Home Lifestyle 5 Faktor Kenapa Seseorang Melakukan Bullying

5 Faktor Kenapa Seseorang Melakukan Bullying

|

|

|

Penindasan atau sering kita sebut sebagai Bullying merupakan sebuah fenomena yang sudah terjadi dari bertahun-tahun lamanya. Biasanya hal ini marak terjadi di sekolah-sekolah yang dilakukan oleh antara siswa-siswi dan penindasan ini biasanya bertujuan untuk mengejek, mengintimidasi atau menghina seseorang.

Dan bullying ini juga mulai berkembang karena dewasa ini tidak hanya dilakukan oleh antar siswa siswi, tetapi juga dilakukan oleh para siswa siswi terhadap pengajar atau guru mereka. Meskipun tidak banyak kasus seperti ini terjadi tetapi menjadi bahaya bila kebiasaan ini terjadi di sekolah-sekolah lain. Menurut data KPAI yang keluar di tahun 2018 menyebut bahwa kasus bullying masih mendominasi berita di bidang pendidikan

Perilaku ini juga tidak hanya terjadi di kalangan pelajar tetapi juga sering kali terjadi di masyarakat umum. Agama dan Ras paling menjadi hal yang diangkat oleh pihak yang melakukan penindasan, mulai dari ketidaksukaan seseorang kepada ras atau agama tertentu ataupun mereka terdoktrin oleh isu-isu yang beredar luas di masyarakat

Sebenarnya ada 5 faktor kenapa seseorang melakukan Bullying, salah satunya adalah

1. Korban Bullying

Efek bullying merupakan sebuah rantai yang tidak akan dapat berkesudahan. Karena jika seseorang menjadi korban bully maka tidak menutup kemungkinan korban bully ini di masa depan akan menjadi seseorang pelaku bully.

Ada baiknya jika seseorang menjadi korban bully, butuh kehadiran seseorang untuk menjadi tempat mereka untuk bercerita. Sebagai contoh jika seorang anak menjadi korban bully di sekolahnya, ada peran besar dari orang tua untuk mendampingi sang anak untuk bercerita dan memberikan semangat, bahwa anak tersebut jauh lebih baik dari orang-orang yang melakukan penindasan sehingga di masa depan anak tersebut tidak akan dendam dan membalas melakukan penindasan ke orang lain.

2. Mempunyai Masalah

Pada umumnya para pelaku bully ini memiliki masalah dalam hidupnya yang membuat mereka merasa tidak berdaya dalam hidup mereka ini. Masalah yang terjadi pada umumnya seperti perceraian, bangkrut menjadi salah satu penyebab seseorang melakukan bully.

Dengan pelaku bully ini melakukan penindasan terhadap seseorang, mereka merasa mempunyai kekuatan dan pelampiasan sehingga adanya rasa puas dalam melakukan aksi bully ini.

Jika seseorang mempunyai masalah ada sebaiknya diselesaikan secara baik terlebih dahulu dan mencari kegiatan yang positif untuk menghilangkan perasaan yang ada.

3. Kurang Perhatian

Biasanya hal ini terjadi kepada anak yang merasa kurang mendapatkan perhatian baik dari keluarga maupun dari orang-orang sekitar. Karena merasakan hal tersebut dia melakukan penindasan terhadap orang lain.

Meskipun begitu terkadang mereka tidak sadar bahwa hal yang mereka lakukan adalah salah tetapi yang ada di pikirannya adalah dengan melakukan bullying ini, orang sekitar akan mulai memperhatikan dirinya dan juga beberapa orang beranggapan bahwa yang mereka lakukan itu keren dan bisa membuat mereka terkenal.

Ada baiknya jika merasa diri kalian kurang mendapatkan perhatian maka mulailah memperbanyak jaringan pertemanan dan mulai aktif di berbagai kegiatan karena dengan begitu kalian akan sibuk untuk bersosialisasi dengan teman-teman baru.

4. Mendatangkan Keuntungan

Adanya keuntungan atas tindakan yang mereka lakukan biasanya dapat menjadi salah satu faktor seseorang melakukan bullying. Meskipun hal itu merupakan hal yang negatif, selama pelaku merasa hal itu menguntungkan maka mereka akan terus melakukan hal tersebut.

Sebagai contoh jika seorang anak melakukan penindasan dengan temannya dan memaksa untuk mengambil makanan temannya, maka pada akhirnya akan menjadi sebuah kebiasaan untuk melakukan hal tersebut. Ataupun jika melakukan penindasan dapat membuat dia terkenal dan mendapatkan julukan maka dia akan terus melakukan hal tersebut.

5. Rasa iri

Perasaan iri ini menjadi salah satu faktor seseorang melakukan bully. karena pelaku merasa iri tidak bisa mendapatkan apa yang orang lain dapatkan sehingga dia melakukan penindasan.

Sebagai contoh di pergaulan sekolah, jika ada yang temannya yang mendapatkan nilai bagus sedangkan si pelaku mendapatkan nilai jelek, maka pelaku ini akan langsung menindas temannya yang mendapat nilai bagus baik dengan kata-kata ataupun dengan tindakan.

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Farrell Akiel
Offline Activation Enthusiast, Budak Cinta, Pemuja Clickbait

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

Butuh Dana Cepat? Ini Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba

Perlu modal besar untuk buka usaha? Pinjam ditempat lain tapi takut riba? Kamu tidak usah khawatir, pasti saja ada solusinya. Kini ada...

Pendanaanmu Makin Aman dengan Promo Premi Asuransi 100%! #KitaJanganMenyerah

Dengan semangat #KitaJanganMenyerah, yuk terus dukung Ibu Mitra Amartha untuk bangkit di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini! Cek marketplace...