5 Tips Bisnis Kuliner Bulan Puasa Jaminan Untung

0
64
bisnis kuliner bulan puasa
Ide bisnis kuliner bulan puasa. Photos by istockphoto

Setiap bulan Ramadhan tiba, biasanya banyak pedagang yang bermunculan menjual kuliner khas bulan puasa. Memang tidak diragukan lagi, bisnis kuliner bulan puasa menjadi salah satu ide bisnis yang cukup menjanjikan. 

Yuk siapkan diri kamu untuk meraih cuan dan berkah dari bisnis kuliner di bulan puasa dengan tips rekomendasi pilihan Money+ berikut:

5 Tips Sukses Memulai Bisnis Kuliner Bulan Puasa 

1. Sediakan makan di tempat 

Pertama-tama, kamu perlu menyediakan opsi makan di tempat bagi konsumen yang akan berbuka puasa. Hal tersebut akan sangat membantu bagi orang yang sedang dalam perjalanan namun harus segera berbuka puasa. 

Kamu juga perlu menyiapkan meja dan kursi tambahan karena biasanya volume  pengunjung akan meningkat pada bulan Ramadhan dibandingkan dengan bulan lainnya. 

2. Pilihan menu yang mudah

Sediakanlah menu yang pembuatannya tidak memakan banyak waktu. Biasanya, menu yang sederhana justru akan lebih banyak dipilih oleh konsumen karena konsumen perlu segera berbuka puasa ketika waktunya sudah tiba.

Untuk mempermudah dan mempercepat konsumen ketika memesan makanan, kamu bisa menyiapkan pilihan menu paket yang didalamnya sudah terdapat makanan dan minuman. 

Akan tetapi, biasanya ide kreatif di bulan ramadhan akan bermunculan mengikuti kondisi yang ada di masyarakat. 

3. Hindari promo atau diskon

Sebetulnya sah-sah saja jika kamu ingin mencantumkan promo atau diskon, namun bila dibandingkan dengan diskon, lebih baik kamu menyediakan menu paket yang menarik. 

Namun sebagai seorang pengusaha, kamu perlu mempertimbangkan segala pengeluaran yang ada, apalagi pada saat bulan puasa biasanya biaya yang dibutuhkan akan lebih besar seperti naiknya harga bahan pokok juga biaya operasional lainnya.

Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Bisnis Kamu Harus Tersedia di Aplikasi Belanja Online

4. Pastikan stok bahan aman

Sebelum memulai bisnis kuliner bulan puasa, pastikan stok bahan seluruhnya sudah tersedia. Jika kamu membutuhkan bahan baku dalam jumlah banyak, sebaiknya buatlah perjanjian dengan pihak supplier yang berisi tentang tidak adanya perubahan harga selama Ramadhan. 

Hal ini mencegah kenaikan harga bahan baku yang akan berpengaruh pada harga dan keuntungan dari makanan atau minuman yang kamu jual. 

5. Menambah karyawan cadangan 

Meningkatnya volume konsumen saat bulan Ramadhan, dapat kamu siasati dengan cara menambah karyawan cadangan. Sehingga meskipun outlet kamu sedang dalam kondisi ramai, pelayanan yang diberikan tetap dapat berjalan dengan lancar. 

Tips yang ada di atas tentu akan sangat membantu kamu mengembangkan bisnis kuliner bulan puasa  yang  sedang dirintis. Jika kamu masih merasa kebingungan memilih ide dagangan di bulan puasa, ada beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat kamu jadikan referensi, diantaranya : 

  • Aneka gorengan 
  • Aneka makanan atau minuman hits 
  • Aneka kolak
  • Es buah atau es campur
  • Lauk pauk matang

Tidak hanya makanan, masih banyak lagi ide jualan minuman bulan puasa yang cukup menjanjikan. Ada baiknya sebelum mulai berjualan, pastika kamu sudah melakukan tes rasa apakah kira-kira sudah sesuai dengan selera orang Indonesia pada umumnya atau belum. 

Memulai bisnis kuliner dapat dilakukan dengan modal kecil terlebih dahulu sembari melihat respon masyarakat terhadap produk yang kamu jual. Jika banyak peminat, kamu dapat menambah skala produksi sedikit demi sedikit. 

Nah, kamu bisa kumpulkan modal usaha dari hasil keuntungan pendanaan di P2P Lending Amartha, lho. Imbal hasil sampai 15% flat per tahun ini bisa kamu dapatkan setiap modalin para perempuan UMKM di desa. Ayo modalin di www.amartha.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here