Amartha Bantu Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Dengan semakin bertumbuhnya mitra usaha yang bergabung bersama Amartha serta pendanaan yang mencapai Rp 1 triliun.

Founder dan CEO Amartha, Andi Taufan Putra optimis pertumbuhan ini akan membantu Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan Ekonomi Nasional.

“Hingga 2019, Amartha telah menyalurkan pendanaan lebih dari Rp 1 triliun kepada lebih dari 240 Ribu pengusaha UMKM di hampir seluruh Pulau Jawa dengan pelatihan dan pendampingan mitra setiap minggunya,” kata Taufan.

Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan indeks inklusi keuangan dapat ditingkatkan menjadi 75% di tahun 2019. Hal ini yang turut diutarakan oleh Presiden Jokowi agar akses layanan keuangan di masyarakat terus ditingkatkan

Mitra Usaha Amartha

Peningkatan ini diharapkan dapat dilakukan fintech lending dalam menjangkau masyarakat yang belum tersentuh perbankan. Dengan teknologi keuangan, masyarakat terutama di desa dapat maju secara ekonomi.

Sepanjang tahun 2018, Taufan menjelaskan, Amartha sebagai perusahaan fintech peer to peer (p2p) lending berhasil meningkatkan pendapatan ratusan ribu mitranya secara signifikan, dari Rp 4,2 juta menjadi Rp 6,7 juta per bulan. Kenaikan pendapatan mitra Amartha ini berhasil menurunkan angka kemiskinan sebanyak 22 persen, lebih cepat dari rata-rata penurunan tingkat kemiskinan nasional.

Kenaikan pendapatan mitra Amartha ini berhasil menurunkan angka kemiskinan sebanyak 22 persen, lebih cepat dari rata-rata penurunan tingkat kemiskinan nasional.

Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hendrikus Passagi mengungkapkan, masih sedikit UMKM yang mendapatkan kredit.“Inklusi keuangan yang sedang kita hadapi adalah 60% GDP kita berasal dari UMKM dan 95% angkatan kerja di Indonesia diserap oleh UMKM. Celakanya hanya ada 16 juta yang mendapat kredit.” katanya.

Menjawab permasalahan tersebut, Sharly Rungkat selaku Advisory Partner PwC menyatakan  fintech lending merupakan solusi alternatif para pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman modal. Menurutnya, fintech lending akan membantu pelaku UMKM untuk mendapatkan akses kredit, terutama masyarakat yang tidak mempunyai sejarah kredit di layanan keuangan.

Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

FACEBOOK
FACEBOOK
LINKEDIN
%d bloggers like this: