Home News Amartha Dukung Gerakan Indonesia Cerdas Finansial

Amartha Dukung Gerakan Indonesia Cerdas Finansial

|

|

|

JAKARTA- Amartha mendukung Gerakan Indonesia Cerdas Finansial (GICF) yang diselenggarakan oleh Syamsi Dhuha Foundation dan Halofina. Gerakan ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dan inklusi keuangan.

Selain itu, Amartha juga melakukan penandatanganan MOU dengan Halofina. Sebuah aplikasi baru dengan asisten virtual yang membantu pengguna merencanakan keuangan pribadinya. Saat ini, pengguna hanya dapat menggunakan halofina setelah mengakses laman situs www.halofina.com.

Co-Founder Halofina, Adjie Wicaksana mengatakan aplikasi akan memudahkan pengguna dalam merencanakan keuangan. Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat mengelola dan merencanakan keuangan dengan baik, aman dan mudah.

“Halofina ingin mengubah stigma masyarakat yang menganggap pengelolaan keuangan sebagai hal rumit menjadi sesuatu yang mudah dan menyenangkan. Dari awal perencanaan, menghitung kebutuhan investasi, memilih instrumen atau produk investasi, hingga menyediakan laporan kemajuan portofolio investasi secara real-time,” kata Adjie.

Pendiri dan CEO Amartha, Andi Taufan Garuda menyambut baik aplikasi Halofina. Dengan aplikasi ini, akan memudahkan masyarakat untuk mengelola keuangan lebih baik. Amartha pun bangga bisa ikut telibat dalam gerakan ini serta menandatangani MOU tersebut. “Ini akan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dan keuangan dengan mengunakan teknologi,” kata Andi.

Amartha Dukung Gerakan Cerdas Finansial

Sejak awal Amartha berdiri, perusahaan yang bergerak di fintech peer to peer lending  ini didirikan untuk membangun keasadaran masyarakat akan pentingnya literasi dan inklusi keuangan. Dengan menyasar pengusaha mikro di pedesaan, perusahaan yang berdiri sejak 2010 ini telah membantu memberikan edukasi tentang keuangan serta menyalurkan pendanaan kepada lebih dari 127.000 pengusaha mikro .

“Amartha memberikan kesempatan luas bagi pengusaha mikro perempuan usia produktif di desa untuk bisa menjalankan usaha dan mendapatkan akses pendanaan dan pendampingan untuk memperbaiki taraf kehidupan mereka,” terang Andi.

Amartha menghubungkan para pengusaha mikro perempuan di pedesaan yang membutuhkan dana usaha dengan pemberi dana di kota yang ingin membantu mendanai usaha mereka. “Kami mendukung ekonomi di desa selama delapan tahun. Sebelumnya, kami merupakan microfinenace yang menjelma menjadi fintech peer to peer lending pada 2016,” ucap Andi.

Amartha telah bekerja sama dengan Bank Mandiri, Bank Permata, Mandiri Tunas Finance dan beberapa Bank Perkreditan Rakyat di Indonesia. Kolaborasi fintech dengan dunia perbankan masih terus dijalankan oleh Amartha untuk membantu UMKM di Indonesia.

 

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Ini Daftar Negara Termiskin di Dunia, Ada Indonesia Gak Ya?

Setiap negara di dunia diklasifikasikan menjadi 3, yaitu negara miskin, berkembang, dan maju. Dalam klasifikasi ini setiap organisasi dunia memiliki indikatornya...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

Butuh Dana Cepat? Ini Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba

Perlu modal besar untuk buka usaha? Pinjam ditempat lain tapi takut riba? Kamu tidak usah khawatir, pasti saja ada solusinya. Kini ada...