Apa itu Modal Kerja? Pengertian, Jenis, dan Perhitungannya

0
103
sumber: www.freepik.com
sumber: www.freepik.com

Apa itu modal kerja? Modal kerja atau working capital merupakan modal bersih yang digunakan perusahaan untuk membiayai kegiatan perusahaan sehari-hari. Modal kerja muasalnya dari perhitungan selisih di antara aktiva lancar dan hutang lancar. 

Perlu sekali jika ingin memulai usaha untuk memahami konsep model kerja agar bisnis yang tengah dirintis dapat berjalan dengan lancar. 

Pengertian Apa itu Modal Kerja

Jika masih merasa rancu antara modal kerja dan modal usaha, berikut sedikit penjelasannya. Modal usaha dipakai di awal memulai usaha dan kemudian diperuntukkan mencari keuntungan. Sementara pengertian modal kerja lebih berfungsi sebagai dana bagi operasional usaha sehari-harinya. 

Jadi, jangan sampai suatu usaha terkendala karena kekurangan modal kerja. Jadi sifatnya modal kerja ini untuk tujuan jangka pendek. 

Jenis Modal Kerja

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, berikut ini merupakan jenis-jenis modal kerja yang perlu kamu ketahui.

Permanent Working Capital

Modal kerja jenis ini bersifat berkelanjutan atau terus menerus, sebab dibutuhkan untuk kelancaran operasional suatu perusahaan. Masih dibagi kembali menjadi dua: primary working capital untuk menjamin lancarnya suatu perusahaan. Sementara normal working capital ini persentase keseluruhan dari jumlah modal kerja untuk pengembangan perusahaan.

Variable Working Capital

Jenis modal kerja berikutnya ialah modal kerja variabel, jumlahnya sendiri tak menentu akan sering berubah tergantung dengan pola produksi di perusahaan. Variabel working capital pun masih dibagi lagi menjadi 3 golongan, diantaranya: seasonal working capital yang perubahannya tergantung pada fluktuasi musim. 

Kemudian, cyclical working capital dengan perubahan yang ditentukan oleh fluktuasi konjungtur. Terakhir, emergency working capital yang biasanya tergantung pada kondisi darurat yang tak bisa diprediksi.

Baca Juga: 7 Sumber Modal Usaha untuk Memulai Bisnis

Cara Perhitungan Modal Kerja

Kamu kini telah mengetahui apa itu modal kerja.Untuk dapat menghitung modal kerja suatu usaha, harus memperhatikan beberapa tahapan perhitungan seperti hitungan aktiva lancar, hutang lancar dan kemudian modal kerja bersih. 

Perhitungan modal kerja sangat diperlukan sebagai referensi strategi pemasaran, keputusan jumlah produksi, sampai keputusan harga jual. Semuanya dapat dianalisa dengan mengetahui siklus kewajiban, siklus produksi serta siklus piutang. Melansir dari Katadata, berikut ialah beberapa rinciannya.

Siklus Kewajiban

Hal ini berkaitan dengan keluar masuknya dana untuk kebutuhan wajib operasional perusahaan. Contoh untuk pemasukan adalah jumlah produk yang terjual setiap harinya. 

Sementara contoh modal kerja untuk keluaran ialah bayar sewa toko, listrik, atau tagihan lainnya yang sifatnya wajib dan menyokong jalannya operasional perusahaan. Siklus kewajiban ini harus terdata dengan sedetail mungkin.

Siklus Produksi

Siklus yang ini berhubungan dengan kegiatan produksi yang dilakukan perusahaan. Mencakup dan yang dikeluarkan untuk setiap keperluan produksi. Dari bahan-bahan sampai pembuatan, bahkan hingga produk diterima oleh pelanggan. Modal kerja yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan dana akan kegiatan ini.

Siklus Piutang

Tak bisa dipungkiri bahwa usaha seringkali tak berjalan mulus, sehingga beberapa usaha kadang menggunakan sistem piutang terhadap konsumen. Untuk hal ini perlu dipastikan kapan termin pembayaran dan estimasi pelunasan. 

Sebab dana ini juga akan mengalami perputaran sebagai sumber modal kerja. Keterlambatan yang terjadi, akan sedikit banyak mempengaruhi jumlah modal kerja perusahaan.

Inilah informasi mengenai apa itu modal kerja yang bisa diketahui sebelum memulai usaha untuk mengantisipasi masalah keuangan di kemudian hari.

Tak hanya untuk modal kerja, langkah antisipasi juga perlu dilakukan untuk menyiapkan keperluan masa depan sobat martha nantinya. Salah satu caranya adalah dengan memulai investasi di Amartha microfinance marketplace. Mulai investasi dari Rp100.000 aja kamu bisa mendapatkan imbal hasil hingga 15% flat per tahunnya yang bisa digunakan sebagai passive income.

Jangan khawatir keamanannya, karena Amartha sudah berizin dan diawasi oleh OJK. Jadi, yuk mulai mendanai sekarang!

Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here