang yang dikenal.

Cek Bunga Pinjaman

Sebelum memutuskan mengambil pinjaman online, cek dulu besaran bunganya. Apakah masih dalam batasan wajar, dari segi persentase dan masa cicilan yang ditetapkan. Pertimbangkan juga kemampuan kamu untuk membayar angsuran setiap bulannya bagaimana.

Menjaga Data Pribadi

Terakhir, cara agar bisa keluar dari bahaya pinjol yaitu dengan menjaga data pribadi. Pastikan dokumen penting seperti e-KTP, KK dan identitas diri lainnya tidak tersebar di internet. Kemudian jangan klik tautan yang dikirim lewat aplikasi pesan

Selain itu jangan mudah mengklik tombol allow di web browser mu saat membuka situs apapun. Karena kalau ditekan, oknum tidak bertanggung jawab bisa mengakses semua data di smartphone kamu.

Bahaya pinjol ini harus diwaspadai dan kamu harus lebih berhati-hati. Pasalnya, peluang terjerat pinjol bisa mengenai siapa saja. Lebih teliti dan kritis setiap kali ada penawaran dari orang lain baik itu produk dana pinjaman maupun investasi. 

Sebaiknya, jika ingin melakukan investasi pilihlah lembaga yang memang sudah dikenal publik, punya rekam jejak yang baik dan tentunya sudah memiliki ijin dari OJK. Salah satunya adalah microfinance marketplace, Amartha.  

Di Amartha, dana yang diinvestasikan akan disalurkan untuk pengembangan bisnis UMKM di lebih dari 35.000 desa. Cuma dengan mulai modalin Rp100.000 aja, kamu bisa raih pendapatan pasif mingguan dan dapatkan imbal hasil hingga 15% flat per tahun!

Yuk, langsung download aplikasinya di handphone kamu dan mulai mendanai di Amartha!

Download aplikasi Amartha di Android

Download aplikasi Amartha di iOS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here