Apa itu Merdeka Finansial dan Apa Saja Contohnya?

0
1657
merdeka finansial

Tanggal 17 Agustus selalu dirayakan sebagai hari yang istimewa bagi seluruh rakyat Indonesia. Pasalnya, di tanggal 17 Agustus 1945, rakyat Indonesia terbebas dari penjajah dan berhasil merdeka. Nah, jika dibandingkan dengan masa sekarang, pertanyaan  tentang merdek dapat dikerucutkan ke berbagai bidang, termasuk sektor keuangan. Lantas, pertanyaan umum yang akan tersirat tentunya adalah “apakah kita sudah merdeka secara finansial?”

Menurut pakar keuangan asal Amerika Serikat, Robert T. Kiyosaki, merdeka finansial atau dapat juga diartikan sebagai financial freedom bukan berarti harus sangat kaya dan memiliki harta berlimpah. Merdeka finansial itu adalah kondisi bebas alias benar-benar bebas menjadi diri sendiri dan benar-benar bebas menjalankan hal-hal yang disukai.

Meski begitu, kata Kiyosaki, tidak semua orang bisa mencapai kondisi tersebut. Merdeka finansial hanya bisa dicapai oleh orang-orang yang mau belajar dan bekerja keras karena ini adalah suatu level kehidupan ketika seseorang dapat menjalani hidup tanpa perlu lagi berpikir darimana bagaimana membayar pengeluaran sehari-hari. Nah, inilah beberapa contoh kondisi yang menandakan kamu merdeka finansial!

1. Tidak Khawatir Tentang Masa Depan Anak Karena Punya Dana Pendidikan

Jika kamu telah berkeluarga dan mempunyai anak, urusan pendidikan tentunya selalu jadi nomor satu supaya anak-anak dapat memiliki masa depan yang baik.  Masalahnya, biaya pendidikan saat ini terus meningkat menjadi semakin mahal tiap waktunya. Kalau sudah begini, uang tabungan biasanya terpaksa akan dipakai untuk biaya pendidikan.

Situasi ini tentunya tidak akan dialami oleh orang yang telah merdeka secara finansial karena telah mempunyai dana pendidikan. Orang yang merdeka secara finansial biasanya sudah mempersiapkan jauh-jauh hari dana pendidikan yang kenaikannya 6-20% per tahun.

Selain itu, banyak instrumen sebenarnya yang dapat digunakan untuk mempersiapkan dana pendidikan. Dari asuransi pendidikan, tabungan pendidikan, deposito, reksa dana, ataupun saham. Kamu tinggal memilih instrument investasi mana yang kamu sukai.

2. Telah Memiliki Asuransi Kesehatan Sampai Jiwa untuk Cover Diri

Orang yang merdeka finansial biasanya telah memproteksi dir dengan berbagai asuransi, dari kesehatan hingga jiwa. Mengapa asuransi menjadi perlu dan wajib? Sebabnya, proteksi asuransi membantu untuk meminimalkan akibat yang ditimbulkan risiko yang terjadi. Tanpa proteksi asuransi, akibat dari risiko tersebut bisa berdampak besar bagi keuangan kamu nantinya.

3. Sudah Punya Danai Pensiun Memadai untuk Hari Tua

Tak sedikit yang orang yang selalu merasa khawatir bagaimana nasibnya setelah pensiun. Hal ini tentunya tidak berlaku bagi orang yang merdeka finansial karena sudah mempunyai dana pensiun memadai untuk hari tuanya.

Perlu kamu tahu, pilihan mempersiapkan dana pensiun di masa sekarang sudah tersedia cukup banyak. Mulai dari Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan yang mengambil 5,7% dari penghasilan sampai Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Selain, reksa dana dengan return hingga 10% juga dapat dijadikan dana pensiun alternatif.

4. Tidak Cemas Akan Hari Esok Karena Telah Berivestasi 

Mendiamkan uang begitu saja jelas tidak menguntungkan. Apalagi, menabung uang tiap bulannya di bank sudah tentu akan terpotong biaya administrasi. Belum lagi inflasi yang lebih sering naik ketimbang turun. Nah, di sinilah investasi dapat mengamankan uang yang kamu punya tak menguap tandas tak tahu ke mana perginya.

Salah satu instumen investasi yang patut kamu coba saat ini yaitu dengan bergabung menjadi pendana di Amartha. Mengapa harus Amartha? Pasalnya, dengan menjadi pendana bagi para perempuan pengusaha mikro mitra Amartha, kamu juga akan mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun dan cash flow mingguan. Selain itu, pembayaran angsurannya bisa diambil kapan saja loh!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here