Amartha Dukung Gerakan Indonesia Cerdas Finansial

0
41
Amartha Dukung Gerakan Cerdas Finansial

JAKARTA- Amartha mendukung Gerakan Indonesia Cerdas Finansial (GICF) yang diselenggarakan oleh Syamsi Dhuha Foundation dan Halofina. Gerakan ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dan inklusi keuangan.

Selain itu, Amartha juga melakukan penandatanganan MOU dengan Halofina. Sebuah aplikasi baru dengan asisten virtual yang membantu pengguna merencanakan keuangan pribadinya. Saat ini, pengguna hanya dapat menggunakan halofina setelah mengakses laman situs www.halofina.com.

Co-Founder Halofina, Adjie Wicaksana mengatakan aplikasi akan memudahkan pengguna dalam merencanakan keuangan. Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat mengelola dan merencanakan keuangan dengan baik, aman dan mudah.

“Halofina ingin mengubah stigma masyarakat yang menganggap pengelolaan keuangan sebagai hal rumit menjadi sesuatu yang mudah dan menyenangkan. Dari awal perencanaan, menghitung kebutuhan investasi, memilih instrumen atau produk investasi, hingga menyediakan laporan kemajuan portofolio investasi secara real-time,” kata Adjie.

Pendiri dan CEO Amartha, Andi Taufan Garuda menyambut baik aplikasi Halofina. Dengan aplikasi ini, akan memudahkan masyarakat untuk mengelola keuangan lebih baik. Amartha pun bangga bisa ikut telibat dalam gerakan ini serta menandatangani MOU tersebut. “Ini akan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dan keuangan dengan mengunakan teknologi,” kata Andi.

Amartha Dukung Gerakan Cerdas Finansial

Sejak awal Amartha berdiri, perusahaan yang bergerak di fintech peer to peer lending  ini didirikan untuk membangun keasadaran masyarakat akan pentingnya literasi dan inklusi keuangan. Dengan menyasar pengusaha mikro di pedesaan, perusahaan yang berdiri sejak 2010 ini telah membantu memberikan edukasi tentang keuangan serta menyalurkan pendanaan kepada lebih dari 127.000 pengusaha mikro .

“Amartha memberikan kesempatan luas bagi pengusaha mikro perempuan usia produktif di desa untuk bisa menjalankan usaha dan mendapatkan akses pendanaan dan pendampingan untuk memperbaiki taraf kehidupan mereka,” terang Andi.

Amartha menghubungkan para pengusaha mikro perempuan di pedesaan yang membutuhkan dana usaha dengan pemberi dana di kota yang ingin membantu mendanai usaha mereka. “Kami mendukung ekonomi di desa selama delapan tahun. Sebelumnya, kami merupakan microfinenace yang menjelma menjadi fintech peer to peer lending pada 2016,” ucap Andi.

Amartha telah bekerja sama dengan Bank Mandiri, Bank Permata, Mandiri Tunas Finance dan beberapa Bank Perkreditan Rakyat di Indonesia. Kolaborasi fintech dengan dunia perbankan masih terus dijalankan oleh Amartha untuk membantu UMKM di Indonesia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here