Alternatif Investasi Modal Kecil Untung Bersaing Untuk Pemula

0
201
Investasi Modal Kecil
Sumber Foto: Shutterstock

Banyak investor pemula menganggap investasi harus dilakukan dengan modal yang besar, padahal saat ini sudah ada banyak alternatif investasi modal kecil dan menawarkan keuntungan yang bersaing.

Tentunya meski dana awal investasi yang kamu punya tidaklah besar, ini akan tetap lebih menguntungkan bila diinvestasikan, dibanding bila hanya disimpan di tabungan.

Selain itu, investasi dengan modal kecil ini dapat dimanfaatkan investor pemula dalam mempelajari cara kerja instrumen investasi agar dapat menemukan strategi investasi yang pas.

Rekomendasi Alternatif Investasi Modal Kecil Untung Bersaing

Nah, berikut ini adalah 4 alternatif investasi modal kecil dengan untung bersaing yang direkomendasikan!

1. Reksadana

Reksadana merupakan salah satu investasi yang banyak diminati oleh banyak investor, baik yang sudah ahli maupun pemula. Soalnya, investasi reksadana dikenal dapat memberikan keuntungan yang bersaing hanya dengan modal kecil.

Perlu kamu tahu, saat berinvestasi di reksadana, dana milikmu akan dibantu pengelolaannya oleh Manajer Investasi hingga mendapatkan keuntungan menarik. Sekarang ini, juga sudah banyak terdapat marketplace keuangan yang memperjualbelikan unit penyertaan reksa dana.

Tidak hanya itu, ada beberapa perusahaan reksadana yang memberikan syarat minimum investasi dengan nominal yang rendah sekitar 100 ribu Rupiah.

2. Sukuk Ritel atau Obligasi Ritel Indonesia (ORI)

Salah satu instrumen investasi SBN Ritel yaitu ORI (Obligasi Ritel Indonesia) dan SR (Sukuk Ritel) juga bisa menjadi pilihan investasi buat kamu yang modalnya kecil.

ORI dan SR ini sifatnya dapat diperjualbelikan di pasar sekunder layaknya saham, sehingga kamu mungkin juga dapat meraup keuntungan bila menjualnya di harga yang lebih tinggi.

Sebagai imbal baliknya, mereka yang memegang ORI atau SR nanti akan mendapatkan keuntungan rutin per bulan yang akan dibayarkan oleh pemerintah.

Kamu pun juga bisa untuk memilih mendapatkan bunga rutin tiap bulannya hingga periode tertentu, dibanding harus menjualnya di pasar sekunder.

3. P2P Lending

Jenis investasi yang satu ini terbilang baru. Meski begitu, investasi P2P Lending diminati oleh masyarakat karena hanya membutuhkan modal kecil dan mampu menawarkan keuntungan yang bersaing dari instrumen investasi lainnya.

P2P Lending sendiri adalah skema pembiayaan yang mempertemukan investor alias pihak yang punya modal, dengan pihak peminjam yang sedang butuh modal.

Sebagai imbal hasilnya, pemberi pinjaman atau sang investor berhak mendapatkan bunga pinjaman. Nah, praktik ini difasilitasi sebuah lembaga keuangan yang harus mendapat persetujuan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Amartha
Alternatif Investasi P2P Lending Amartha

Nah, salah satu platform P2P Lending yang aman dan tepercaya sehingga kamu bisa gunakan untuk memulai berinvestasi adalah Amartha.

Sebagai informasi, Amartha adalah perusahaan pionir dalam layanan fintech P2P Lending yang menghubungkan pendana urban dengan perempuan pengusaha mikro di pedesaan.

Didirikan pada tahun 2010 silam sebagai microfinance, Amartha akhirnya menjadi perusahaan P2P Lending di tahun 2016. Selama 11 tahun terakhir, Amartha telah menyalurkan pendanaan sebesar 4.20 Triliun kepada lebih dari 770.000 perempuan tangguh di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Tidak hanya menyalurkan modal usaha dari investor kepada perempuan tangguh pengusaha mikro, Amartha juga memberikan pendampingan usaha, pelatihan keuangan, hingga cek kesehatan gratis.

Dengan berinvestasi di Amartha sebagai pendana, para investor juga akan mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun dan cash flow mingguan. Amartha baru saja merilis layanan investasi skema crowdfunding di mana Anda bisa melakukan transaksi investasi mulai dari 100 ribu rupiah.

Tunggu apalagi, daftar sekarang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here