Apa dan Seberapa Pentingkah Diversifikasi Pendanaan?

“Don’t put all your eggs in one basket”. Istilah itu pasti sudah tak asing lagi di dunia penanaman modal. Jika anda mencari di laman pencari Google, anda akan menemukan beragam arti dari istilah tersebut. 

Jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia berarti jangan taruh semua telur anda di satu keranjang. Jika keranjang itu jatuh, maka semua telur akan jatuh dan pecah. Namun, jika anda memiliki lebih dari satu keranjang, maka sebagian telur yang anda taruh di keranjang lainnya akan aman. 

Nah, musibah dalam dunia pendanaan pun juga akan terjadi seperti hal tersebut. Dalam dunia pendanaan disebut, diversifikasi pendanaan. 

Diversifikasi pendanaan merupakan suatu usaha untuk mengurangi risiko pendanaan dengan tidak fokus pada satu pendanaan saja, tapi juga ke pendanaan lainnya.  Diversifikasi pendanaan juga salah satu strategi yang dilakukan oleh para pakar ekonomi untuk memaksimalkan keuntungan yang didapatkannya. Diversifikasi berguna untuk mengatur dan membantu pendanaan agar tidak terlalu berisiko dan tetap menguntungkan.

Dengan menempatkan pendanaan kamu ke berbagai tempat, maka anda bisa mendapatkan rata-rata keuntungan yang lebih besar dengan risiko yang lebih rendah. Namun anda perlu ingat bahwa diversifikasi pendanaan harus memperhatikan beberapa aspek seperti jangka waktu pendanaan (pendek, menengah, atau panjang), keterampilan mengelola aset, serta tujuan pendanaan tersebut.

Anda bisa melakukan diversifikasi dengan menaruh pendanaan ke instrumen lain seperti peer to peer lending. Jadi, penghasilan kamu enggak akan benar-benar habis dan masih memiliki cadangan di instrumen lainnya.

Salah satu perusahaan pendanaan peer to peer lending yang aman karena sudah mendapatkan izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah Amartha. Dengan mendanai di Amartha, anda bisa melakukan diversifikasi pendanaan dengan mudah, aman, dan nyaman. Amartha memberikan kemudahan untuk melakukan diversifikasi pendanaan dengan banyaknya pilihan jenis usaha mitra, keuntungan hingga 15% per tahun, dan turut memajukan usaha ibu-ibu di pelosok desa. 

Lalu, bagaimana cara melakukan diversifikasi pendanaan di Amartha? Caranya, bila anda ingin mendanai lebih dari satu mitra, pilih mitra dengan credit scoring yang beragam. Misalnya, anda mendanai Ibu Ani dengan credit scoring E, Ibu Budi dengan credit scoring A, dan Ibu Cici dengan credit scoring C. Tapi, jangan lupa gunakan juga asuransi kredit agar pendanaan anda semakin aman.

Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

FACEBOOK
FACEBOOK
LINKEDIN
%d bloggers like this: