6 Cara Mengatur Keuangan yang Tepat Untuk Keluarga Muda

0
32
Ilustrasi finansial keluarga. sumber: www.freepik.com
Ilustrasi finansial keluarga. sumber: www.freepik.com

Keluarga muda saat ini dibentuk oleh para pasangan yang mayoritas berasal dari akhir generasi Y dan awal generasi Z. Walaupun mereka tergolong muda dan ‘melek’ teknologi, literasi keuangan kebanyakan dari mereka tidaklah begitu baik. 

Mereka kerap meremehkan pengelolaan keuangan sehingga alokasi pendapatan mereka menjadi tidak tepat dan menimbulkan masalah ekonomi berkepanjangan. Belum lagi dengan adanya masalah ‘generasi sandwich’ yang menyebabkan kendala tersebut semakin runyam.

Nah, bagaimana denganmu? Apakah kamu dan pasangan adalah bagian dari keluarga ‘muda’? Jika iya, maka mulai saat ini sebaiknya cegah masalah ekonomi beruntun dan praktikkan cara mengatur keuangan seperti yang ada dalam pembahasan artikel berikut!

Cara Mengatur Keuangan Secara Tepat untuk Keluarga Muda

Ada beberapa cara yang dapat kamu dan pasangan lakukan untuk mengatur finansial keluarga muda kecilmu. Contohnya yakni mulai dari diskusi finansial bersama pasangan, hingga meningkatkan skill. Selengkapnya, jangan lewatkan poin dan penjelasan di bawah ini!

1. Mendiskusikan Finansial Bersama Pasangan

Langkah pertama yakni mendiskusikan finansial bersama pasangan. Mulai dari membicarakan kendala finansial, membuat perencanaan keuangan, hingga menentukan rumus mengatur keuangan rumah tangga. 

Dalam diskusi finansial bersama pasangan, jangan lupa untuk saling terbuka mengenai pendapatan atau gaji masing-masing, bahkan utang dan piutang. Dengan begitu, keuangan keluarga yang sehat serta terencana dapat tercipta dengan baik. 

2. Melakukan Pengaturan Keuangan Secara Bijak

Selanjutnya adalah mengatur finansial keluarga secara bijak. Kamu dan pasangan dapat mencari tahu terlebih dahulu cara membuat catatan keuangan rumah tangga yang ideal, lalu mempraktikkannya secara rutin. 

Nah, dari pencatatan keuangan keluarga yang dilakukan secara berkala tersebut, kamu dan pasangan bisa mengetahui seberapa banyak pengeluaran terjadi dalam kurun waktu tertentu, misalnya bulanan atau mingguan. 

Apabila ternyata jumlah pengeluaran keluarga dalam satu bulan bekisar lebih dari 50%, maka kamu dan pasangan perlu untuk menggencarkan penghematan. Caranya yakni dengan menciptakan skala prioritas, hingga mengelola utang dan aset.

3. Menentukan Tujuan Finansial

Dalam menjalani kehidupan, kamu dan pasangan sebagai keluarga muda sangat memerlukan tujuan jangka panjang. Ini merupakan hal yang penting dan sangat mempengaruhi keadaan ekonomi keluarga di masa mendatang. 

Lewat adanya tujuan jangka panjang yang ditentukan dengan baik, kamu dan pasangan bisa semakin termotivasi dalam menyisihkan uang. Hal ini disebabkan adanya ‘target’ yang harus dipenuhi dalam tujuan jangka panjang tersebut. 

Untuk menentukan tujuan finansial jangka panjang keluarga, kamu dan pasangan dapat menuliskan apa saja cita-cita dan ambisi yang menjurus pada keleluasaan ekonomi. Misalnya, pensiun di umur 40 tahun, dan lainnya.

Baca Juga: Untung Rugi Atur Keuangan Keluarga dalam Satu Rekening, Pasutri Wajib Tahu!

4. Mempersiapkan Dana Darurat

Ini merupakan cara yang wajib ada dalam pengaturan keuangan keluarga muda. Sebab, dana darurat sangat berperan penting jika ada kejadian atau hal yang tidak terduga atau tidak dapat diprediksi. Misalnya, masalah kesehatan, PHK, dan lainnya.

Untuk mempersiapkan dana darurat, kamu dan pasangan bisa mencadangkan sebagian pendapatan. Misalnya 10% hingga 25%, atau bahkan lebih. Perlu dicatat! Sebelum mencadangkan dana tersebut, sebaiknya pastikan semua kebutuhan sudah tercover.

5. Menghindari Utang-Piutang

Memiliki utang atau piutang? Sebaiknya segera urus! Lunasi seluruh utang dan tagih semua piutang dengan tegas. Jika tidak, maka hal ini akan menjadi batu sandungan untuk keluarga muda milikmu. 

6. Menambah Pundi-pundi Penghasilan

Apapun kelas ekonomi keluarga kecilmu, selalu berusahalah untuk menambah pundi-pundi penghasilan. Jika kamu dan pasangan termasuk kelas pekerja, cobalah untuk merangkak lebih maju dengan membuka UMKM. Itu dia pembahasan seputar cara mengatur keuangan khusus keluarga muda.

Ingin menambah penghasilan keluarga dan menyiapkan investasi untuk masa depan anak? Yuk, mulai mendanai di microfinance marketplace Amartha dengan menjadi lender. Cuma dengan modalin mulai Rp100.000 aja, kamu bisa mendapatkan imbal hasil hingga 15% flat per tahun!

Download aplikasi Amartha di Android

Download aplikasi Amartha di iOS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here