4 Tips Sederhana Beli Rumah Dengan Gaji UMR

|

|

|

Bisakah beli rumah dengan gaji UMR? Pertanyaan tersebut pasti sering kita tanyakan, terlebih yang berpenghasilan mentok UMR suatu kota.

Pertanyaan bisa membeli rumah menjadi hal yang sering ditanyakan karena nilai beli rumah selalu bertambah seiring dengan inflasi juga pertumbuhan penduduk.

Meski begitu, kamu yang gajinya masih UMR sebenarnya tidak perlu berkecil hati. Dengan ketekunan dan kedisiplinan ekstra dalam mengelola keuangan, kamu tetap bisa membeli rumah walaupun gaji masih UMR.

Money+ merangkum 6 tips sederhana untuk kamu yang ingin membeli rumah dengan gaji UMR. Simak penjelasannya di bawah ini!

1. Ikut Program KPR Rumah Subsidi

Sumber Foto: Toutabitat

Perlu kamu tahu, pemerintah sebenarnya punya program dalam bidang perumahan yang diberi nama KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program ini juga biasa disebut sebagai program KPR rumah subsidi.

KPR subsidi ini dirancang agar masyarakat Indonesia yang berpenghasilan rendah tetap punya akses untuk membeli rumah pribadi.

Sebagai informasi, rumah yang dijual pada program KPR subsidi ini umumnya tipe 36 hingga tipe 72, dengan kisaran harga 100 jutaan Rupiah.

Adapun, syarat-syarat cicilan rumah subsidi pemerintah lewat skema FLPP pun terbilang tidak rumit. Beberapa di antaranya misalnya sudah bekerja selama 1 tahun dan berpenghasilan maksimal 4 juta Rupiah.

2. Sisihkan 30% dari Pendapatan untuk DP Membeli Rumah

Pada prinsipnya, KPR adalah program yang membiayai terlebih dahulu pembelian rumahmu. Jadi, tanggung jawab untuk membayar rumah akan beralih ke pihak bank, lalu nanti kamu akan mencicilnya ke Bank. Namun sebelum itu, kamu perlu memenuhi uang muka atau DP yang tidak sedikit.

Bank umumnya akan membebankan DP sebesar 20-30% dari nilai penjualan rumah. Meski persentasenya terbilang masih kecil, jumlah uang yang perlu dikeluarkan tidak demikian. Misalnya saja kamu membeli rumah seharga 200 juta Rupiah. Maka DP yang perlu dikeluarkan adalah sekitar 40 sampai 80 juta Rupiah.

Karena itu, metode paling tepat untuk membayar DP rumah adalah dengan menyisihkan 30% dari pendapatanmu mulai dari sekarang. Supaya konsisten, kamu sebaiknya menabung di awal bulan.

Baca Juga: Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Urusan Finansial Rumah Tangga

3. Jangan Boros

Setelah menyisihkan 30% pendapatan untuk tabungan DP rumah, sekarang kamu punya 70% pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari belanja kebutuhan makanan, pakaian, transportasi, sampai hiburan. Manfaatkanlah anggaran ini sebaik-baiknya, jangan sampai mengganggu pos tabungan untuk DP dan cicilan rumah.

Ada baiknya juga kamu menerapkan gaya hidup hemat mulai dari sekarang. Catat pengeluaran apa saja yang terjadi dalam sebulan. Jika masih ada sisa dari 70%, tabunglah di pos DP dan cicilan rumah. Akan tetapi jika tidak ada sisa dan malah kelebihan pengeluaran, evaluasi apa yang salah.

Pada umumnya, banyak orang akan cenderung bersikap konsumtif di awal bulan, ketika baru terima gaji. Dengan membuat anggaran yang jelas untuk pengeluaran dan menabung di awal, tindakan boros bisa dikendalikan.

4. Mulai Berinvestasi

Amartha

Tabungan saja pasti tidak akan cukup untuk mempersiapkan DP rumah atau membayar cicilan. Alangkah baiknya jika kamu menambah penghasilan dengan berinvestasi.

Dengan begitu, uang yang disimpan tidak hanya mengendap dan termakan inflasi, tapi memiliki return alias keuntungan.

Nah, salah satu instrumen investasi yang bisa dipilih untuk mengumpulkan DP rumah bagi kamu dengan gaji UMR adalah P2P Lending. Pasalnya investasi P2P Lending adalah investasi yang dapat dilakukan dengan modal mulai dari 100 ribu rupiah.

Salah satu platform investasi yang bisa kamu coba adalah Amartha yang memberikan bagi hasil bersaing, yaitu hingga 15% flat per tahun. Tak perlu khawatir karena Amartha sudah berizin OJK sejak tahun 2019 lalu.

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Semua Orang Bisa Jadi Sultan. Investasi di Amartha Mulai dari 100 Ribu Rupiah!

Good News From Amartha!  Dalam rangka mempercepat indeks inklusi keuangan di Indonesia sekaligus menjangkau lebih banyak pendana untuk mendorong...

Profil 9 Naga Penguasa Ekonomi Indonesia

Dalam dunia perekonomian Indonesia, pasti kamu pernah mendengar istilah “9 Naga”. Istilah ini sendiri merujuk kepada tokoh-tokoh pengusaha yang kebanyakan keturunan Tionghoa...

Black Card, Bisa Punya Gak Ya?

Belum lama ini, muncul video viral di TikTok tentang charge card paling istimewa di Dunia yang disebut Black Card.