Home Lifestyle 4 Pernikahan Secara Adat Termahal di Indonesia

4 Pernikahan Secara Adat Termahal di Indonesia

|

|

|

Indonesia dikenal sebagai negara dengan keberagaman suku dan budaya. Karena itu, Setiap daerah tidak bisa lepas dari tradisi dan kebudayaanya. Hal ini karena tradisi tersebut sudah melekat pada masyarakatnya, termasuk ketika menggelar pernikahan secara adat.

Membutuhkan proses panjang dan menghabiskan mahar besar, pernikahan secara adat pun bisa dibilang bisa menghabiskan biaya lebih besar ketimbang menggelar pernikahan modern. Bahkan, pada beberapa suku, biayanya dapat mencapai ratusan juta rupiah.

Tabungan Bersama Saat Pacaran, Perlu Gak Sih?

Nah, berikut ini adalah 4 pernikahan secara adat termahal di Indonesia!

1. Pernikahan Adat Minangkabau

Berbeda dengan suku lain di Indonesia, masyarakat Minangkabau memegang tradisi matrilineal. Artinya, garis keturunan nantinya akan mengikuti garis keturunan pihak wanita. Maka sebelum pernikahan, pihak wanita yang melakukan lamaran dan pihak pria yang akan dijemput ke lokasi pernikahan.

Dalam rangkaian upacara adatnya, ada yang dinamakan Malam Bainai oleh mempelai perempuan, yaitu ritual unjuk kasih sayang pada para sesepuh sebelum pernikahan dengan menghias tangan perempuan dengan inai (pacar).

Kemudian dilanjutkan dengan Manjapuik Marapulai, yaitu parade atau arak-arakan penjemputan pengantin pria ke tempat pernikahannya. Adapun, besaran biaya yang bisa dihabiskan saat menggelar pernikahan secara adat Minangkabau mencapai angka Rp 150 juta lebih.

Let’s Talk About Money, Honey!

2. Pernikahan Adat Bugis

Pernikahan secara adat Bugis dikenal punya tahapan panjang. Apalagi, jika ditambah dengan kelengkapan lainnya seperti baju pengantin, catering, dan lain-lain, total biaya pernikahan bisa mencapai ratusan juta bahkan miliaran Rupiah.

Prosesi pernikahan secara adat Bugis dimulai dalam tiga acara besar, yaitu sebelum akad nikah, saat akad nikah (pesta pernikahan), dan setelah akad nikah. Masing-masing memiliki 5 tahap yang harus dilalui oleh pengantin beserta keluarganya. Adapun, pengeluaran terbesar yang menjadikan pernikahan secara adat Bugis mahal adalah uang Panaik.

Uang Panaik merupakan mahar yang harus dibayarkan oleh calon mempelai pria untuk meminang calon mempelai wanita. Jumlah uang Panaik ini disesuaikan dengan beberapa faktor, yaitu garis keturunan si gadis, jenjang pendidikan, pekerjaan, bahkan ada keluarga yang menjadikan kecantikan sebagai penentu besaran Panaik.

Perlu kamu tahu, untuk seorang gadis lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), uang Panaik-nya bisa mencapai Rp 150 juta ditambah perhiasan serta dua ekor Kerbau. Ada juga keluarga yang harus membayar Rp 150 juta sampai Rp 200 juta untuk menikahkan anak laki-lakinya, karena status sosial calon istrinya yang lebih tinggi.

Pastinya jika calon pengantin perempuan berasal dari garis keturunan bangsawan, dapat dilihat dari gelarnya seperti “Andi”, uang Panaik yang harus disiapkan pun akan lebih mahal. Bagi masyarakat Bugis, uang Panaik menentukan keseriusan dari calon mempelai pria dalam mendapatkan si gadis untuk diperistri.

5 Kesalahan Terbesar Saat Menyusun Budget Pernikahan

3. Pernikahan Adat Batak

Serupa dengan pernikahan secara adat Bugis, mahar yang disiapkan oleh calon pengantin berdarah Batak harus sesuai dengan tingginya kualitas mempelai wanita yang dipinang. Dalam adat Batak, proses ini dinamakan Marhata Sinamot atau proses tawar-menawar.

Kemudian kedua calon pengantin harus menyiapkan biaya tersendiri untuk melaksanakan Martumpol (prosesi pertunangan) dan Martunggo raja (akad atau pemberkatan), di luar dari resepsi pernikahan itu. Jika dihitung, total biaya yang harus disiapkan jika ingin menggelar pernikahan secara adat Batak bisa sekitar lebih dari Rp 100 juta.

4. Pernikahan Adat Banjar

Calon pengantin yang ingin menikah secara adat Banjar harus menyiapkan biaya lebih saat memberikan mahar atau disebut Maatar Jujuran. Dalam adat Banjar, uang Jujuran ini nantinya digunakan untuk keperluan pesta pernikahan serta perlengkapan rumah tangga untuk digunakan oleh kedua mempelai nantinya. Jadi, pada dasarnya, uang Jujuran merupakan modal berumah tangga yang disediakan oleh pihak laki-laki. Karena nantinya pengantin laki-laki yang akan menjadi kepala rumah tangga.

Berdasarkan perhitungan, uang Jujuran yang bisa berupa uang cash atau emas dipatok antara Rp 5 juta hingga 20 juta, dan itu belum termasuk barang-barang lamaran lainnya. Selain itu, besaran mahar juga menentukan banyaknya tamu yang akan diundang. 

Kalau dihitung, calon pengantin yang ingin melaksanakan upacara pernikahan secara adat Banjar harus menyiapkan biaya setidaknya Rp 80 juta.

Itulah 4 pernikahan secara adat termahal di Indonesia. Perlu kamu tahu, untuk menggelar pernikahan secara adat memang memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Cara Mengumpulkan Biaya Pernikahan

Seperti yang tertera di atas, biaya pernikahan berdasarkan adat tidaklah murah. Maka dari itu, kamu harus merencanakannya dengan matang. Salah satu cara yang bisa dilakukan ialah melakukan investasi. Nah, instrumen investasi aman masa kini yang patut kamu coba adalah dengan bergabung menjadi pendana di Amartha.

Dengan menjadi pendana bagi para perempuan pengusaha mikro mitra Amartha, kamu berarti telah berpartisipasi menciptakan dampak sosial yang nyata berupa kesejahteraan merata loh.

Selain itu, kamu juga akan mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun dan cash flow mingguan. Apalagi, pembayaran angsurannya juga bisa bisa diambil kapan saja.

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

Butuh Dana Cepat? Ini Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba

Perlu modal besar untuk buka usaha? Pinjam ditempat lain tapi takut riba? Kamu tidak usah khawatir, pasti saja ada solusinya. Kini ada...

Pendanaanmu Makin Aman dengan Promo Premi Asuransi 100%! #KitaJanganMenyerah

Dengan semangat #KitaJanganMenyerah, yuk terus dukung Ibu Mitra Amartha untuk bangkit di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini! Cek marketplace...