Apa itu The Great Resignation dan Trennya di Indonesia

0
60
The Great Resignation

Negara Amerika Serikat tengah mengalami The Great Resignation selama masa pandemi Cobid-19. Lebih dari 24 juta pekerja memilih untuk Resign. Hal ini tercatat sebagai sejarah baru. Lantas, apa itu The Great Resignation?

Menurut situs Entrepreneur Asia Pacific, The Great Resignation adalah fenomena pengunduran diri masal dari sejumlah pekerja profesional. Sementara menurut Forbes, Great Resignation atau Big Quit adalah tren ekonomi dimana karyawan sukarela mengundurkan diri dari pekerjaan mereka secara massal.

Istilah The Great Resignation ini diciptakan oleh Anthony Klotz, profesor psikolog di Texas A&M University. Menurut Klotz, istilah tersebut cocok untuk menggambarkan fenomena gelombang orang yang berhenti dari pekerjaan karena pandemi virus Corona.

Klotz juga menambahkan The Great Resignation 2022 dan tahun sebelumnya ini disebabkan oleh kelelahan yang dihadapi karyawan karena tekanan pekerjaan berlebih. Lebih lanjut, Klotz mengatakan kesehatan mental menjadi alasan resign banyak karyawan di Amerika Serikat.

Baca Juga: Mau Resign? Cek Dulu Persiapan Keuanganmu 

Adakah The Great Resignation di Indonesia?

Mengutip Glints, Pengamat Ketenagakerjaan Payaman Simanjuntak mengatakan tidak ada Thr Great Resignation di Indonesia. Pasalnya, Indonesia belum memiliki jaminan yang dapat menyokong para pekerja yang mengundurkan diri.

Fakta yang terjadi justru sejumlah perusahaan terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat tidak dapat bertahan selama masa pandemi Covid-19. Menurut Kemnaker per November 2021, dilansir dari Liputan6, sebanyak 72.983 pekerja terkena PHK.

Akibatnya, kini banyak calon pekerja yang selektif dalam memilih perusahaan tempat mereka akan bekerja. Lalu, apa yang sebenarnya dibutuhkan para pekerja di tempat kerja?

1. Apresiasi atau Penghargaan

Sebagai atasan maupun tim HRD, kamu bisa menunjukkan apresiasi atau sikap menghargai kinerja pekerja dengan memberikan hadiah, bonus, atau jabatan.

2. Berikan Tanggung Jawab Baru

Melakukan aktivitas Business as Usual (BaU) secara terus-menerus tentu saja membuat pekerja merasa bosan. Berikan mereka tanggung jawab baru yang menantang kemampuan mereka.

3. Pembagian Beban Kerja Yang Jelas

Pembagian beban kerja yang jelas dan sesuai adalah hal yang diinginkan para pegawai. Pengaturan beban yang adil dapat membuat karyawan terhindar dari burn out.

4. Pelatihan atau Training

Berikan pelatihan yang sesuai dengan bidang pekerja. Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi pekerja sebagai penambahan skill, tetapi juga perusahaan. Pasalnya ilmu baru yang didapatkan oleh pekerja dapat diaplikasikan oleh perusahaan.

Itulah informasi seputar The Great Resignation dan trennya di Indonesia. Jangan lupa siapkan dana darurat sebelum kamu mengajukan resign jika sudah saatnya. Dana darurat bisa kamu kumpulkan dari keuntungan bagi hasil investasi di Amartha, lho.

Setiap mitra usaha yang kamu modalin, kamu bisa mendapatkan keuntungan sampai 15% flat per tahun. Cukup menggiurkan, bukan? Yuk investasi di Amartha!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here