4 Dana Yang Gak Boleh Kamu Pakai Untuk Investasi

|

|

|

Beberapa waktu yang lalu, dunia maya digemparkan dengan berita investor pemula yang melakukan investasi dengan uang panas.

Memang investasi menjadi salah satu cara untuk menggandakan uang namun perlu diingat bahwa investasi sejatinya adalah cara terakhir setelah semua kebutuhan dasar terpenuhi.

Kebutuhan dasar yang dimaksud adalah kebutuhan sehari-hari, dana darurat, telah melunasi utang dan telah memiliki dana kesehatan. Setelah kebutuhan tersebut sudah disiapkan, maka kita bisa melakukan investasi.

Bagaimana dengan melakukan seluruh kebutuhan dasar di atas secara bersamaan? Baca artikel selengkapnya disini.

4 Dana Yang Tidak Boleh Digunakan Untuk Investasi

Perlu diingat pula bahwa seluruh instrumen investasi memiliki beragam risiko sehingga perlu langkah bijak dalam menggunakan dana investasi.

Berikut ini 4 dana yang tidak boleh digunakan untuk investasi:

  1. Dana Darurat

Dana darurat adalah dana yang disiapkan untuk keadaan darurat seperti bencana alam, kecelakaan, terkena PHK, keadaan lainnya.

Dana darurat bersifat mudah dicairkan sehingga kalau digunakan untuk instrumen investasi akan memakan waktu yang cukup lama.

Karena sifatnya yang darurat dan tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu maka dana darurat tidak disarankan untuk keperluan investasi, apalagi investasi yang asal ikut tren saja.

2. Dana Utang

Investasi menggunakan uang hasil pinjaman atau utang adalah sangat tidak disarankan.

Utang umumnya memiliki tenggat waktu atau dibayarkan secara rutin. Dalam investasi, keuntungan bisa saja dibayarkan meleset dari waktu yang seharusnya.

Bagaimana dengan calon investor yang ingin melakukan investasi namun dananya terbatas? Jawabannya adalah cari alternatif investasi yang sesuai budget.

Saat ini ada beragam alternatif yang menawarkan investasi dengan modal kecil dan keuntungan yang bersaing.

Main Saham Dari Uang Pinjol, Bijakkah?

3. Dana Kebutuhan Hidup

Dana sehari-hari atau dana kebutuhan hidup seperti makan, listrik, air, dan transportasi adalah biaya yang wajib dikeluarkan setiap harinya.

Oleh karena itu dana untuk berinvestasi tidak boleh menggunakan dana dari dana kebutuhan hidup.

4. Dana dari Hasil Gadai

Demi bisa melakukan investasi, entah itu mengikuti tren atau bukan, banyak investor pemula yang rela menggadaikan aset untuk berinvestasi.

Langkah tersebut bukanlah langkah yang tepat. Dana dari gadai atau pinjaman ada baiknya digunakan untuk keperluan mendesak saja. Pasalnya, ada beban biaya yang harus dibayarkan secara rutin.

Itulah 4 dana yang tidak boleh digunakan untuk investasi. Sebelum melakukan investasi, pastikan sudah memiliki tujuan keuangan yang jelas. Semoga bermanfaat!

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Eri Tri Angginihttp://museumberjalan.id
Lulusan Ilmu Sejarah yang nyasar ke financial services. Kindly check museumberjalan.id untuk dapatkan informasi seputar sejarah & sosial budaya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Butuh Dana Cepat? Ini Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba

Perlu modal besar untuk buka usaha? Pinjam ditempat lain tapi takut riba? Kamu tidak usah khawatir, pasti saja ada solusinya. Kini ada...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

Tambah Marak, Ini Cara Laporkan Fintech Pinjaman Online Ilegal

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI), Tongam L Tobing menyatakan menghentikan 3.056 fintech pinjaman online ilegal. Hingga kini tercatat...