A(Amartha) Morning Coffee Session: KELILING DUNIA, KANTONG TETAP CERIA #smartliving #smarttraveling

Amartha_smarttravelling 2

#smartliving #smarttraveling #smartinvestment

Kita semua suka jalan-jalan!
Dalam atau luar negeri, antar kota atau pulau,
ke mana saja, travelling is always a good idea! Selain melepas penat dari aktifitas sehari-hari,
social media kita juga semakin hitz dengan foto-foto cantik dari tempat yang kita kunjungi.

Tapi dengan semakin berkembangnya jaman, kebutuhan dan keinginan kita juga semakin banyak. Ingin travelling, tapi ingin punya tabungan juga. Ingin financially secure, tapi butuh hiburan juga nih. Bagaimana ya caranya mengatur keuangan secara pintar, sehingga kita bisa terus melakukan apa yang kita suka-seperti travelling, kini dan nanti?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Amartha mengundang dua orang inspiratif pada sesi A(Amartha) Morning Coffee di tanggal 11 Maret 2017 lalu. Pertama di Amartha, kami mengadakan sesi ngopi santai sambil berbincang dengan seorang

travel enthusiast – Febrian, pemilik blog ceritafebrian.com dan akun Instagram @_febrian, serta Financial Planner dari TMPcorp.co.id, Adhitya Satriyadi, dan acara ini terbuka untuk umum.

Sesi pertama di acara A Morning Coffee ini diisi oleh Febrian.

Host dari Program Jurnal Indonesia Kaya ini memang melakukan kegiatan jalan-jalan dengan sangat serius. Dengan pembawaannya yang humoris, Febrian menceritakan pengalamannya dalam menjelajah berbagai tempat, baik dalam maupun luar negeri.

He also shares his story on why and how to keep your passion alive. Sedangkan Adhitya, dengan pengalamannya membantu mengelola keuangan secara professional untuk berbagai klien seperti Raissa dan RAN, berbagi ilmu tentang mengatur keuangan, dengan tips-tips yang mudah dipahami namun strategis.

Ya! Karena sudah saatnya kita menjadi generasi pintar yang mampu mengatur keuangan dan passion kita. Anyway, ada tiga poin menarik di sesi A Morning Coffee untuk kamu yang ingin bisa jalan-jalan tanpa bikin kantong kering:

  1. PUT YOUR 100% EFFORT

“Kalau kamu kasih effort 100, kamu akan dapat 100. Taro effort 30, ya dapatnya 30 ” terang Febrian. Ketika Febrian memutuskan untuk serius menjadi traveller, pilihan ini memang tidak mudah untuk dijalani. Apalagi di awal langkahnya, dibutuhkan waktu untuk menumbuhkan kredibilitas dan konsistensi untuk memasarkan konten-konten travel yang dihasilkan, belum lagi bepergian waktu itu masih dengan modal dari kocek sendiri.

“Saya sempat nginep seminggu di rumah teman di Malang waktu mau explore ke sana. Tapi, kalo niat, pasti ada jalan.” Ini senada dengan tips dari Adhitya, menurutnya ada banyak jalan untuk memenuhi berbagai keinginan kita, mulai dari menyisihkan dana secara disiplin, sampai menambah penghasilan dengan memulai usaha, atau berinvestasi sejak dini.

2.PLAN ACCORDINGLY
Travelling dan pengaturan keuangan membutuhkan perencanaan dan riset. Soal travelling, Febrian bahkan sampai merencanakan partner traveling, “Karena kalau traveling sama group, ongkosnya bisa sharing, tapi kalau sendiri bisa lebih bebas mengeksplor berbagai tempat”, ujarnya. Dalam pengaturan keuangan, kita juga perlu merencanakan goal yang ingin kita capai, dari situlah kita bisa menentukan langkah tepat untuk memenuhi keinginan kita. Adhitya menambahkan, agar tidak tergoda untuk mengambil dana yang kita sisihkan, sebaiknya kita menggunakan beberapa akun bank dengan fungsi yang berbeda.

  1. ONE THING AT A TIME
    “Mau jalan-jalan ke Jepang, tapi pengen juga ke Flores, tapi budgetnya pas 8 juta, tapi tetep harus bayar cicilan juga, tapi pengen banget juga ganti gadget terbaru”.BM alias Banyak Mau adalah penyakit yang banyak menjangkit generasi kita. Adhitya menekankan, dengan resource yang kita punya apalagi jika terbatas, kita harus lebih pintar menentukan prioritas. “Bisa kok tercapai semuanya – Jepang, Flores, bayar cicilan, ganti gadget, tapi nggak bisa pada saat yang sama”, ujar Adhit.

Tentukan dulu prioritasnya, agar arah usaha kita fokus ke satu tujuan. “Harus tau diri juga, kalo uangnya gak cukup ke Jepang, ya jangan sampe maksa pake kartu kredit dan akhirnya makan mie instan habis pulang jalan-jalan”
Lagipula, jalan-jalan tidak selalu harus ke tempat yang heboh, pilihan yang dekat dan affordable juga banyak.

Kuncinya adalah menemukan hal kecil untuk diapresiasi, “Salah satu tempat favorit saya adalah Bengkulu. Di sana saya datang ke Rumah Pengasingan Soekarno. Saya duduk di teras sambil membayangkan Soekarno duduk di sini ditemani istrinya. Menyaksikan lukisan yang dibuatnya, mendengarkan cerita dari guide tentang lukisan tersebut mampu seperti membawa saya ke zaman Soekarno. Lumayan kann pengalaman jadi Soekarno sehari.

Amartha_smarttravelling 9It’s also an amazing experience!” cerita Febrian.

Nah, tiga tips di atas bisa langsung diaplikasikan dalam rencana liburan kamu berikutnya. Jika ingin berbagi rencana liburan, boleh lho tinggalkan komentar di bawah. Jangan lupa juga kunjungi blog Febrian, dan berkenalan dengan TMPcorp.co.id di web mereka.

A Morning Coffee Session akan diadakan rutin setiap bulannya. Di sini kita bisa belajar dari berbagai praktisi dan influencer yang seru dan inspirasional dengan santai sambil menikmati sarapan pagi di Amartha. Smart is always cool anyway.
Ayo jadi generasi Smart yang pintar mengelola keuangan dan mampu mencapai mimpi kita.

On the next session, kita akan menggali tips membeli property pertama dengan budget yang kamu punya. Penasaran? Leave comment below and we’ll keep you updated about the next session!

Sampai bertemu di A Morning Coffee Session edisi April 2017!

(Ika/Lydia)

Please follow and like us:
2 Comments
Leave a Reply to Juwita Mariana Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

FACEBOOK
FACEBOOK
GOOGLE
GOOGLE
https://blog.amartha.com/aamartha-morning-coffee-session-tips-rencanakan-liburan-pintar">
LINKEDIN
%d bloggers like this: