//

5 Kunci Sukses Berinvestasi Aman Bagi Pemula

Mulai Investasi Aman dengan Tips Berikut

Mulai Investasi Aman dengan Tips Berikut

Terdapat beragam cara untuk mencari penghasilan tambahan selain dari gaji rutin Anda. Jika Anda tidak punya banyak waktu untuk melakukan kerja sampingan, jawaban terbaik ialah mulai berpikir untuk mencari investasi. Namun, dalam berinvestasi ini ada dua hal utama yang perlu Anda perhatikan dengan seksama, yaitu keuntungan dan kegagalan dalam berinvestasi. Maka dari itu dalam mencari produk investasi yang aman, Anda perlu melihat banyak aspek agar tidak mengalami kegagalan, khususnya bagi Anda para pemula.

Semenjak realisasi investasi PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri), Januari-September meningkat 18,8% sebesar Rp 158,2 triliun, saat ini makin banyak sekali produk investasi yang bermunculan, seperti obligasi, saham, emas, deposito, reksadana dan yang teranyar adalah peer to peer lending. Nah, dalam memilih produk investasi ini, penting untuk diperhatikan pula imbal hasilnya, dimana kira-kira memberikan imbal hasil lebih tinggi dari tingkat inflasi tahunan. Jangan sampai uang lebih Anda hanya disimpan di bank saja ya, karena makin lama akan semakin habis termakan inflasi.

Bila seorang yang menjalankan sebuah kegiatan investasi mampu memilih peluang dengan tepat dan efektif tentang produk yang dipilihnya, maka kegiatan invetasinya pun akan berjalan dengan lancar. Hal ini karena, pemilihan produk investasi ini memang akan menentukan perjalanan sebuah keuntungan investasi ke depannya. Namun, bagi Anda yang belum pernah melakukan kegiatan investasi, mungkin akan timbul banyak pertanyaan dan kekhawatiran. Maka dari itu, coba simak 5 kunci sukses berinvestasi aman bagi pemula berikut ya!

  1. Mulai Investasi Dari Yang Kecil

Sebagai pemula, hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah memulai investasi dengan junlah yang kecil terlebih dahulu. Hal ini penting untuk diperhatikan, karena sebagai sarana menumbuhkan rasa kepercayaan diri dalam berinvestasi. Maka mulailah dari sesuatu yang kecil dan tidak gegabah. Sehingga Anda bisa mempelajari terlebih dahulu produk investasi yang Anda jalankan.

Setelah Anda memahami dengan baik produk investasi yang Anda jalankan. Mulailah untuk menambah dana invetasi Anda.

  1. Pilih Investasi Yang Sesuai Dengan Kemampuan

Memilih produk investasi yang aman, sesuai dengan kemampuan Anda serta tidak lupa menguntungkan, merupakan hal terpenting. Sesuai dengan kemampuan berarti investasi tersebut tidak memberatkan Anda, atau mengganggu keuangan Anda. Jangan sampai Anda malah terlibat hutang di kemudian hari. Untuk keamanannya, pastikan produk investasi yang Anda pilih memiliki berbagai Mitigasi Risiko, dimana hal ini akan memperkecil peluang default yang mungkin akan terjadi pada kegiatan investasi Anda. Serta menguntungkan, yang berarti memiliki return yang menarik namun tetap aman. Contohnya bisa di lihat di sini!

  1. Cari Instrumen Investasi yang Anda Kuasai

Kunci ketiga cara berinvestasi aman adalah memilih instrumen investasi yang Anda kuasai, lebih bagus lagi yang anda sukai. Hal ini penting, karena jika Anda menguasai produk investasi yang Anda jalankan, maka Anda akan lebih sensitive apabila terjadi perubahan dalam kegiatan investasi Anda.

  1. Amati Tiap Siklus, Pilih yang Terbaik

Kunci keempat cara berinvestasi aman adalah ketika memperhatikan siklus setiap instrumen investasi, Anda bisa memilih siklus mana yang siap menanjak. Sebagai contoh, jika di Amerika sekarang ini sedang masuk di siklus komoditas, baja sempat menjadi sektor investasi yang menjajikan. Atau Anda juga bisa berinvetasi di sektor rill agar kegiatan invetasi Anda lebih nyaman. Seperti di Amartha, yang menyalurkan dana investor di banyak sektor rill layaknya perdagangan, pertanian, perikanan, peternakan dan lain-lain.

  1. Investasi untuk Jangka Panjang

Kunci kelima cara berinvestasi aman adalah harus ditahan untuk jangka waktu yang cukup panjang. Kesalahan terbesar yang sering dilakukan investor adalah selalu terlalu siap melindungi portofolionya, sehingga sering panik ketika pasar jatuh dan melepas seluruh investasinya. Padahal, sebaiknya investor harus yakin kalau tren melemah itu hanya bagian dari siklus yang nantinya akan kembali menguat kembali, kecuali memang siklus instrumen investasi tersebut sudah mendekati puncaknya.

Invetasi untuk jangka panjang ini bisa Anda manfaatkan untuk dana pensiun misalnya. Salah satu contohnya adalah di Amartha. Banyak produk menarik dengan imbal hasil yang tinggi, lebih besar dari bunga deposito di Bank pada umumnya, yaitu 15%-17% dalam satu tahun dan merupakan bunga flat. Nah jika Anda ingin tahu lebih lanjut, silahkan baca di sini ya!

Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

FACEBOOK
FACEBOOK
GOOGLE
GOOGLE
https://blog.amartha.com/5-kunci-sukses-berinvestasi-aman-bagi-pemula">
LINKEDIN
%d bloggers like this: