7 Persiapan Keuangan Ramadhan, Biar Tabungan Tetap Aman

0
116
persiapan keuangan ramadhan
Close up of woman hand counting money uang Indonesian rupiah and making notes, money financial management concept

Menjelang bulan yang penuh berkah tiba, membuat persiapan keuangan Ramadhan menjadi satu hal harus kamu lakukan. Pasalnya, tidak sedikit keluarga yang keuangannya berantakan karena harus memenuhi kebutuhan selama sebulan penuh. 

Hal ini berkaitan dengan pola makan dan kebiasaan-kebiasaan tertentu yang berubah ketika berpuasa. Agar ibadah puasa menjadi lancar dan berkah serta keuangan tetap terjaga, ada beberapa persiapan yang harus kamu lakukan. 

Cara Mengatur Persiapan Keuangan Ramadhan yang Tepat

Ini 7 persiapan dalam hal keuangan saat bulan Ramdhan diantaranya adalah: 

1. Buat Rencana Keuangan

Cara mengatur keuangan selama Ramadhan yang pertama adalah membuat rencana keuangan sebelum bulan yang penuh berkah tersebut dimulai. Caranya adalah dengan memisahkan dana untuk belanja kebutuhan sehari-hari dengan bijak. 

Seperti, menetapkan anggaran untuk kebutuhan masak berbuka dan sahur, menyisihkan dana untuk membayar angsuran, biaya listrik, dan kuota internet, hingga menyiapkan dana darurat. Selain itu, jangan lupa menyisihkan sebagian dana untuk bersedekah selama bulan Ramadhan. . 

2. Belanja Lebih Awal

Umumnya, harga kebutuhan pokok akan mengalami kenaikan selama bulan puasa. Untuk itu, atur keuangan saat Ramadhan dengan sebaik-baiknya agar tidak habis sebelum waktunya. 

Caranya adalah dengan berbelanja kebutuhan pokok sebelum memasuki bulan Ramadhan. Namun, tetap bersikap bijak dan tidak melakukan “panic buying” khususnya di masa pandemi seperti saat ini. 

3. Utamakan Kebutuhan

Selama bulan puasa, kamu akan melihat banyak sekali penawaran diskon besar-besaran yang menarik. Jika mudah tergiur, rencana keuangan yang telah dibuat pasti akan kacau. Untuk itu, tahan keinginan untuk belanja dan selalu utamakan kebutuhan terlebih dahulu. Dengan kata lain, hindari semua pengeluaran yang kurang penting agar terhindar dari pemborosan. 

4. Kelompokkan Pengeluaran

Persiapan keuangan Ramadhan berikutnya yang harus dilakukan adalah dengan mengelompokkan setiap pengeluaran selama sebulan penuh. Kamu harus piawai dalam memilah antara pengeluaran untuk belanja kebutuhan pokok dengan pengeluaran Hari Raya. 

Misalnya, membeli baju lebaran, kue lebaran, memberi hadiah atau THR (Tunjangan Hari Raya) kepada keluarga terdekat, hingga pengeluaran untuk transportasi mudik lebaran. Jangan lupa siapkan pula dana untuk membayar zakat fitrah untuk seluruh keluarga. 

5. Catat Pengeluaran Harian

Cara pengelolaan keuangan di bulan Ramadhan berikutnya adalah dengan mencatat semua pengeluaran harian secara terperinci. Cara yang satu ini bermanfaat agar kamu bisa memantau kemana saja uang yang dikeluarkan selama satu hari sekaligus untuk mengingatkan agar bisa lebih berhemat.

Baca Juga: Aplikasi Pendukung Untuk Sempurnakan Ibadah Ramadhan

6. Buat Daftar Menu Selama Ramadhan

Mengatur keuangan selama Ramadhan agar lebih hemat juga bisa dilakukan dengan cara membuat daftar menu makanan untuk berbuka dan sahur selama satu bulan penuh. Hindari pula terlalu sering berbuka puasa di restoran atau tempat makan lainnya. Selain lebih hemat, kamu juga tidak pusing untuk memikirkan ide menu yang akan dimasak setiap hari karena semua sudah tercatat secara terperinci. 

7. Komitmen dengan Rencana Keuangan

Cara terbaik agar dana yang kamu miliki tidak boros adalah terus berkomitmen dengan rencana keuangan yang telah ditetapkan sebelumnya. Sebab, semua persiapan tersebut akan terasa sia-sia jika kamu mengabaikan dan bahkan tidak punya komitmen untuk menjalankannya. 

Selain membuat persiapan keuangan Ramadhan, ada cara praktis yang bisa kamu lakukan agar mendapatkan pahala selama bulan puasa sekaligus memiliki tabungan masa depan yang aman. Caranya adalah dengan ikut investasi di P2P Lending Amartha.

Dengan imbal hasil 15% flat per tahun, isi tabungan akan semakin meningkat sekaligus mendapat pahala karena ikut memberdayakan perempuan CEO UMKM di pedesaan. Tunggu apalagi, yuk mulai berinvestasi di Amartha. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here