6 Cara Mendapatkan Modal Usaha untuk Menjalankan Bisnis

    0
    121

    Modal adalah elemen penting yang harus dimiliki sebelum menjalankan sebuah bisnis. Tidak sedikit orang yang telah punya rancangan bisnis matang, namun kesulitan menjalankannya karena tidak punya modal. Tentunya, kamu tidak ingin mengalaminya, bukan?

    Nah, agar bisa segera menjalankan bisnis impianmu, berikut ini adalah 6 cara mendapatkan modal usaha!

    1. Crowdfunding

    Crowdfunding merupakan skema penggalangan dana untuk proyek tertentu baik profit maupun non profit yang umumnya dilakukan di internet. Saat ini, sudah banyak platform crowdfunding yang bisa membantumu untuk mendapatkan modal usaha.

    Beberapa contoh situs crowdfunding di Indonesia yang sudah banyak dikenal antara lain adalah seperti KitaBisa.com, GandengTangan.org, dan Wujudkan.com. Selain itu, platform crowdfunding internasional yang bisa kamu coba, seperti EquityNet, SeedUps, peerbackers, dan RocketHub.

    2. Kredit Ke Bank

    Ini merupakan cara paling umum dilakukan untuk mendapat modal usaha adalah dengan meminjam ke bank. Ada berbagai macam kredit yang ditawarkan oleh bank, baik yang dengan jaminan maupun tanpa agunan.

    Biasanya kredit tanpa agunan memiliki bunga yang lebih besar. Supaya tidak dihantui hutang berlama-lama, sebaiknya ambil kredit yang jangka waktunya tidak terlalu lama.

    Dalam memilih kredit bank, pahami betul-betul mengenai bunga dan cicilan yang harus kamu tanggung. Buat perkiraan terlebih dahulu mengenai dana yang setidaknya harus kamu punya setiap bulan agar dapat membayar cicilan per bulannya. Jangan sampai keuntungan bisnismu malah habis hanya untuk membayar cicilan kredit.

    3. Ajukan Dana Ke Investor

    Cara yang satu ini jelas akan sangat membantu pengembangan bisnismu karena biasanya investor mampu memberikan suntikan dana yang cukup besar.

    Cara ini bisa menjadi opsi untuk kamu yang baru mulai dan masih belum punya penghasilan untuk diputar kembali untuk kebutuhan bisnis.

    Kamu bisa mulai mencari dengan mencari investor modal yang berinvestasi di industri yang sesuai dengan bisnismu. Kamu juga bisa mengikuti lembaga atau workshop yang melakukan pelatihan serta memberikan akses bagi pengusaha untuk mendapatkan modal usaha.

    4. Cari Partner Bisnis

    Mencari partner adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan modal usaha ketika ingin menjalankan bisnis. Selain mendapatkan modal usaha, rekan bisnismu juga dapat menyalurkan ide-ide kreatifnya agar bisnis dapat berkembang dengan cepat.

    Namun, perlu diperhatikan, saat mencari rekan bisnis sebaiknya kamu harus menemukan orang yang mempunyai visi dan misi yang sama denganmu dalam menjalankan bisnis.

    5. Pinjam Ke Orang Terdekat

    Cara berikutnya untuk mendapatkan modal usaha adalah dengan meminjam ke orang terdekat seperti orang tua, keluarga, atau sahabat. Jelaskan ke mereka soal ide dan rencana bisnismu secara detail agar merasa aman meminjamkan uang kepadamu.

    Bicarakan juga bahwa kamu akan segera mengembalikan uang yang kamu pinjam sebagai modal dalam periode waktu tertentu. Walaupun cara mendapat modal yang satu ini relatif lebih santai dan sederhana, kamu juga harus hati-hati. Jangan sampai kebablasan dan malah jadi merusak hubunganmu dengan orang yang meminjamkan uang.

    6. Peer to Peer (P2P) Lending

    Di era sekarang, modal usaha juga bisa didapatkan tanpa perlu keluar rumah, salah satunya melalui Peer to Peer (P2P) Lending. Ada banyak aplikasi dan website yang menyediakan layanan P2P Lending. Pilihlah perusahaan P2P Lending yang aman dan terdaftar di OJK untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

    Nah, salah satu platform tersebut adalah Amartha. Sebagai informasi, Amartha adalah perusahaan pionir dalam layanan fintech peer to peer lending yang menghubungkan pendana urban dengan perempuan pengusaha mikro unbankable di pedesaan.

    Hingga saat ini tercatat sudah ada lebih dari 500.000 perempuan pengusaha mikro telah menjadi mitra Amartha untuk diberdayakan. Sudah berizin usaha dan diawasi OJK, Amartha merupakan Peer to Peer (P2P) Lending yang menggunakan sistem pengelolaan risiko terintegrasi di lapangan, teknologi, dan jaminan pendanaan dengan asuransi.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here