5 Aplikasi untuk Mencari Lowongan Kerja Freelance

0
96
Photos by Anna Shvets (Pexels)

Daftar Lowongan Kerja Freelance yang Bikin Tabungan Gemuk

Di era serba digital dan online ini, bekerja tidak harus berada di kantor dengan outfit of the day yang berganti-ganti. Kamu bahkan bisa bekerja dari rumah dengan mengandalkan laptop, handphone, dan jaringan internet yang stabil.

Nah, inilah daftar aplikasi penyedia lowongan kerja freelance yang bisa membantu kamu menemukan lowongan kerja online dengan mudah. 

1. Freelancer

Didirikan pada tahun 2009, Freelancer saat ini merupakan pasar online terbesar yang menyediakan lowongan kerja freelance online dengan menghubungkan lebih dari 55 juta pemberi kerja dan pekerja lepas dari lebih dari 247 negara. 

Freelancer memiliki jumlah peluang terbesar yang tersedia, terbuka untuk semua orang, dan tidak memiliki biaya di muka saat membuat akun. Benar-benar gratis. Kamu hanya perlu melengkapi profil dan menampilkan portofolio terbaik di sana. 

2. Upwork

Aplikasi penyedia lowongan kerja freelance selanjutnya ialah Upwork. Berdiri di tahun 1998 sebagai Elance, Upwork melayani lusinan industri, seperti jasa konsultasi, layanan pelanggan, teknik, pemasaran, TI, terjemahan, dan pengembangan web. 

Proses registrasi di Upwork relatif lebih ketat dari aplikasi lainnya, sebab jenis pekerjaan yang diberikan pun berkualitas tinggi. Untuk itu, agar kamu bisa lolos di tahap awal registrasi, kamu harus bisa menampilkan portofolio terbaik, profil yang menarik, studi kasus pekerjaan yang pernah dijalani, serta kalimat pernyataan diri. 

Baca Juga: Tanyakan 4 Pertanyaan Ini Sebelum Memutuskan Jadi Freelancer

3. Fiverr

Bagi kamu yang baru mulai mencari-cari lowongan kerja freelance online translator, bisa menggunakan Fiverr sebagai batu loncatan untuk membangun portofolio yang baik.

Fiverr berdiri di tahun 2010 dan mulai terkenal lantaran ada banyak pekerja lepas yang menawarkan jasanya dengan harga $5. Kini, platform ini sudah melayani lebih dari 50 juta transaksi dan semakin dikenal lantaran banyak pekerjaan yang bisa diambil. 

Fiverr sangat condong ke bidang kreatif dan desain, tetapi ada pula yang menawarkan manajemen proyek, hukum, konseling karir, pembinaan hubungan, layanan TI, translator, dan banyak lagi. 

Fiverr mengambil komisi 20% dari setiap penjualan yang dilakukan dan menahan pembayaran yang kamu peroleh selama 14 hari setelah kamu berhasil menyelesaikan pekerjaan karena Fiverr menawarkan jaminan pengembalian dana 14 hari kepada klien. Setelah 14 hari berlalu, kamu bisa menarik penghasilan tersebut. 

4. Kreavi 

Seperti namanya, Kreavi adalah salah satu aplikasi penyedia kerja serta tempat untuk mencari relasi bagi kamu yang bekerja di bidang kreatif. Di kreavi, kamu bisa menunjukkan karya terbaik, mendapatkan penghasilan tambahan, serta mencari komunitas untuk saling berbagi. 

Pekerjaan yang ada di Kreavi, diperuntukkan untuk kamu yang bergerak di industri kreatif seperti desain grafis, copywriting, translator, video editing, dan sebagainya. 

5. GetCraft 

Hampir serupa dengan Kreavi, bedanya GetCraft lebih mengarah ke produksi dan publikasi konten-konten digital untuk dapat memenuhi kebutuhan industri yang serba online dan digital ini. 

Untuk kamu yang punya keahlian di bidang konten kreatif, penulis, desain grafis, influencer, fotografer, hingga pembuatan video bisa mendaftar di GetCraft. Namun, kamu harus menampilkan profil dan portofolio terbaik agar bisa terpilih, sebab seleksinya cukup ketat untuk memberikan pekerjaan terbaik kepada klien. 

Pekerja lepas tidak terikat kontrak di suatu perusahaan. Jadi, kamu bisa mendaftar di kelima aplikasi penyedia lowongan kerja freelance tersebut untuk menambah penghasilan.

Nah, saat itulah, penghasilan tersebut kamu investasikan ke Amartha. Dengan sistem peer to peer lending, kamu bisa memberdayakan perempuan pengusaha mikro di pedesaan melalui akses permodalan sekaligus mendapat keuntungan bagi hasil hingga 15% flat per tahun. Yuk daftar sekarang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here