6 Tips dalam Memilih Asuransi Jiwa Terbaik

|

|

|

Banyak orang yang masih menganggap bahwa memiliki asuransi jiwa terbaik bukanlah hal penting.

Dari 10 orang di Indonesia, hanya 2-3 orang saja yang memiliki asuransi jiwa. Hal ini terjadi karena masih kurangnya literasi dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya terproteksi oleh asuransi, terutama asuransi jiwa.

Memiliki asuransi jiwa masih dianggap tidak begitu penting bagi banyak orang karena. Asuransi jiwa kerap dianggap hanya menghabiskan pendapatan bulanan.

Padahal, asuransi jenis ini bermaksud untuk menghindarkan seseorang dari kerugian finansial saat tulang punggung keluarga meninggal dunia. Dengan begitu, anggota keluarga yang ditinggalkan tetap aman secara finansial.

Baca Juga: Asuransi Jiwa: Pengertian dan Manfaatnya untuk Kita

Meski saat ini ada beragam perusahaan yang menawarkan layanan asuransi jiwa, kamu tetap harus cermat dalam memilihnya. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan dalam memilih asuransi jiwa terbaik untukmu dan keluarga!

Sumber Foto: Shutterstock

1. Pelajari Seputar Asuransi Jiwa yang Kamu Butuhkan     

Sebelum melakukan perbandingan pada beberapa asuransi jiwa terbaik yang mungkin dipilih, kamu perlu mempertimbangkan kebutuhanmu. Pilihlah produk yang benar-benar cocok kebutuhanmu, misalnya manfaat asuransi jiwa untuk jaminan penyakit kritis, biaya pendidikan anak, atau jaminan hari tua.

2. Sesuaikan Premi dengan Kemampuan Finansialmu  

Pada dasarnya, premi adalah anggaran yang harus kamu keluarkan setiap bulan untuk membayar asuransi. Pembayaran premi bisa dilakukan bulanan, tiga bulanan atau kuartalan, enam bulanan atau semesteran, atau tahunan.

Yang pasti, sesuaikan jumlah premi dengan anggaran bulananmu. Idealnya, alokasi dana untuk membayar asuransi jiwa terbaik adalah 10-20 persen dari jumlah pendapatan bulanan. Jadi, kalau pendapatan bulananmu adalah Rp 5 juta, maka kamu bisa mengambil premi maksimal Rp 500 ribu per bulan.

3. Pahami Manfaat dan Besaran Uang Pertanggungannya

Demi menganggarkan asuransi jiwa secara tepat, kamu perlu memahami manfaat produk dan besaran uang pertanggungan yang diberikan. Kedua hal ini akan berbeda besarannya antara pihak asuransi yang satu dengan yang lainnya.

Namun biasanya, semakin tinggi premi yang kamu bayarkan, maka semakin banyak pula manfaat dan uang pertanggungan yang kelak akan diterima.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu menanyakan hal ini secara mendetail kepada pihak asuransi sehingga tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.

Baca Juga: 4 Jenis Asuransi Jiwa Yang Perlu Kamu Ketahui

4. Cari Tahu Track Record Perusahaan Asuransi yang Kamu Pilih

Saat memilih perusahaan asuransi, pilihlah yang memiliki kredibilitas tinggi. Hal ini bisa kamu lihat dari track record perusahaan asuransi tersebut.

Apakah ada penghargaan tertentu yang diberikan selama beberapa tahun belakangan? Adanya penghargaan bisa menjadi indikasi kalau perusahaan asuransi jiwa tersebut memiliki track record yang bagus di mata masyarakat.

Selain itu, perusahaan asuransi jiwa terbaik di Indonesia juga diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan memiliki tingkat modal minimum berbasis risiko atau RBC (Risk Based Capital) yang sesuai ketentuan. Pilihlah perusahaan asuransi yang memiliki RBC tinggi di atas ketentuan minimal.

5. Pilih Agen Asuransi Jiwa yang Berlisensi

Perlu diingat, tidak semua agen yang menawarkan asuransi kepadamu merupakan agen resmi dari perusahaan asuransi jiwa. Ada pula agen yang hanya berlaku sebagai broker saja alias perantara.

Jadi sebelum membeli asuransi jiwa terbaik, pastikan terlebih dahulu kalau agen asuransi yang menawarkanmu adalah agen yang memiliki lisensi AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia).

Agen asuransi jiwa terbaik yang memiliki lisensi AAJI bisa bertanggungjawab membantumu ketika ada kendala administrasi atau kendala saat melakukan klaim.

6. Cek Isi Polis Secara Cermat

Terkadang saat sudah cocok dan merasa oke untuk membeli sesuatu, banyak orang sering lupa untuk memeriksa kembali barang yang akan dibel dengan cermati.

Hal ini juga berlaku saat membeli asuransi jiwa. Perilaku seperti ini sebaiknya dihindari karena asuransi memiliki masa kontrak yang tidak sebentar. Jadi selalu pelajari isi polis yang diberikan oleh agen asuransi.

Perhatikan setiap detail poin yang tertera, terutama poin tentang ketentuan klaim dari asuransi jiwa tersebut. Jika ada yang kurang dipahami, kamu sebaiknya langsung menanyakannya kepada agen asuransi yang menawarkanmu.

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Semua Orang Bisa Jadi Sultan. Investasi di Amartha Mulai dari 100 Ribu Rupiah!

Good News From Amartha!  Dalam rangka mempercepat indeks inklusi keuangan di Indonesia sekaligus menjangkau lebih banyak pendana untuk mendorong...

Profil 9 Naga Penguasa Ekonomi Indonesia

Dalam dunia perekonomian Indonesia, pasti kamu pernah mendengar istilah “9 Naga”. Istilah ini sendiri merujuk kepada tokoh-tokoh pengusaha yang kebanyakan keturunan Tionghoa...

Black Card, Bisa Punya Gak Ya?

Belum lama ini, muncul video viral di TikTok tentang charge card paling istimewa di Dunia yang disebut Black Card.