5 Cara Gunakan THR dengan Bijak

Baru – baru ini, Presiden Joko Widodo telah mengatur Peraturan Pemerintah (PP) mengenai Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), pensiunan, penerima tunjangan, prajurit TNI dan anggota Polri.

PP itu tercantum dalam PP Nomor 18 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2016. Ada yang istimewa dengan pemberian THR ini. Pasalnya, pensiunan juga mendapatkan THR. Ini merupakan pertama kalinya pensiunan mendapatkan THR. Sebelumnya, PNS telah mendapatkan THR, tetapi pada tahun ini THR tidak hanya dalam bentuk gaji pokok tetap juga tunjangan keluarga, tunjangan tambahan, dan tunjangan kinerja.

THR adalah pendapatan non upah yang wajib dibayarkan pengusaha kepada pekerja atau keluarganya menjelang hari raya keagamaan di Indonesia. THR ini wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan. Seperti tertulis dalam Permenaker 6/2016, hari raya keagamaan yang dimaksud adalah hari raya Idul Fitri bagi pekerja yang beragama Islam, hari raya Natal bagi pekerja yang beragama Kristen Katholik dan Protestan, hari raya Nyepi bagi pekerja beragama Hindu, hari raya Waisak bagi pekerja beragama Budha dan hari raya Imlek bagi pekerja yang beragama Konghucu.

Bahkan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengatakan pembagian THR paling lambat 15 hari sebelum hari raya Idul Fitri.

Sayangnya, banyak orang yang tidak tahu bagaimana cara menggunakan THR dengan bijak. Jangan sampai Anda menggunakan THR untuk keperluan yang tidak jelas atau menghamburkan uang begitu saja. Anda bisa menggunakan THR tersebut untuk hal-hal yang bermanfaat. Nah, berikut lima cara mengunakan THR Anda dengan bijak

Jangan Biasakan untuk Shopping

Biasanya, saat menyambut lebaran sebagian besar orang akan membeli baju, sepatu atau barang baru. Nah, agar uang THR Anda tidak habis saat lebaran tiba. Pastikan uang THR Anda tidak digunakan untuk membeli barang baru tersebut. Anda dapat menggunakan uang untuk berbelanja dari gaji bulanan.

Setop Hangout

Menurut survei kepada 2000 orang di Amerika Serikat, pengeluaran terbanyak digunakan untuk hangout atau makan diluar bersama teman-teman. Seperti dikutip Bustle, generasi millenial paling boros mengeluarkan uang untuk hiburan bersama teman-teman. Jika tidak ingin menyetop hangout, Anda bisa mengurangi hangout bersama teman-teman dari 10 kali menjadi lima kali pertemuan. Sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda.

Jangan Gunakan Uang THR

Sebisa mungkin tidak menggunakan uang THR. Uang THR Anda bisa disimpan di tabungan atau deposito. Jika terpaksa menggunakan THR, Anda jbisa menggunakan untuk keperluan darurat atau biaya tak terduga.

Kelola Uang THR dengan Bijak

Jika Anda terpaksa mengunakan uang THR. Gunakan model 50/30/20, THR ini dapat dibagi sesuai dengan keinginan Anda. Misalnya, sebesar 50 persen digunakan untuk menabung atau berinvestasi Sementara itu, 30 persen digunakan untuk belanja lebaran dan 20 persen untuk amal. Namun, Anda bisa menyesuaikan persentasi tersebut sesuai dengan prioritas.

Lakukan Pendanaan di P2P Lending

Sebisa mungkin gunakan THR Anda untuk melakukan pendanaan di peer to peer lending. Anda akan mendapatkan keuntungan sebesar 15 persen jika melakukan pendanaan di Amartha. Selain itu, pendanaan Anda juga mempunyai dampak sosial bagi masyarakat pedesaan. Pasalnya, perusahaan yang didirikan pada 2010 ini menyalurkan dana kepada penguasaha mikro perempuan di desa. Anda cukup melakukan pendannaan minimal Rp 3 Juta di Amartha.  (Hans Arthur)

 

 

Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

FACEBOOK
FACEBOOK
LINKEDIN
%d bloggers like this: