Anyaman Rotan, Kreasi Hidup Ibu Luluk Mampu Hasilkan Jutaan

0
213

Menganyam merupakan salah satu kerajinan tangan yang masih banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia terutama di pedesaan. Pembuatan seni anyam ini merupakan kegiatan turun temurun yang saat ini juga dijadikan sebagai penggerak ekonomi Indonesia.

Bisnis kerajinan tangan ini juga dilakukan oleh Ibu Luluk sebagai mitra Amartha di Surabaya yang telah melakukan bisnis ini selama bertahun-tahun. Ibu Luluk belajar menganyam dari ibunya, serta om dan ayahnya yang juga sebagai pengrajin rotan.

Seni anyaman merupakan kegiatan tindih-menindih dan silang menyilang hingga membentuk suatu benda yang indah dan menarik. Bahan-bahan yang dipakai untuk anyaman pun cukup beragam, seperti bilah atau lembaran-lembaran yang dapat berupa bambu, daun pandan, janur, rotan, hingga kulit binatang. 

Kehidupan Setelah Bergabung di Amartha

Sebelum bergabung di Amartha, Ibu Luluk mengaku cukup kesulitan untuk memutar uang sebagai modal karena sering bercampur dengan keuntungan yang dihasilkan. Pada akhirnya, pandemi sangat mengubah hidup ibu Luluk dan empat orang karyawannya untuk lebih semangat lagi berjualan terutama melalui online yang dibantu oleh teman.

Meski baru satu tahun bergabung di Amartha, ibu Luluk mengaku bersyukur karena mendapat tambahan modal pertama sebesar empat juta yang digunakan untuk membeli bahan-bahan saat membuat anyaman. 

Hasil kerajinan anyaman rotan mitra Amartha Surabaya
Hasil kerajinan anyaman rotan mitra Amartha Surabaya

Saat pandemi, ibu Luluk tidak mendapat orderan apapun, termasuk tidak bisa kirim keluar pulau. Padahal, produksi anyaman berupa piring untuk restoran, keranjang untuk hantaran pengantin, dan lain sebagainya bisa mencapai ribuan per bulan.

Syukurlah, saat ini bisnis sudah semakin membaik. Dalam produksi skala besar, satu orang bisa membuat hingga 100 anyaman/sehari yang akan dikirim ke daerah Lombok, Bali, Tangerang dan juga Bekasi.

Dengan penghasilan satu piring rotan seharga Rp4 ribuan dan meraih omzet belasan juta per bulan, Ibu Luluk mengaku bangga bisa menghidupi keluarga, membiayai sekolah dan juga membuka lapangan pekerjaan untuk tetangga-tetangganya.

Pembuatan Anyaman Rotan

Hasil kerajinan anyaman rotan mitra Amartha Surabaya
Hasil kerajinan anyaman rotan mitra Amartha Surabaya

Proses pembuatan kerajinan anyaman rotan, tidak terlepas dari persiapan bahan baku rotan yang berkualitas. Macam kerajinan rotan sendiri ada cukup banyak, diantaranya kerajinan membuat kursi, meja, piring, tatakan gelas, tikar hingga tas. Namun, meskipun begitu proses pembuatannya hampir sama. 

Untuk lebih memahami proses pembuatan Anyaman Rotan tersebut, yuk kita simak penjelasannya:

  1. Pembuatan Kerangka, yakni pembuatan kerangka terkait model atau bentuk yang ingin dibuat dengan bahan rotan. Contohnya jika ingin membuat kursi, maka dilakukan pembuatan rangka kursi dengan menggunakan alat pembangko yang dapat membuat rotan dilekukan sesuai dengan model yang dikehendaki.
  2. Penganyaman, yakni dilakukan untuk menutupi kerangka yang sebelumnya telah dibuat. Untuk membuat kursi anyaman, biasanya digunakan bahan rotan polis, yakni rotan yang sebelumnya telah dibersihkan kulitnya.
  3. Pengecetan, selanjutnya agar anyaman rotan menjadi menarik dan indah dipandang mata maka dilakukan pewarnaan dasar dengan menggunakan kuas. Untuk jenis catnya biasanya menggunakan cat khusus rotan yang desainnya bisa disesuaikan dengan keinginan.
  4. Finishing, yakni proses akhir pada pembuatan anyaman rotan yang dilakukan agar anyaman rotan lebih bagus, indah, dan dapat digunakan. Adapun tahapan finishing seperti proses penjemuran hasil kerajinan, pengamplasan, agar bulu-bulu pada rotan dapat hilang. Kemudian diberikan pelapis akhir seperti cat transparan. Setelah itu barulah dapat di packing untuk segera dikirim kepada calon pembeli.

Berdampak Positif Dengan Melakukan Pendanaan di Amartha

Pengalaman dan pelayanan yang baik dari Amartha diakui Ibu Luluk rasakan saat bergabung untuk melakukan pinjaman modal. Beliau merasa sangat senang dengan pelayanan Amartha yang selalu sopan, ramah dan tidak ragu memberi banyak bantuan terutama dari sisi pendampingan.

Bergabung akses permodalan di Amartha juga tidak ribet karena, pinjamannya tidak memerlukan jaminan maupun potongan. Ibu Luluk juga mengucapkan banyak terima kasih kepada teman Martha yang sudah bergotong royong mendukung dalam memberikan akses dana agar ia dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih besar lagi.

Amartha merupakan microfinance marketplace fintech Indonesia yang berfokus pada pemberdayaan perempuan lewat layanan keuangan inklusif. Dengan teknologi, Amartha menghubungkan para pendana di kota besar dengan perempuan pengusaha mikro di pedesaan, untuk menyediakan akses modal usaha.

Ini saatnya kamu ikut andil dalam kemajuan usaha UMKM Indonesia dengan modalin mitra mulai dari 100 ribu aja. Sebagai pendana (lender) kamu juga bisa mendapatkan imbal hasil mencapai 15% flat per tahun!

Jangan khawatir, Amartha menerapkan prinsip bisnis yang berkelanjutan dan transparansi. Di mana setiap pendana dapat memonitor portofolio mitra secara mingguan di aplikasi Amartha. Amartha juga sudah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tahun 2019.

Download aplikasi Amartha di Android

Download aplikasi Amartha di iOS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here