Jadi Advocate G20 Empower, Amartha Komitmen Dukung Kesejahteraan Ekonomi Perempuan Indonesia

|

|

|

Sebagai salah satu perusahaan pemberdayaan perempuan di Indonesia, Amartha turut ambil bagian dalam rangkaian Konferensi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan diselenggarakan di Bali pada tahun 2022 mendatang.

Dalam rangkaian KTT tersebut, dijalankan G20 Empower yang bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan mendukung kemajuan kepemimpinan perempuan di sektor swasta. 

Aria Widyanto, Chief Risk and Sustainability Officer (CRSO) Amartha sekaligus Advocate G20 Empower mengutarakan komitmen Amartha untuk mendukung dan mendorong perempuan pengusaha Indonesia mendapatkan layanan keuangan digital dengan pelatihan dan pendampingan agar dapat hidup sejahtera.

“Komitmen Amartha adalah memastikan bahwa satu juta perempuan pengusaha mikro di Indonesia mendapatkan akses layanan keuangan digital yang affordable dan flexible di tahun 2022, dan memastikan 5 juta orang perempuan berikutnya dapat dilayani hingga tahun 2025.” kata Aria.

Sebagai informasi, Amartha merupakan perusahaan peer to peer lending yang menghubungkan dan menyalurkan pendanaan dari pendana atau investor kepada perempuan pengusaha mikro di pedesaan melalui platform secara online. Amartha tidak hanya menyalurkan pendanaan saja tetapi juga memberikan pendampingan disertai edukasi keuangan dan digital secara rutin. 

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, kata Aria, Amartha telah melakukan transformasi model bisnis keuangan mikro dan mendorong adopsi digital untuk mempercepat inklusi keuangan sehingga perempuan di pedesaan dapat membangun aset pribadi yang produktif, untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan diri serta keluarganya.

Melansir Siaran Pers Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Indonesia, penyerahan peran ketua G20 akan diserahkan Italia ke Indonesia pada 21 September 2021 mendatang. Indonesia sendiri pada G20 Empower tahun 2022 mengangkat tema Recovery Together, Recovery Stronger

G20 Empower akan menyesuaikan dengan tema Presidensi tersebut melalui tiga pilar, yaitu mempromosikan produktifitas melalui penguatan sumber daya manusia, inovasi untuk produksi dan ekonomi inklusif serta peningkatan kualitas pendidikan dan soft skill; meningkatkan ketahanan dan memastikan pertumbuhan; inklusif, berkelanjutan dan stabilitas. 

Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kemen PPPA, Vennetia R. Danes mengatakan sebagai salah satu upaya mempersiapkan penyelenggaraan G20 Empower, Kemen PPPA akan meningkatkan partisipasi aktif seluruh pihak, melalui pelibatan para pemimpin (top leaders) Perempuan Indonesia dari 34 perusahaan untuk bergabung sebagai Advocates perwakilan Indonesia pada Aliansi G20 EMPOWER.  

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Butuh Dana Cepat? Ini Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba

Perlu modal besar untuk buka usaha? Pinjam ditempat lain tapi takut riba? Kamu tidak usah khawatir, pasti saja ada solusinya. Kini ada...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

Tambah Marak, Ini Cara Laporkan Fintech Pinjaman Online Ilegal

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI), Tongam L Tobing menyatakan menghentikan 3.056 fintech pinjaman online ilegal. Hingga kini tercatat...