5 Cara Gunakan THR dengan Bijak

0
243

Selain identik dengan berpuasa sebulan penuh, Ramadan identik pula dengan Tunjangan Hari Raya (THR). Bisa dibilang THR adalah gaji atau pendapatan ke-13 para pekerja. 

THR adalah pendapatan non upah yang wajib dibayarkan pengusaha kepada pekerja atau keluarganya menjelang hari raya keagamaan di Indonesia. THR ini wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

Seperti tertulis dalam Permenaker 6/2016, hari raya keagamaan yang dimaksud adalah hari raya Idul Fitri bagi pekerja yang beragama Islam, hari raya Natal bagi pekerja yang beragama Kristen Katholik dan Protestan, hari raya Nyepi bagi pekerja beragama Hindu, hari raya Waisak bagi pekerja beragama Budha dan hari raya Imlek bagi pekerja yang beragama Konghucu.

Dear Pengusaha, Ini Aturan THR Yang Harus Kamu Bayarkan ke Karyawan!

Sayangnya, banyak orang yang tidak tahu bagaimana cara menggunakan THR dengan bijak. Jangan sampai Anda menggunakan THR untuk keperluan yang tidak jelas atau menghamburkan uang begitu saja. Anda bisa menggunakan THR tersebut untuk hal-hal yang bermanfaat lho.

5 Cara Gunakan THR dengan Bijak

  1. Jangan Biasakan untuk Shopping

Biasanya, saat menyambut lebaran sebagian besar orang akan membeli baju, sepatu atau barang baru. Nah, agar uang THR Anda tidak habis saat lebaran tiba. Pastikan uang THR Anda tidak digunakan untuk membeli barang baru tersebut. Anda dapat menggunakan uang untuk berbelanja dari gaji bulanan.

2. Stop Hangout

Menurut survei kepada 2000 orang di Amerika Serikat, pengeluaran terbanyak digunakan untuk hangout atau makan diluar bersama teman-teman. Seperti dikutip Bustle, generasi millenial paling boros mengeluarkan uang untuk hiburan bersama teman-teman.

Jika tidak ingin menyetop hangout, Anda bisa mengurangi hangout bersama teman-teman dari 10 kali menjadi lima kali pertemuan. Sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda.

3. Simpan untuk Dana Darurat Atau Dana Pensiun

Apabila Anda berada dalam situasi yang memungkinkan untuk menggunakan uang THR, maka gunakanlah. Namun, bila tidak, usahakan untuk tidak menggunakannya. Anda bisa menyimpan uang THR untuk dana darurat atau tabungan dana pensiun. 

4. Gunakan Metode 50/30/20

Jika Anda terpaksa mengunakan uang THR. Gunakan model 50/30/20, THR ini dapat dibagi sesuai dengan keinginan Anda.

Misalnya, sebesar 50 persen digunakan untuk menabung atau berinvestasi Sementara itu, 30 persen digunakan untuk belanja lebaran dan 20 persen untuk amal. Namun, Anda bisa menyesuaikan persentasi tersebut sesuai dengan prioritas.

5. Lakukan Pendanaan di P2P Lending

investasi amartha

Sebisa mungkin gunakan THR Anda untuk melakukan pendanaan di peer to peer lending. Anda bisa mendapatkan bagi hasil mencapai 15 persen flat per tahun jika melakukan pendanaan di Amartha.

Selain itu, pendanaan Anda juga mempunyai dampak sosial bagi masyarakat pedesaan. Pasalnya, perusahaan yang didirikan pada 2010 ini khusus menyalurkan dana kepada perempuan pengusaha mikro di pedesaan dengan pendampingan dan pelatihan rutin.

Kamu gak perlu khawatir karena Amartha adalah perusahaan investasi yang legal karena sudah terdaftar dan diawasi serta memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here