Mewujudkan Keadilan Ekonomi Melalui FinTech

FInance-01 (1)Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat menjanjikan.  Sayangnya, pertumbuhan ekonomi yang cukup mengesankan dalam satu dekade terakhir kurang dibarengi dengan pemerataan. Kesenjangan masih terjadi di 17,000 kepulauan nusantara, menghambat lebih dari setengah penduduk Indonesia untuk turut serta dalam pesta kesejahteraan, seiring meningkatnya perekonomian negara kita.

Di sisi lain, mendengar optimisme dari para pelaku ekonomi akar rumput, kebangkitan sektor ekonomi informal dapat menjadi kunci pemerataan dan peranan financial technology (FinTech) dengan jangkauan dan kemudahan yang dimilikinya akan mempercepat prosest mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkeadilan.

Professor Klaus Scwab, pendiri World Economic Forum, pernah menyampaikan bahwa dunia saat ini baru memulai Revolusi Industri keempat yaitu revolusi teknologi. Pada fase ini, teknologi mentransformasi bagaimana cara kita menjalani keseharian, bekerja, serta berkomunikasi dengan sesama. Dalam konteks Indonesia, sayangnya hal ini belum secara langsung memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat yang berada di piramida terbawah.

Ibu Armiti (58 tahun) seorang pembuat bakul nasi dari rotan yang tinggal di Tenjo, Bogor adalah satu dari 20,000 lebih keluarga di pelosok Kabupaten Bogor yang harus hidup tanpa layanan keuangan, bahkan dari bank sekelas BRI Unit. Dalam situasi seperti ini, saya percaya FinTech mampu berperan strategis bagi pemberdayaan usaha mikro, pengentasan kemiskinan, dan inklusi keuangan, menjangkau pengusaha seperti Ibu Armiti yang berjumlah lebih dari 58 juta di seluruh pelosok Indonesia. Continue reading Mewujudkan Keadilan Ekonomi Melalui FinTech

Kemeriahan Hut Amartha 7th

AMARTHA
Kemeriahan HUT Amartha

Angka tujuh biasanya menjadi angka keberuntungan untuk kebanyakan orang. Bagi kami, angka tujuh ini juga menjadi saksi bisu perjalanan perusahaan kami yang bergerak di bidang Teknologi Keuangan (Finance Technology). Amartha yang berdiri pada tahun 2010, awalnya masih dalam lingkup koperasi yang beroperasi di Bogor, namun seiring dengan berjalannya waktu perusahaan kami berhasil membantu 36.000 mitra yang berada di berbagai wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk merayakan perjalanan panjang kami sampai pada umur yang ke-7 ini, kami mengadakan sebuah acara perayaan ulang tahun yang adakan di Desa Putat Nutug, Kelurahan Ciseeng, Bogor, Jawa Barat. Acara ini dilakukan untuk mengapresiasi seluruh kerja keras dan komitmen yang dilakukan oleh nasabah dan karyawan kami.

Acara ulang tahun ini terdiri dari berbagai lomba yang menarik seperti lomba Qasidah yang diikuti oleh semua ibu Mitra Amartha. Ibu-ibu terlihat sangat antusias mengikuti perlombaan Qasidah ini. Terlihat dari dandanan dan seragam yang dipakai saat mengikuti lomba. Untuk semakin menyemarakkan dan membuat lomba ini semakin kompetitif maka kami juga turut mengundang Bapak Asiqin, Lurah Desa Putat Nutug, sebagai juri dalam perlombaan Qasidah ini. Continue reading Kemeriahan Hut Amartha 7th

Merugi Membuka Warung dan Ternak Ikan, Ratna Banting Setir Menganyam Keset

Amartha
Ratna Banting Stir Membuka Usaha Menganyam Keset untuk Sejahterakan Keluarga

Memutuskan untuk membuka usaha memang rentan akan berbagai risiko yang mungkin menghampiri dan membuat usaha yang dijalankan menjadi merugi atau bahkan gulung tikar. Hal tersebut sejalan dengan pengalaman Ratna (46 tahun) yang merupakan salah satu anggota dari Amartha.

Sejak 1990, Ratna telah memberanikan diri untuk berwirausaha. Pertama kali usaha yang ia lakukam adalah berdagang tahu. Namun, karena sering mengalami kegagalan dalam pembuatan tahu, usahanya pun itu bangkrut.

Tidak patah semangat, Ratna memulai mencoba peruntungan baru dengan membuka usaha warung sembako. Namun, lagi-lagi usaha warungnya ini mengalami kebangkrutan karena banyak tetangga kala itu yang berhutang pada warungnya.

Sudah gagal dua kali dalam berwirausaha tidak membuat Ratna merasa jera. Tidak banyak memang orang yang berani mencoba kembali setelah berulang kali gagal. Kala itu Ratna lantas memutar otak untuk memulai usaha dengan modal yang minim. Lalu dipilihnya usaha menganyam keset yang kala itu hanya bermodal Rp 1.500 untuk membeli kain perca.

Ratna sebelumnya telah belajar menganyam keset dari adiknya yang sudah terlebih dahulu menekuni bidang ini. Mulai tahun 1999, ia pun mantap untuk menganyam keset dan terus berjalan hingga saat ini.

Continue reading Merugi Membuka Warung dan Ternak Ikan, Ratna Banting Setir Menganyam Keset

Ingin Hemat di Bulan Ramadhan? Ikuti 5 Langkah Ini

Tips Ramadhan
Lakukan 5 Hal Berikut, agar Ramadhan Tahun Ini Makin Hemat dan Berkah

Bukan menjadi rahasia lagi, saat bulan Ramadhan berbagai harga barang kebutuhan pokok kian melonjak, tentunya hal tersebut berimbas pada pengeluaran kita yang semakin membengkak.

Logikanya sih, karena siang kita tidak makan dan tidak minum, harusnya pengeluaran juga berkurang dong. Namun faktanya tidak demikian, bulan puasa justru seringkali membuat pengeluaran jadi semakin tidak terkontrol.

Hal tersebut senanda dengan apa yang telah disampaikan oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. Menurut penuturan beliau, konsumsi masyarakat pada Ramadhan tahun 2016 yang lalu meningkat 2 kali lipat dari konsumsi di hari-hari biasa. Tentu saja banyak faktor yang menyebabkannya, salah satunya karena nafsu belanja yang sulit kita kontrol, baik itu membeli makanan, pakaian ataupun barang lain yang terlihat amat menggiurkan di mata kita, walaupun sejatinya bukanlah hal yang penting dan wajib kita beli.

Tak peduli berapapun gaji yang kamu punya, kalau tidak diatur dengan tepat dan cermat, kamu tetap saja akan sekarat di pertengahan bulan, bahkan sampai merayakan hari kemenangan. Nah, agar nanti kamu tetap bisa bernafas lega melihat kantong yang tetap tebal, tips-tips di bawah ini bisa kamu coba untuk menjadi hemat di bulan Ramadhan ini. Continue reading Ingin Hemat di Bulan Ramadhan? Ikuti 5 Langkah Ini

7 Alasan Mengapa Anda Harus Berinvestasi di Amartha

Amartha
Investasi aman dan transparan dengan imbal hasil yang kompetitif

Mungkin kegiatan investasi, masih menjadi hal yang asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan karena, masih ada paradigma bahwa investasi baru dibutuhkan saat sudah “mapan” dan berkeluarga atau investasi itu membutuhkan banyak dana dan usaha. Padahal, investasi adalah hal yang mutlak dan sepatutnya dimulai sedini mungkin lho, selain itu sudah banyak produk investasi yang menawarkan berbagai kemudahan serta keuntungan yang menarik

Namun, masih banyak dari kita yang merasa bingung dan ragu untuk memilih produk investasi yang tepat. Selain pertimbangan profit, sering kali sebagai orang awam, kita merasa “was-was” dan bahkan ragu untuk melangkah, memilih produk investasi sesuai dengan portofolio kita. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa kita ingin agar dana investasi kita aman, tumbuh, dan tidak terbuang sia – sia.

Tenang, berikut salah satu pilihan investasi aman yang ada di Indonesia, khususnya bagi Anda, para pemula, agar dapat segera memulai kegiatan investasi sejak dini, dengan nyaman, aman dan tentunya memiliki profit menarik. Kira-kira produk investasi apa yang akan memberikan pengalam investasi demikian?

Nah, ini dia salah satu contoh produk investasi, yang sedang hangat dibicarakan, yaitu investasi dengan platform Peer to peer Lending. Investasi dengan konsep ini merupakan praktek pembiayaan kepada individu atau bisnis, dari perseorangan maupun institusi. Konsep ini banyak dilakukan melalui platform online, sehingga pemberi dana dan penerima pembiayaan dapat terkoneksi dengan mudah, seperti yang telah dilakukan oleh Amartha.

Amartha sendiri adalah penyelenggara layanan  Peer to peer Lending sebagai marketplace, untuk memudahkan investor menemukan peluang investasi pada pembiayaan usaha mikro dan kecil (UMKM) di Indonesia. Sejak 2010, Amartha telah melayani lebih dari 34.000 anggota dan menyalurkan lebih dari Rp 87 miliar pembiayaan bagi pengusaha mikro di pelosok pedesaan di Indonesia.

Mau tahu kenapa Anda harus memilih Amartha sebagai tempat berinvestasi? Ini dia 7 alasan, mengapa Anda harus berinvestasi di Amartha. Continue reading 7 Alasan Mengapa Anda Harus Berinvestasi di Amartha

THR Bernilai Manfaat, Untung Berlipat dengan 5 Hal Berikut

THR 2017
Mau THR lebih Bermanfaat dan Untung Berlipat? Yuk Simak 5 Tips Berikut!

Tidak terasa, kita sudah setengah jalan untuk meraih kemenangan di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Sebentar lagi, hari Raya Idul Fitri akan segera tiba. Nah, pasti dana THR (Tunjangan Hari Raya) sudah masuk ke kantong kamu kan?

Tentu saja hal tersebut menjadi suntikan segar buat keuanganmu untuk menyambut hari raya ini. Namun, apabila kamu tidak memperhatikan cara mengelola dana THR dengan baik, bukan tidak mungkin lho uang yang diterima akan langsung habis seketika karena membeli barang yang tak terlalu penting.

Ada baiknya uang ini dipisahkan dari gaji bulanan. Gaji bulananmu dapat digunakan untuk membayar biaya-biaya rutin. Sementara dana THR digunakan untuk memenuhi kebutuhanmu seputar lebaran.

Biar kamu bisa mengelola dana THR dengan lebih bijak, sehingga manfaat dan keuntungan akan dapat diraih dengan berlipat, coba perhatikan 5 hal berikut ya! Continue reading THR Bernilai Manfaat, Untung Berlipat dengan 5 Hal Berikut

Amartha Resmi Terdaftar dan Diawasi oleh OJK

Amartha
Amartha Resmi Terdaftar dan Diawasi OJK

Amartha (PT Amartha Mikro Fintek) salah satu penyelenggara layanan Peer to peer (P2P) Lending yang telah berdiri sejak tahun 2010, kini resmi terdaftar di Direktorat Kelembagaan dan Produk IKNB (Industri Keuangan non Bank) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Amartha terdaftar dengan nomor regristrasi S-2491/NB.111/2017 sebagai Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi. Sebelum terdaftar di OJK, Amartha juga selalu aktif berkomunikasi dengan pihak OJK dalam menyusun POJK Nomor 77/01-2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi pada Desember 2016.

Dengan keputusan tersebut, Amartha berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam berinvestasi. Saat ini Amartha mengklaim telah berhasil menjembatani lebih dari 34.000 pelaku usaha mikro di pelosok Indonesia kepada lebih dari 10.000 investor terdaftar, dengan total dana yang didistribusikan hingga 87 Miliar Rupiah.

Menilik pada Peraturan OJK Nomor 77/01-2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, Amartha telah memenuhi persayaratan dalam hal tata kelola sistem teknologi elektronik, mitigasi risiko, edukasi dan perlindungan pengguna layanan pinjam meminjam, transparansi dengan adanya sistem credit scoring  sehingga mencerminkan profil risiko dari calon peminjam yang memberikan gambaran kepada para pemberi pinjaman untuk dapat berinvestasi pada segmen mikro secara aman dan transparan, serta kualitas sumberdaya manusia sebagai penunjang kegiatan operasional perusahaan.

Amartha resmi terdaftar sebagai layanan fintek yang langsung diawasi oleh OJK, dengan hal ini kami berharap mampu meningkatkan kepuasan dan kepercayaan konsumen baik dari sisi peminjam yaitu, para pelaku usaha kecil dan mikro serta para investor kami.” Jelas Andi Taufan Garuda Putra, CEO dan Founder Amartha.

Amartha hadir untuk dapat terus mendorong geliat usaha mikro dan UKM di Indonesia, sebagai pemacu roda perekonomian nasional. Dengan misi untuk menghubungkan para pelaku usaha mikro unbanked yang memerlukan pemodalan usaha, Amartha berharap dapat mendorong lebih banyak kemajuan pelaku usaha mikro di Indonesia hingga terwujudnya ekonomi kerakyatan sesuai Sila ke-5, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Tentang Amartha:

Amartha (PT Amartha Mikro Fintek) adalah penyelenggara layanan Peer-to-Peer (P2P) Lending sebagai marketplace untuk memudahkan investor menemukan peluang investasi pada pembiayaan usaha mikro dan kecil (UMKM) di Indonesia. Platform ini adalah inovasi dan pengembangan dari konsep group lending (tanggung renteng) yang sudah dilakukan sejak 2010. Investor dapat berinvestasi mulai dari Rp. 3.000.000 dan mengelola secara mandiri portfolio investasinya serta menentukan siapa pengusaha mikro dan kecil (UMKM) yang ingin dibantu. Amartha menyediakan informasi peminjam dengan menyeluruh, seperti peruntukan pembiayaan, latar belakang, hinggak skor kredit yang dimiliki. Investor dapat pula menginvestasikan kembali dana pengembalian danreturn yang diterima dalam rekeningnya di Amartha (e-Wallet) atau menarik dananya secara fleksibel kapan saja. Sejak 2010, Amartha telah melayani lebih dari 34.000 anggota dan menyalurkan lebih dari Rp 87 miliar pembiayaan bagi pengusaha mikro di pelosok pedesaan di Indonesia. Lebih lanjut mengenai Amartha: http://amartha.com.

Menghidupkan Ekonomi Pancasila di Era Digital

#smartliving #smartinvestment

Pancasila — bahasan yang kini marak muncul lagi ke permukaan di antara obrolan makan siang, laman berita, maupun di antara kemacetan ibu kota. Prinsip kebangsaan yang digagas olah para cendikia pada 1 Juni 1945 silam ini telah lama jadi landasan, tak hanya dalam berpolitik seperti yang sedang hangat, namun juga sosial, ekonomi, dan budaya. Tulisan ini akan mengajak Anda kembali menengok konsep ekonomi menurut Pancasila, terutama di era digital seperti sekarang ini. Istilah “Ekonomi Pancasila” pertama kali diperkenalkan tahun 1967 dalam suatu artikel Dr. Emil Salim, pakar ekonomi Indonesia. Ekonomi Pancasila digali dan dibangun dari nilai-nilai yang dianut dalam masyarakat Indonesia yang mengedepankan prinsip kemanusiaan, nasionalisme, dan demokrasi. Prinsip yang berpihak pada kerakyatan dan keadilan ini tertuang rapih dalam sila ke lima Pancasila dan UUD Pasal 33. Bagaimana kita yang hidup di era digital, dapat menghidupkan kembali semangat Ekonomi Pancasila? Continue reading Menghidupkan Ekonomi Pancasila di Era Digital

Ikut Fintek Wahyuni Berhasil Membuka Lapangan Kerja dan Membangun Rumah Impian

Amartha
Pengusaha Kapstok dari Desa Mekarwangi yang berhasil buka lapangan kerja

Wahyuni (30 tahun) merupakan salah satu mitra Amartha yang telah bergabung sejak tahun 2014. Tuntutan akan kebutuhan hidup yang semakin tinggi membuat Wahyuni terpacu untuk terus produktif dan jeli melihat peluang usaha. Sekitar tahun 2013, ia memutuskan untuk membuka usaha kerajinan dengan skala kecil, yaitu membuat gantungan baju atau yang sering kita kenal sebagai kapstok. Karena semangat wirausaha yang tinggi, Wahyuni belajar untuk membuat kapstok secara otodidak bersama suaminya. Ia juga menyulap halaman rumahnya menjadi tempat produksi dan gudang.

Namun dalam menjalankan sebuah usaha, tentu kita menghadapi berbagai tantangan, begitu pula halnya dengan Wahyuni. Banyak permasalahan yang ia jumpai di awal usahanya, terutama dalam hal permodalan, sehingga untuk menekan biaya produksi, ia mengambil bahan baku yang berasal dari limbah pabrik kayu skala besar. Pemasaran produk juga masih sangat terbatas, Wahyuni beserta suami hanya mampu memproduksi kapstok berdasarkan pesanan pelanggan.

“Jumlah yang diproduksi ya tergantung sama yang pesan, kalau banyak ya bisa kirim banyak, kalau pesanan sepi yang tidak terlalu banyak. Biasanya dulu kalo ada yang pesen harus kasih uang DP dulu, baru kita bisa produksi.” tutur Wahyuni menceritakan awal perjalanan usahanya.

Keikutsertaan Wahyuni sebagai mitra Amartha membuka kesempatan baru untuk memajukan usahanya. Selama tiga tahun bergabung, ia telah memperoleh suntikan modal total 8 juta Rupiah secara bertahap, mulai dari 1 juta Rupiah. Modal tersebut ia manfaatkan untuk membeli bahan baku kayu dan juga materi lain seperti kawat dan alat untuk membuat kapstok, sehingga kini ia mampu meningkatkan jumlah produksi dan meningkatkan kualitas produknya. Hasil kerja keras Wahyuni memang membuahkan hasil. Sekarang, usaha kapstok miliknya telah semakin maju, terbukti dengan produk Wahyuni yang mulai didistribusikan melalui toko swalayan besar. Continue reading Ikut Fintek Wahyuni Berhasil Membuka Lapangan Kerja dan Membangun Rumah Impian

7 Amalan Sunnah di bulan Ramadhan yang Bikin Ibadahmu Makin Berkah

Ramadhan 1438 H
Lakukan Amalan Berikut, agar Puasamu Makin Indah

Akhirnya bulan yang dinanti-nanti oleh seluruh umat muslim di berbagi penjuru dunia tiba, Ramadhan yang penuh berkah, hikmah dan ampunan, karena berbagai amal perbuatan dapat menjadi pahala yang berkali lipat di bulan ini.

Kita sudah mulai menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Lewat puasa, diharapkan manusia dapat mensucikan diri, melakukan peleburan jiwa untuk menemukan jati diri. Nah selain puasa, di bulan Ramadhan ini akan menjadi kesempatan emas bagi kamu untuk meraih pahala sebanyak mungkin, dan mendapatkan ampunan atas dosa-dosa yang pernah diperbuat, salah satunya dengan memperbanyak ibadah dan amalan sunnah yang tentunya tanpa meninggalkan yang wajib ya!

Nabi Muhammad SAW yang merupakan nabi besar umat muslim telah memberikan contoh kepada umat Islam mengenai amalan-amalan ibadah sunnah yang dilakukan di bulan Ramadhan. Penasaran apa saja? Nah berikut ini adalah 7 amalan sunnah yang bisa kamu lakukan di bulan Ramadhan, agar puasamu makin berkah. Continue reading 7 Amalan Sunnah di bulan Ramadhan yang Bikin Ibadahmu Makin Berkah