Home Tech & Bisnis Apa Itu NFT? Bagaimana Cara Kerja NFT?

Apa Itu NFT? Bagaimana Cara Kerja NFT?

0
7230
Sumber Foto: Bitcoin

NFT atau Non Fungible Token adalah salah satu aset digital yang tengah naik daun. Aset ini banyak dipakai oleh para seniman atau content creator untuk menjual karya-karya mereka. 

Mengutip Kompas, data DappRadar menyebutkan bahwa penjualan NFT menembus angka tertinggi, yaitu 10,7 Miliar dolar AS atau sekitar Rp 152 Triliun pada kuartal 3 tahun 2021. Nilai ini meningkat delapan kali lipat dibandingkan kuartal sebelumnya. 

Sebenarnya, apa itu NFT? Bagaimana cara kerja NFT? Dan apa kelebihan dan kekurangan NFT? 

Apa itu NFT? 

Menurut Forbes, NFT adalah aset digital yang menggambarkan objek asli seperti karya seni, musik, atau item yang terdapat pada video dan game. 

Sederhananya, NFT mengubah karya seni digital dan jenis barang koleksi lainnya menjadi satu-satunya sehingga karya tersebut bisa diverifikasi keasliannya dan mudah diperdagangkan melalui blockchain. 

Untuk kamu yang belum tahu, blockchain adalah salah satu cara menyimpan data secara digital yang saling terkoneksi antara satu perangkat dengan perangkat lainnya. 

NFT tidak dapat digandakan atau diganti sehingga hal yang bisa kamu lakukan adalah menjual atau membelinya. Kepemilikan aset nantinya dapat diklaim dari token digital yang kamu miliki.

Baca Juga: Sedang Populer, Ini Kata OJK Tentang Investasi Aset Kripto

Bagaimana cara kerja NFT?

Cara kerja NFT adalah seperti kita melakukan transaksi pada umumnya, hanya saja melalui platform digital atau marketplace-marketplace yang tersedia. NFT sekarang banyak dipasarkan di pasar digital seperti CryptoPunks, OpenSea, dan Rarible. Adapun mata uang yang digunakan dalam bentuk dollar dan ETH atau ethereum. 

Apa saja produk yang dapat diperjualbelikan di NFT? Objek digital yang bisa diperjualbelikan berupa karya seni, GIF, video atau potongan video kejadian dari peristiwa olahraga, avatar virtual atau persona dalam video game, musik, hingga tweet. 

Pendiri Twitter, Jack Dorsey, sempat menjual tweet pertamanya sebagai NFT seharga 2,9 juta dollar AS. 

Kelebihan dan Kekurangan NFT

Nah apabila kamu tertarik dengan NFT, sebelum menceburkan diri, ada baiknya kamu mengetahui kekurangan dan kelebihan dari NFT ini. Berikut penjelasannya:

Kelebihan NFT

  1. NFT unik dan dapat dikoleksi. Karena objek digital hanya ada satu-satunya, maka kamu bisa mengoleksi sejumlah aset digital sesuai keinginan dan keuanganmu.
  2. NFT tidak dapat dihapus, dihancurkan, atau direkayasa
  3. Kelangkaan yang dapat berpengaruh pada naiknya nilai objek digital
  4. NFT dapat dipercaya karena penggunaan token tidak dapat ditukarkan
  5. Adanya smart contract

Kekurangan NFT

  1. Tidak dapat dibagi menjadi nilai yang lebih kecil sehingga kamu harus membayar penuh
  2. NFT dapat dicuri. Apabila marketplace tempat kamu membeli tutup, tidak ada jaminan kalau aset yang kamu miliki aman karena bentuk aset dari NFT adalah aset digital.
  3. NFT belum diatur dan tidak ramah pengguna
  4. NFT termasuk ke dalam kategori pasar spekulatif.

ITulah beberapa informasi mengenai NFT yang dapat kamu pelajari dan pertimbangkan. Apabila kamu belum siap untuk terjun ke investasi aset digital seperti NFT, kamu bisa mulai terjun ke investasi yang aman untuk pemula. Salah satu instrumen investasi yang cocok untuk pemula adalah situs investasi Amartha.

Amartha adalah P2P Lending yang menghubungkan pendana kepada peminjam, khususnya perempuan pengusaha mikro di pedesaan. Dengan mendanai di Amartha, kamu bisa mendapatkan bagi hasil hingga 15% flat per tahun lho. Yuk daftar sekarang! 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here