5 Bisnis Fashion Lebaran yang Wajib Dicoba!

    0
    42
    bisnis fashion lebaran
    Female hand with a hanger in the shop

    “Baju baru alhamdulillah, tuk dipakai di hari raya,” sebaris lirik lagu lantunan Dhea Ananda tersebut menjadi penanda bahwa tradisi mengenakan pakaian baru ketika lebaran Idul Fitri merupakan suatu hal yang hampir mendekati wajib bagi masyarakat muslim Indonesia.

    Dengan adanya tradisi ini, peminat fashion lebaran sudah pasti tinggi. Maka demikian, kamu sebaiknya menggunakan momen tahunan ini untuk membuka bisnis fashion lebaran.

    Namun sebelum itu, sebaiknya kamu mengetahui rekomendasi 5 bisnis pakaian yang wajib dicoba dengan tidak melewatkan informasi di bawah ini.

    5 Bisnis Fashion Lebaran 2022

    Berikut adalah 5 rekomendasi bisnis fashion Idul Fitri yang sebaiknya kamu coba.

    1. Pakaian anak-anak

    Permintaan akan pakaian anak-anak menjelang lebaran sudah pasti meningkat. Ini adalah peluang yang bagus untuk kamu segera membuka bisnis fashion lebaran.

    Mengenai pakaian anak-anak yang tren pada 2022 sendiri, sebenarnya tidak terlalu ada pembaharuan dari tahun sebelumnya. Hanya pemilihan warnanya saja. 

    Untuk saat ini, tren warna pakaian anak yaitu mango sorbet, gossamer pink, spun sugar (biru pastel), innuendo (ungu), skydiver, poinciana, basil, tangy lime, tomato cream, dan lilac.

    2. Pakaian muslim perempuan

    Selain pakaian anak-anak, pakaian muslim perempuan pun memiliki permintaan yang tinggi menjelang lebaran. Maka demikian, sangat disayangkan jika melewatkan peluang membuka usaha fashion lebaran.

    Mengikuti tren fashion lebaran tahun 2022, kamu bisa menjual pakaian perempuan dengan model seperti ini.

    • model one set
    • pakaian bergaya classy (tunik, blouse, blazer, abaya)  
    • gamis kimono 
    • pakaian victoria
    • dress model kebaya
    • knitwear
    • lengan balon
    • aksen ruffle
    • androgini

    Mengenai tren warna 2022, pakaian muslim perempuan memakai warna-warna pastel seperti pink, peach, coklat muda, ungu muda, biru laut, dan lain sebagainya.

    Baca Juga:
    Cara Bisnis Fashion Dengan Brand Sendiri

    3. Bisnis Fashion Lebaran Jilbab

    Satu paket dengan pakaian muslim perempuan, kamu pun bisa menjajakan jilbab untuk menyambut lebaran. Komoditi fashion yang satu ini tidak memerlukan modal yang mentereng. Selain itu, jilbab merupakan jualan yang laku menjelang lebaran.

    4. Perlengkapan sholat

    Berbeda dengan jaman dahulu yang hanya berwarna putih saja, mukena sekarang memiliki varian warna dan motif yang banyak sekali. Mukena bisa kamu tambahkan ke dalam bisnis fashion lebaran milikmu.

    Untuk sarung sendiri pun demikian, meskipun motif dan warnanya itu-itu saja, namun penjualan sarung meningkat hingga 70% penjualannya, sehingga sayang sekali jika tidak dimasukkan dalam bisnis fashion-mu.

    Tentang peci sendiri, sekarang bentuknya tidak monoton saja seperti milik Presiden Soekarno. Sebab, kini tersedia berbagai model peci seperti Oman Pakistan yang bermotif warna warni dan peci Mesir lipat yang mirip kupluk, dan lain sebagainya.

    Mengenai sajadah dan tasbih pun demikian, keduanya merupakan komoditi fashion lebaran yang laris manis. Sebaiknya kamu tidak melupakan mereka ketika membuka bisnis fashion lebaran.

    5. Kemeja & baju koko

    Jika pakaian lebaran perempuan yang laku keras banyak modelnya, untuk pakaian laki-laki sendiri cukup kemeja dan baju koko. Nah, pembaharuan pada kedua pakaian ini pada tahun 2022 hanya sedikit saja yaitu warnanya.

    Warna tren untuk fashion lebaran pria tahun 2022 tidak berbeda jauh dengan pakaian perempuan yang telah disebutkan, yakni hanya warna-warna pastel, hijau tua army, dan hitam.

    Nah, jadi begitulah pembahasan kali ini mengenai 5 bisnis fashion lebaran yang wajib kamu coba. Kamu bisa lho menjadi pemilih bisnis fashion lebaran ini hanya dengan modal 100 ribu rupiah saja.

    Caranya mudah, cukup daftarkan diri kamu di P2P Lending Amartha dan modalin perempuan pengusaha mikro di bidang fashion. Selanjutnya kamu bisa dapat imbal hasil sampai 15% flat per tahun.

    Penasaran dengan Amartha? Pelajari selengkapnya di www.amartha.com

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here