Apa Itu P2P Lending? Yuk Danai di Amartha!

0
215

Apa itu P2P Lending? Belakangan ini, industri finansial tentu tidak akan terlepas dari perkembangan salah satu instrumen pengembangan dana yang sedang populer saat ini yaitu Peer to Peer (P2P) Lending.

Pendanaan lewat skema P2P Lending memang sangat diminati dalam beberapa  tahun ini, terutama untuk kalangan milenial yang sudah mulai sadar dengan pengembangan dana untuk masa depan.

Apa Itu P2P Lending?

Untuk kamu yang belum mengetahui cara kerja P2P Lending terlebih dahulu kita akan membahas apa itu P2P Lending.

P2P Lending merupakan layanan jasa keuangan yang mempertemukan pemberi pinjaman (lender) dengan penerima pinjaman (borrower) melalui sistem elektronik secara online.

Sebagai informasi, terdapat dua pendekatan menuju konsep P2P Lending, yakni sebagai peminjam atau sebagai pendana atau investor. Layanan P2P Lending ini berbasis teknologi informasi, jadi peminjam dan pemberi pinjaman melakukan segala proses transaksinya berbasi teknologi informasi.

Skema pendanaan gotong royong seperti P2P Lending ini memungkinkan para peminjam yang pengajuan pinjamannya ditolak oleh bank atau institusi formal lainnya untuk mendapatkan modal alternatif dari akumulasi dana dari lender yang telah dihimpun platform P2P lending.

Ketika melakukan proses transaksi pada P2P Lending ini akan ada bunga yang diperoleh oleh lender per bulan atau per tahun. Sedangkan borrower akan dikenakan bunga setiap bulannya dari pinjaman yang diajukan itu, bunga yang diberikan juga tergantung dari kesepakatan (agunan, nilai pinjaman dan sebagainya) yang dibuat saat pengajuan pinjaman.

Platform P2P Lending Amartha

Nah, salah satu platform P2P Lending yang aman dan tepercaya adalah Amartha. Amartha adalah perusahaan pionir dalam layanan fintech P2P yang menghubungkan pendana urban dengan pengusaha mikro di pedesaan.

Hingga saat ini tercatat sudah ada lebih dari 500.000 perempuan di seluruh penjuru Indonesia telah menjadi mitra Amartha untuk diberdayakan.

1. Pendana atau Investor dalam P2P Lending

Sumber Foto: Pexels

Nah, dengan menjadi pendana bagi para perempuan pengusaha mikro mitra Amartha, kalian bisa mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun dan cash flow mingguan. Selain itu, pembayaran angsurannya juga dapat diambil kapan saja.

Karena Amartha merupakan P2P Lending yang telah berizin usaha dan diawasi oleh OJK sehingga sangat aman. Amartha juga menggunakan sistem pengelolaan risiko terintegrasi di lapangan, teknologi, dan jaminan pendanaan dengan asuransi.

Manfaat lainnya? Dana milikmu akan punya dampak dan manfaat sosial karena Amartha bertekad menciptakan kesejahteraan yang merata di Indonesia. Dana milikmu pun akan disalurkan kepada para Perempuan Tangguh, pengusaha mikro mitra Amartha di pelosok pedesaan.

2. Peminjam atau Borrowers dalam P2P Lending

mitra usaha Amartha di Palembang

Penerima pinjaman Amartha biasanya akan dibentuk secara berkelompok, 15-20 orang dengan domisili berdekatan dibentuk sebagai sebuah kelompok yang masing-masing wajib mengikuti pelatihan untuk membangun komitmen tanggung renteng jika salah satu anggota mengalami kesulitan pembayaran.

Baca Juga: Mengenal Tanggung Renteng di Amartha

Setelah itu, pengajuan pendanaan didasari rencana usaha serta profil calon penerima pinjaman dan dievaluasi berdasarkan sistem skor kredit. Pengajuan pendanaan akan ditampilkan dalam marketplace setelah disetujui dan akan difasilitasi Amartha setelah terdanai.

Selama masa peminjaman, penerima pinjaman diwajibkan mengikuti pertemuan kelompok mingguan yang difasilitasi Amartha dengan materi seperti pengelolaan keuangan, kedisiplinan, serta cara-cara memajukan usaha

Nah, mudah dan gampang kan jika menggunakan Amartha. Yuk daftar jadi pendana Amartha sekarang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here