Aplikasi Investasi Crowdfunding Mulai Dari 100 Ribu

0
632

Dunia investasi berkembang luas di Indonesia. Jika dulu yang paling dikenal hanya menabung dan deposito, sekarang sudah ada banyak sekali instrumen investasi bermunculan, salah satunya adalah crowdfunding.

Memahami Investasi Skema Crowdfunding

Istilah crowdfunding adalah meminta bantuan dari kerumunan orang (crowd) untuk melakukan pendanaan atau donasi sejumlah uang untuk kebutuhan tertentu (proyek profit atau non profit), bisa dengan imbalan (rewards) atau tanpa imbalan tertentu. Umumnya crowdfunding dilakukan secara online.

Sebenarnya, konsep crowdfunding sudah ada sejak tahun 1700-an. Kala itu, konsep crowdfunding tercatat telah diterapkan oleh penulis Jonathan Swift. Ia memberikan pinjaman kepada keluarga miskin di pedesaan Irlandia agar mereka bisa membuat usaha kecil tanpa melakukan pinjaman dana.

Menurut Bill Clark dalam buku The History & Evolution of Crowdfunding, crowdfunding sebenarnya tidak murni seratus persen berasal dari pengembangan penggalangan dana, tetapi merupakan evolusi dari pendanaan model microfinance.

Karena itu, di era digital ini, metode Crowdfunding berkembang dengan sangat cepat karena pemilik bisnis atau ide dapat dengan mudah mengumpulkan modal tanpa harus memberikan kontrol usaha kepada para investornya.

Dari sisi penggalang dana, crowdfunding merupakan solusi yang mudah dan relatif terjangkau. Jika seseorang membutuhkan modal bisnis, ia tidak lagi harus memikirkan jaminan atau keharusan membayar pinjaman dengan bunga tinggi.

Menariknya, pendanaan dalam investasi crowdfunding bisa dimulai dengan modal kecil namun tetap menawarkan keuntungan yang bersaing, misalnya investasi mulai 100 ribu Rupiah.

Sekarang sudah banyak platform yang menawarkan setoran modal yang terjangkau, sehingga menjadi skema investasi yang ideal bagi para pemula.

Aplikasi Investasi Crowdfunding Mulai 100 Ribu

uang 100 ribu
Dua tangan membentangkan uang 100 ribu

1. Amartha

Didirikan sebagai microfinance pada tahun 2010, Amartha sekarang ini menjadi aplikasi fintech P2P Lending yang berfokus pada pendanaan UMKM di pelosok daerah dan terkendala akses kredit perbankan.

Baru-baru ini, Amartha juga  meluncurkan layanan investasi dengan skema crowdfunding. Anda dapat mengunduh aplikasi investasi Amartha pada sistem operasi Android dan iOS.

Adapun, investasi dengan sistem crowdfunding di Amartha bisa dilakukan dengan nominal investasi mulai 100 ribu dan berlaku kelipatan sesuai jumlah total plafon serta tenor yang tersedia dengan penawaran bagi hasil hingga 15% flat per tahun.

2. Modalku

Modalku adalah aplikasi fintech P2P lending yang menghubungkan UMKM berpotensi dan pendana untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan membentuk dunia keuangan yang lebih inklusif.

Saat ini, Modalku juga punya layanan pendanaan berbasis crowdfunding dengan modal, terjangkau, yakni mulai dari 100 ribu Rupiah. Selain itu, Modalku menawarkan tingkat suku bunga yang kompetitif dan terjangkau antara 12 hingga 26% per tahun. Tingkat suku bunga tersebut tentu tergantung pada jenis dan nilai pinjaman yang diajukan.

3. Gandeng Tangan

Gandeng Tangan adalah aplikasi fintech yang menggunakan konsep crowdfunding, di mana dana yang disumbangkan oleh donator akan dikembalikan lagi secara berkala oleh para peminjam dengan return hingga 12% per tahun.

GandengTangan juga menyeleksi usaha yang akan didanai melalui platformnya. Untuk itu, pelaku usaha yang ingin menggunakan layanan ini perlu mengajukan proposal dan memenuhi beberapa persyaratan. Misalnya memiliki model bisnis atau alur pemasukan yang jelas, minimal sudah berjalan selama 6 bulan dan tidak dalam kondisi gulung tikar.

Well, itulah beberapa aplikasi investasi crowdfunding dengan modal awal 100 ribu. Kira-kira kamu tertarik berinvestasi ke yang mana?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here